Aksi ini menunjukkan betapa berpengaruhnya media sosial dalam menyuarakan keprihatinan dan kritik terhadap perilaku yang tidak pantas dalam dunia olahraga.
Tak hanya itu, media Vietnam pun akhirnya tidak bisa mengabaikan insiden ini. Mereka akhirnya mengakui dan melaporkan insiden tersebut, di mana Hong Phuc diakui bersalah atas tindakannya yang menyikut kepala Haykal.
Dalam laporan dari The Thao247, media Vietnam menggambarkan insiden tersebut secara mendetail, "Bek asal Vietnam ini melompat tinggi lalu menyentakkan sikunya ke belakang hingga membentur kepala lawan. Setelah situasi ini, pemain Indonesia kesakitan dan harus mendapatkan bantuan medis."
Namun, ada kekecewaan yang muncul karena tindakan tak pantas yang dilakukan oleh Hong Phuc tidak diberikan sanksi oleh wasit.
Meskipun insiden ini terjadi di hadapan mata wasit, tindakan Hong Phuc tidak mendapatkan konsekuensi berarti selama pertandingan.
Seiring berjalannya waktu, desakan dari berbagai pihak, khususnya dari Indonesia, semakin kuat untuk meminta ASEAN Football Federation (AFF) untuk mengambil tindakan tegas terhadap perilaku kasar dan tak pantas Hong Phuc.