Intip Kekuatan Timnas Indonesia vs Iran, Apakah Ada Kemungkinan Bisa Menang?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Januari 2024 | 16:05 WIB
Intip Kekuatan Timnas Indonesia vs Iran, Apakah Ada Kemungkinan Bisa Menang?
Skuat Timnas Indonesia proyeksi Piala Asia 2023 (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar ketika berhadapan dengan Timnas Iran dalam persiapan menuju Piala Asia 2023. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar, pada 9 Januari 2024.

Dalam rangka persiapan menghadapi turnamen bergengsi tersebut, Skuad Garuda akan menguji kemampuannya melawan Team Melli, yang sejauh ini belum pernah mereka kalahkan.

Menatap laga penuh tantangan ini, Timnas Indonesia berharap bisa meraih hasil positif guna membangun momentum positif menjelang Piala Asia.

Timnas Indonesia jalani latihan ringan setiba di Doha, Qatar pada Minggu malam (7/1). (pssi.org)
Timnas Indonesia jalani latihan ringan setiba di Doha, Qatar pada Minggu malam (7/1). (pssi.org)

Sebelumnya, dalam dua pertandingan uji coba terakhir, tim asuhan Shin Tae-yong belum meraih kemenangan. Skuad ini harus mengakui keunggulan Libya dengan skor 0-4 dan 1-2.

Hasil-hasil tersebut menjadi catatan yang harus diperbaiki agar Indonesia bisa tampil lebih kompetitif di level internasional.

Jika melihat sejarah pertemuan antara Timnas Indonesia dan Iran, dalam lima pertandingan terakhir, tim Merah-Putih hanya mampu mencatat satu hasil imbang dan menelan empat kekalahan.

Pertemuan pertama mereka terjadi pada Asian Games 1966, di mana Timnas Indonesia kalah 0-1. Sementara pada pertemuan terakhir dalam Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia menelan kekalahan 1-4 dari Iran.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner. (pssi.org)
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner. (pssi.org)

Meski demikian, Indonesia telah mencetak tiga gol dalam lima pertemuan terakhir dengan Iran, namun masih kesulitan mengatasi pertahanan kuat Tim Melli yang mencatatkan 11 gol dalam lima pertandingan tersebut.

Skuad Garuda akan berusaha keras untuk mengejar kemenangan melawan Iran sebagai modal awal yang baik dalam perjalanan mereka di Piala Asia 2023.

baca juga

Pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup D bersama Irak, Vietnam, dan Jepang. Pertandingan pertama Elkan Baggot cs akan melawan Timnas Irak di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Qatar, pada 15 Januari mendatang.

Turnamen ini berlangsung di Qatar mulai 12 Januari hingga 10 Februari 2024. Timnas Indonesia optimis dapat memberikan penampilan terbaik dan melangkah jauh di Piala Asia 2023.

Sesi Penyambutan Timnas Indonesia oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha, Qatar. (pssi.org)
Sesi Penyambutan Timnas Indonesia oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha, Qatar. (pssi.org)

Perbaiki 2 Hal ini

Seiring dengan persiapan Timnas Indonesia menghadapi Iran dalam laga mendatang, peningkatan kemampuan finishing menjadi fokus utama bagi anak-anak asuh Shin Tae-yong. Aspek ini dianggap krusial untuk menunjukkan performa maksimal di ajang Piala Asia 2023 mendatang.

Meskipun telah menghadapi Libya dalam dua pertandingan terakhir, skuad Merah Putih belum mampu menunjukkan catatan konversi peluang yang memuaskan. Kesempatan emas masih sering terbuang percuma.

Pada pertandingan perdana, Rafael Struick dan rekan-rekannya mencatatkan enam kali percobaan tembakan. Namun, dari empat yang mengarah ke gawang, tak satupun berhasil berujung gol.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong (pssi.org)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong (pssi.org)

Skenario serupa terulang pada laga kedua, di mana anak-anak asuh Shin Tae-yong mencatatkan sebelas tembakan. Dari jumlah tersebut, hanya dua yang mengarah tepat sasaran dan satu di antaranya berhasil diubah menjadi gol.

Tak hanya dari sisi serangan, Timnas Indonesia juga harus memperbaiki performa defensif mereka menjelang Piala Asia 2023. Salah satu penyakit akut yang perlu segera diatasi adalah mengurangi kesalahan-kesalahan berbahaya yang dapat merugikan tim.

Barisan pertahanan asuhan Shin Tae-yong masih kerap kali melakukan blunder fatal yang menyebabkan kebobolan. Contohnya, pada laga kontra Libya, terdapat tiga kesalahan besar yang dilakukan oleh pertahanan Indonesia.

Jordi Amat kehilangan bola di tengah lapangan, yang kemudian mengakibatkan gol keempat. Sementara itu, kesalahan dalam pengiriman umpan oleh Justin Hubner menjadi penyebab dari gol kedua dan ketiga yang dicetak oleh Libya.

Pada pertandingan kedua, blunder serupa juga dilakukan oleh Rizky Ridho. Umpan kurang tepat dari bek Persija Jakarta ini kepada Ernando Ari justru direbut oleh pemain lawan, menyebabkan terjadinya kebobolan yang merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Coba Lawan Iran, Waktu yang Tepat Bagi Coach STY untuk Bungkam Suara Nyaring Barisan 'Local Pride'

Uji Coba Lawan Iran, Waktu yang Tepat Bagi Coach STY untuk Bungkam Suara Nyaring Barisan 'Local Pride'

Your Say | Senin, 08 Januari 2024 | 13:14 WIB

Jalani Uji Coba Lawan Iran, Timnas Indonesia Masih Dihantui Kutukan Lini Belakang

Jalani Uji Coba Lawan Iran, Timnas Indonesia Masih Dihantui Kutukan Lini Belakang

Your Say | Senin, 08 Januari 2024 | 13:05 WIB

Pieter Huistra Tak Pasang Target Muluk Borneo FC Jelang Paruh Musim BRI Liga 1 Dimulai, Yang Penting Ini

Pieter Huistra Tak Pasang Target Muluk Borneo FC Jelang Paruh Musim BRI Liga 1 Dimulai, Yang Penting Ini

Bola | Senin, 08 Januari 2024 | 13:03 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×