Alasan Thomas Doll Angkat Topi untuk Wasit Jepang, Bukan karena Hadiahi Persija Penalti

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 16 Desember 2023 | 23:30 WIB
Alasan Thomas Doll Angkat Topi untuk Wasit Jepang, Bukan karena Hadiahi Persija Penalti
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll (kanan) memberi instruksi kepada para pemainnya saat melakukan peregangan otot dalam sesi latihan ofisial di Stadion GBT Surabaya, Jumat (8/12/2023). (ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin)

Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, memuji kinerja wasit asal Jepang, Futoshi Nakamura. Dia menilai sang pengadil mampu memimpin laga dengan baik terlepas dari keputusannya memberikan hadiah penalti untuk Macan Kemayoran.

Futoshi Nakamura menjadi wasit dalam pertandingan Persija melawan PSS Sleman di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (16/12/2023) malam WIB.

Keputusannya memberikan tuan rumah penalti menit akhir membuat Persija Jakarta berhasil menang 1-0 di mana Ondrej Kudela selaku eksekutor berhasil mencetak gol pada menit 90+4.

Thomas Doll menyebut Futoshi Nakamura memimpin pertandingan Persija kontra PSS Sleman dengan baik. Pujian yang dilakukan olehnya murni karena kualitas bukan gara-gara penalti.

"Saya berbicara dengan wasit setelah pertandingan, namun bukan karena dia memberikan penalti. Saya pikir, kinerjanya yang sangat bagus," kata Thomas Doll dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pesepak bola Persija Jakarta Resky Fandi (kiri) berebut bola dengan pesepak PSS Sleman K Hamisi (tengah) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023). Skor 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/rwa.
Pesepak bola Persija Jakarta Resky Fandi (kiri) berebut bola dengan pesepak PSS Sleman K Hamisi (tengah) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023). Skor 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/rwa.

Sekadar informasi, Persija menang berkat gol Ondrej Kudela lewat titik putih di menit-menit akhir pertandingan. Itu setelah Marko Simic dianggap dilanggar pemain PSS Sleman di kotak terlarang.

Thomas Doll menyebut wasit Futoshi Nakamura membuat keputusan yang tegas. Juru formasi asal Jerman itu merasa wasit-wasit dari Indonesia harus belajar banyak dari Futoshi Nakamura.

"Saya juga menonton ketika dia memimpin pertandingan ketika Persib Bandung melawan Persik Kediri. Dia sangat profesional, maksud saya adalah dia selalu mengendalikan permainan," tegas Thomas Doll.

"Anda tahu ketika seseorang mencoba melakukan pelanggaran dan itu seharusnya bukan pelanggaran, dia bisa merasakan situasinya. Ini juga berlaku pada sisi sebaliknya."

baca juga

"Semua orang bisa belajar juga dari hal ini, dari seorang wasit internasional asal Jepang," jelas Thomas Doll.

Lebih dari itu, Futoshi Nakamura bisa membuat jalannya pertandingan begitu cair. Pendekatan dengan pemain juga begitu baik.

"Tidak ada yang salah dengan wasit Indonesia atau semacamnya. Akan tetapi, dia juga melakukan komunikasi dengan pemain. Juga dengan bahasa tubuhnya, dia selalu tenang," jelasnya.

"Dia selalu melihat ke atas sehingga pemain sangat menghormatinya. Ini bagus untuk dilihat. Dia bisa kembali memimpin pertandingan, tentu saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Menang Dramatis atas PSS Sleman, Thomas Doll: Kado Ultah Jakmania

Persija Menang Dramatis atas PSS Sleman, Thomas Doll: Kado Ultah Jakmania

Bola | Sabtu, 16 Desember 2023 | 22:56 WIB

Persis Solo vs Dewa United: Misi Jauhi Zona Degradasi, Laskar Sambernyawa Serukan Kemenangan Harga Mati

Persis Solo vs Dewa United: Misi Jauhi Zona Degradasi, Laskar Sambernyawa Serukan Kemenangan Harga Mati

Bola | Sabtu, 16 Desember 2023 | 23:00 WIB

Barito Putera vs Arema FC: Hindari Degradasi, Singo Edan Bawa Misi Kemenangan

Barito Putera vs Arema FC: Hindari Degradasi, Singo Edan Bawa Misi Kemenangan

Bola | Sabtu, 16 Desember 2023 | 22:20 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×