- Energi mikrohidro dimanfaatkan untuk mengoperasikan alsintan listrik di Bali.
- Pertamina Patra Niaga memperkuat pertanian berkelanjutan melalui bantuan alsintan listrik.
- Alsintan listrik membuat pertanian lebih efisien dan menekan biaya.
Suara.com - Pemanfaatan energi bersih di sektor pertanian mulai diterapkan di Bali. Salah satunya di kawasan Subak Sembung, Denpasar yang memanfaatkan energi mikrohidro untuk mendukung operasional alat dan mesin pertanian (alsintan) listrik.
Pengoptimalan energi mikrohidro itu berkat adanya Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga.
Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari merupakan kelompok binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai yang melibatkan sekitar 35 anggota kelompok usaha bersama di bidang pertanian, pengolahan produk lokal, hingga pengembangan ekowisata.
Selain membudidayakan berbagai komoditas seperti bawang, cabai, tomat, sayuran, bunga telang, hingga produk olahan ikan lele, masyarakat setempat juga memanfaatkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro bernama Si Uma.

Energi yang dihasilkan dari pembangkit mikrohidro tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas produktif masyarakat, termasuk penerangan jalan usaha tani dan kini diperkuat dengan penggunaan alsintan berbasis listrik.
Koordinator Program Uma Palak Lestari, Wayan Segadanom mengatakan bantuan alsintan listrik semakin melengkapi sarana pendukung pertanian yang dimiliki kelompok tani.
"Alsintan listrik bermanfaat untuk mengurangi waktu dan biaya pengolahan lahan sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efektif," ujar Wayan seperti dikutip, Jumat (7/8/2026).
Sementara, Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso mengatakan perusahaan tidak hanya menghadirkan akses energi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi bersih yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, Pertamina Patra Niaga menyalurkan tiga unit traktor listrik dan satu unit mesin perontok padi (dores) listrik kepada kelompok tani binaannya.
"Kami berharap Alsintan ini dapat membantu kegiatan operasional petani, mempercepat pengolahan lahan dan hasil pertanian, serta mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat," kata Sabar.