Kronologi Baku Hantam Son Heung-min dan Lee Kang-in yang Jadi Faktor Kegagalan Korea Selatan di Piala Asia

Syaiful Rachman

Rabu, 14 Februari 2024 | 21:17 WIB
Kronologi Baku Hantam Son Heung-min dan Lee Kang-in yang Jadi Faktor Kegagalan Korea Selatan di Piala Asia
Pelatih Korea Selatan asal Jerman Jurgen Klinsmann berbicara dengan Son Heung-min setelah kalah dari Yordania di semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad Bin Ali di Al-Rayyan, barat Doha pada 6 Februari 2024. KARIM JAAFAR / AFP

Suara.com - Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) membenarkan cedera jari yang dialami kapten tim berjuluk Taeguk Warriors, Son Heung-min, akibat perkelahian dengan rekan setimnya jelang pertandingan semifinal Piala Asia pekan lalu, di mana tim Negeri Ginseng itu kalah 0-2 dari Yordania.

Seorang pemain yang terlibat dalam keributan tersebut sudah menyatakan permintaan maaf melalui media sosial pada Rabu (13/2/2024), kata KFA.

Sebelumnya media Inggris The Sun, seperti dikutip AFP, melaporkan bahwa jari tangan Son terkilir akibat "kegaduhan" yang terjadi saat makan malam sebelum pertandingan.

Gelandang Korea Selatan Son Heung-min bereaksi setelah dilanggar pemain Yordania di semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad Bin Ali di Al-Rayyan, sebelah barat Doha pada 6 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP
Gelandang Korea Selatan Son Heung-min bereaksi setelah dilanggar pemain Yordania di semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad Bin Ali di Al-Rayyan, sebelah barat Doha pada 6 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP

Baca Juga: Asnawi Mangkualam Berpotensi Debut Bareng Port FC, Masuk Skuad Lawan Muang Thong United

Dikabarkan bahwa insiden tersebut terjadi setelah beberapa pemain muda di tim Korsel -- termasuk pemain Paris St Germain (PSG) Lee Kang-in -- bergegas makan agar bisa pulang lebih awal untuk bermain tenis meja.

Hal ini membuat Son, kapten tim, dan beberapa pemain yang lebih tua tidak senang karena makan bersama pada malam pertandingan besar secara tradisional dipandang sebagai waktu untuk menjalin ikatan.

Sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa ketika Son meminta rekan satu timnya yang lebih muda untuk duduk, “beberapa hal yang tidak sopan dikatakan kepadanya”.

"Dalam hitungan detik, keributan terjadi di ruang makan dan para pemain dilerai keluar," kata sumber tersebut.

"Jari Son terluka parah saat mencoba menenangkan semua orang."

baca juga
Pemain Timnas Korea Selatan, Lee Kang-in. [JUNG Yeon-je / AFP]
Pemain Timnas Korea Selatan, Lee Kang-in. [JUNG Yeon-je / AFP]

Baca Juga: Daftar 5 Negara Naik Rangking FIFA Terbanyak Usai Piala Asia 2023, Ada 1 Negara di Asia Tenggara

Lee mengakui kejadian tersebut di akun Instagram-nya dalam sebuah unggahan pada Rabu dan meminta maaf karena "mengecewakan" para penggemarnya.

“Saya menimbulkan kekecewaan besar bagi para penggemar sepak bola yang selalu mendukung tim nasional kami,” katanya, seraya menambahkan: “Saya sangat menyesal.”

“Mulai sekarang, saya akan berusaha membantu para pemain senior dan berusaha menjadi pemain dan pribadi yang lebih baik,” kata Lee.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa pada awalnya, Son mencoba berbicara dengan para pemain muda, namun situasinya berubah menjadi bentrok fisik ketika mereka menolak untuk mendengarkan.

Son marah dan menarik Lee, yang kemudian mencoba memukulnya, lapor Yonhap, mengutip sumber yang mengetahui kejadian tersebut.

Kedua pemain tersebut harus dipisahkan dan jari Son terkilir dalam insiden itu.

“Itu terjadi ketika beberapa pemain muda naik untuk bermain tenis meja dan Son Heung-min serta pemain senior lainnya mempermasalahkannya,” kata seorang pejabat Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) seperti dikutip ANTARA dari Yonhap.

“Para pemain bertengkar dan jari Son terluka dalam prosesnya,” tambah ofisial itu.

KFA belum dapat dihubungi oleh AFP.

Son terlihat bermain di semifinal pekan lalu di Qatar dengan dua jari di tangan kanannya diikat.

Dia terus mengenakan balutan tersebut sejak kembali ke Tottenham, di mana dia tampil pada akhir pekan saat menang 2-1 atas Brighton.

Korea Selatan yang dianggap sebagai salah satu favorit juara Piala Asia gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran pada laga melawan Yordania.

Penggemar sepak bola Korea marah atas kekalahan tersebut dan meminta pelatih kepala tim Jurgen Klinsmann untuk mengundurkan diri.

KFA dijadwalkan mengadakan pertemuan pada Kamis (14/2/2024) untuk membahas nasib Klinsmann.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Timnas Korea Selatan: Son Heung-min Ribut dengan Bintang PSG Sebelum Kalah dari Yordania

Skandal Timnas Korea Selatan: Son Heung-min Ribut dengan Bintang PSG Sebelum Kalah dari Yordania

Bola | Rabu, 14 Februari 2024 | 15:54 WIB

Media Internasional Sorot Naturalisasi Timnas Indonesia Pengaruhi Kekuatan Sepak Bola ASEAN, Vietnam Harus Waspada

Media Internasional Sorot Naturalisasi Timnas Indonesia Pengaruhi Kekuatan Sepak Bola ASEAN, Vietnam Harus Waspada

Bola | Rabu, 14 Februari 2024 | 12:31 WIB

Masih Terbuka meski Tak Mudah, Ini Syarat Timnas Indonesia Lolos Otomatis ke Piala Asia 2027

Masih Terbuka meski Tak Mudah, Ini Syarat Timnas Indonesia Lolos Otomatis ke Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 14 Februari 2024 | 11:33 WIB

Terkini

Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya

Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 16:22 WIB

Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi

Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:22 WIB

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:20 WIB

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:17 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Kaltim | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

×