3 Kekurangan Timnas Indonesia U-24 Jelang Hadapi Taiwan, Wajib Diperbaiki Demi Tiga Poin

Arief Apriadi

Kamis, 21 September 2023 | 14:05 WIB
3 Kekurangan Timnas Indonesia U-24 Jelang Hadapi Taiwan, Wajib Diperbaiki Demi Tiga Poin
Timnas Indonesia U-24 wajib memperbaiki kekuarangan jelang lawan Taiwan di Asian Games 2022. [Dok. PSSI]

Suara.com - Timnas Indonesia U-24 memang cukup diunggulkan jelang menghadapi Taiwan dalam matchday kedua Grup F Asian Games 2022. Namun, terdapat beberapa kekuarangan yang wajib diperbaiki demi memperbesar peluang meraup tiga poin.

Timnas Indonesia U-24 memiliki peluang besar untuk melewati fase grup Asian Games 2022 setelah tampil menjanjikan di matchday pertama Grup F kontra Kirgistan pada Selasa (19/9/2023) lalu.

Tim asuhan Indra Sjafri berhasil membungkam Kirgistan dengan skor 2-0 dan untuk sementara memuncaki klasemen dengan koleksi tiga poin dan selisih gol +2.

Poin dan selisih gol Timnas Indonesia U-24 setara dengan Korea Utara U-24 tetapi mereka lebih unggul karena aturan poin fairplay.

Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2022 Hangzhou (dok. pssi.org)
Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2022 Hangzhou (dok. pssi.org)

Timnas Indonesia U-24 boleh saja berbangga usai mengalahkan Kirgistan, lewat strategi yang diterapkan sang pelatih Indra Sjafri.

Meski begitu, skuad Garuda Muda sejatinya cukup kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan. Bahkan di babak kedua, Indra Sjafri mengubah strategi menjadi serangan balik yang akhirnya berbuah dua gol kemenangan.

Hal itu menjadi sedikit dari beberapa tanda bahwa Timnas Indonesia U-24 sejatinya butuh banyak perbaikan pasca laga lawan Kirgistan. Berikut tiga diantaranya.

1. Passing Kurang Efektif

Salah satu masalah yang terlihat dalam pertandingan melawan Kirgistan adalah kurangnya efektivitas dalam melakukan passing.

baca juga

Hasil passing yang kurang tepat dan tidak akurat bisa menjadi ancaman bagi Timnas Indonesia U-24, terutama jika dimanfaatkan oleh lawan.

Meskipun lini pertahanan tampil solid, perbaikan dalam passing perlu dilakukan untuk menghindari potensi kebobolan.

2. Longball Tak Perlu

Pada beberapa momen, pemain Timnas Indonesia U-24 terlihat kesulitan dalam membangun serangan dari belakang.

Mereka sering memilih untuk mengirimkan bola jauh (longball) yang tidak selalu efektif dan menguntungkan.

Skema permainan yang selama ini dibangun dengan umpan-umpan pendek perlu diperbaiki, sehingga tim dapat membangun serangan dengan lebih baik.

3. Pelanggaran Tak Perlu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira dari Indra Sjafri Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia vs Timnas Taiwan

Kabar Gembira dari Indra Sjafri Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia vs Timnas Taiwan

Bola | Kamis, 21 September 2023 | 13:57 WIB

Ngeri Banget! Taiwan Keluarkan "Senjata Terakhir" Lawan Timnas Indonesia, Pemain Ini Paling Terkenal di Negaranya

Ngeri Banget! Taiwan Keluarkan "Senjata Terakhir" Lawan Timnas Indonesia, Pemain Ini Paling Terkenal di Negaranya

Bola | Kamis, 21 September 2023 | 13:53 WIB

3 Pemain yang Dipercaya Perkuat Timnas Indonesia U-24 Meski Tidak Main Reguler di Klub

3 Pemain yang Dipercaya Perkuat Timnas Indonesia U-24 Meski Tidak Main Reguler di Klub

Bola | Kamis, 21 September 2023 | 14:00 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×