Cerita Asal Usul Ada Geng Lokal dan Naturalisasi di Timnas Indonesia, Ternyata Awalnya dari Hal Sepele

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 20 Februari 2024 | 05:19 WIB
Cerita Asal Usul Ada Geng Lokal dan Naturalisasi di Timnas Indonesia, Ternyata Awalnya dari Hal Sepele
Pratama Arhan (Kanan) Saat Membela Timnas Indonesia. (pssi.org)

Suara.com - Nova Arianto, Asisten Pelatih Timnas Indonesia, mengakui bahwa ada kelompok pemain lokal dan naturalisasi dalam skuad Garuda.

Kontroversi seputar kelompok pemain lokal dan proses naturalisasi muncul sebelum Timnas Indonesia berpartisipasi dalam Piala Asia 2023, ketika mereka sedang menjalani pemusatan latihan di Turki.

Salah satu pemicunya adalah postingan Instagram Witan Sulaeman yang berfoto bersama rekan-rekan sesama pemain lokal, yang kemudian memicu spekulasi mengenai perpecahan di dalam tim.

BACA JUGA: Kembali ke Skuad PSS Sleman, Gelandang Lebanon Jihad Ayoub Genjot Fisik Jelang Lanjutan Liga 1

Nova Arianto, yang menjabat sebagai Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, memberikan tanggapan terhadap isu tersebut.

Dia mengakui bahwa ada kelompok pemain lokal dan keturunan di dalam tim, menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena para pemain lokal cenderung pemalu dan kurang percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

"Di awal-awal, memang ada dinamika seperti itu. Kita menyadari bahwa orang Indonesia umumnya cenderung pemalu," kata Nova Arianto seperti yang dikutip dari saluran Youtube Si Paling Timnas.

"Ketika duduk bersama dan berbincang dalam bahasa Inggris, saya pribadi tidak begitu lancar berbahasa Inggris."

BACA JUGA: Roller Coaster Elkan Baggott di Bristol Rovers, Dicaci dan Dipuji

baca juga

"Seiring berjalannya waktu, mereka akhirnya membentuk kelompok mereka sendiri, dan kita memiliki kelompok kami sendiri," tambahnya.

Nova Arianto menceritakan bahwa Shin Tae-yong bersama staf pelatih Timnas Indonesia mengambil langkah-langkah untuk meredakan masalah tersebut.

Dalam upaya memperbaiki hubungan di antara para pemain, Nova Arianto mengungkapkan bahwa staf pelatih memberikan arahan saat sesi makan Timnas Indonesia.

Mereka dengan sengaja menata meja makan sehingga para pemain lokal dan yang telah dinaturalisasi ditempatkan bersama untuk mendorong terbukanya jalur komunikasi di antara mereka.

Nova Arianto secara rutin menjalin komunikasi dengan para pemain senior untuk memastikan penyelesaian segera terhadap masalah tersebut.

Meskipun para pemain menyatakan bahwa tidak ada masalah yang signifikan, Nova Arianto merasa adanya ketidakcocokan chemistry di antara pemain yang perlu diperbaiki.

Oleh karena itu, staf pelatih mengambil langkah dengan menempatkan tiga pemain lokal dan tiga pemain keturunan pada satu meja makan, dengan harapan mereka dapat saling berkomunikasi dan memahami keinginan rekan setim mereka di lapangan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roller Coaster Elkan Baggott di Bristol Rovers, Dicaci dan Dipuji

Roller Coaster Elkan Baggott di Bristol Rovers, Dicaci dan Dipuji

Bola | Selasa, 20 Februari 2024 | 02:05 WIB

2 Fakta di Balik Kegacoran Ranking FIFA Timnas Indonesia

2 Fakta di Balik Kegacoran Ranking FIFA Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 20 Februari 2024 | 00:45 WIB

Besut Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto Adopsi Gaya Kepelatihan STY

Besut Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto Adopsi Gaya Kepelatihan STY

Bola | Senin, 19 Februari 2024 | 22:30 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×