Ancaman untuk Ernando Ari, Kiper Keturunan Ini Sudah Mulai Urus Berkas jadi WNI

Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 29 September 2023 | 15:15 WIB
Ancaman untuk Ernando Ari, Kiper Keturunan Ini Sudah Mulai Urus Berkas jadi WNI
Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari (kanan) mendapat gangguan dari striker timnas Argentina, Julian Alvarez saat tengah menyapu bola dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam WIB. [PSSI]

Suara.com - Salah satu kiper keturunan sudah memulai urus berkas jadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ancaman serius untuk kiper muda Timnas Indonesia, Ernando Ari.

Seperti diketahui, Indonesia tengah berusaha menambah amunisi pemain keturunan untuk mengisi skuad Garuda di Piala Asia 2023.

Kini, kiper keturunan Cyrus Margono dipastikan siap menjadi WNI. Ia sudah memulai tahapan mengurus dokumen dan berkas untuk syarat menjadi WNI.

Hal ini terkuak dalam sebuah unggahan akun Instagram @hamdan.hamedan. Dalam unggahan tersebut, tampak Cyrus ditemani ayahanda berada di Direktorat Keimigrasian untuk mengurus berkas jadi WNI.

"Alhamdulillah, tadi pagi menemani Pak Johan Margono, ayah @cmargono , bersilaturahim ke Direktorat Keimigrasian," tulis @hamdan.hamedan.

Cyrus Margono pemain berdarah Indonesia dikontrak Panathinaikos (Instagram Cyrus Margono/@cmargono)
Cyrus Margono pemain berdarah Indonesia dikontrak Panathinaikos (Instagram Cyrus Margono/@cmargono)

"Permohonan pewarganegaraan Cyrus berlanjut ke pembuatan SKIM sesuai dengan PERMENKUMHAM terbaru terkait anak berkewarganegaraan ganda terbatas yang lahir di luar negeri,"

"Ruh dari SKIM adalah syarat tinggal 5 tahun berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut. Dan ini alhamdulillah kini telah terpenuhi,"

"Cyrus pun akan menjadi (salah satu) orang pertama di Indonesia yang menempuh proses SKIM terbaru ini. Sehingga memang sudah yang paling cepat," paparnya.

Cyrus memang memiliki tahapan yang berbeda dari beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

baca juga

Bisa dikatakan Cyrus Margono tak terhitung sebagai pemain naturalisasi.

Menurut Undang-undang Republik Indonesia No.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia pasal 6, pemain berkewarganegaraan ganda bisa mendapatkan status Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa menjalani proses naturalisasi.

Sebab, dalam pasal tersebut diatur bahwa anak yang berkewarganegaraan ganda setelah berusia 18 tahun atau telah kawin, bisa memilih salah satu kewarganegaraan. Paling lambat tiga tahun setelah anak tersebut berusia 18 tahun alias 21 tahun atau telah menikah.

"Cyrus itu bukan pemain naturalisasi, karena memang dia itu anak berkewarganegaraan ganda. Memang secara aturan yang berlaku, ketika dia sudah berusia 21 tahun maka harus memilih kewarganegaraan," ungkap Hamdan Hamedan, mengutip dari kanal YouTube Chandra Margatama.

Jika memang Cyrus Margono bisa menjadi WNI dengan segera, tentunya ini bakal menjadi ancaman untuk Ernando Ari.

Pasalnya, Ernando saat ini menjadi pilihan utama Shin Tae-yong untuk mengisi posisi penjaga gawang Timnas Indonesia.

Apakah nantinya Ernando bakal tersingkir dari Timnas Indonesia jika Cyrus Margono resmi menjadi WNI?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekalahan Timnas Indonesia Bikin Sepak Bola ASEAN Capai Titik Terendah di Asian Games, Rekor Miris Tercipta

Kekalahan Timnas Indonesia Bikin Sepak Bola ASEAN Capai Titik Terendah di Asian Games, Rekor Miris Tercipta

Bola | Jum'at, 29 September 2023 | 14:57 WIB

Timnas Indonesia Gagal Lagi di Babak 16 Besar, Begini Komentar Indra Sjafri

Timnas Indonesia Gagal Lagi di Babak 16 Besar, Begini Komentar Indra Sjafri

Your Say | Jum'at, 29 September 2023 | 14:55 WIB

Kembali Kandas, Indonesia Catatkan Rekor Hat-trick 16 Besar Asian Games

Kembali Kandas, Indonesia Catatkan Rekor Hat-trick 16 Besar Asian Games

Your Say | Jum'at, 29 September 2023 | 14:47 WIB

Terkini

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

×