Pelatih Real Sociedad Minta Timnya Waspadai Skema Bola Mati PSG

Reky Kalumata Suara.Com
Selasa, 05 Maret 2024 | 21:00 WIB
Pelatih Real Sociedad Minta Timnya Waspadai Skema Bola Mati PSG
Reaksi pelatih Real Sociedad, Imanol Alguacil. [Marco BERTORELLO / AFP]

Suara.com - Pelatih Real Sociedad Imanol Alguacil meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai skema bola mati Paris Saint-Germain (PSG) ketika kedua tim bertemu pada leg kedua Liga Champions di Stadion Reale Arena, San Sebastian, Rabu (6/3/2024) dini hari WIB.

Dikutip Antara dari Football Espana, Selasa, Alguacil menjelaskan timnya kerap kebobolan dari skema bola mati pada beberapa pertandingan terakhir, termasuk di leg pertama kontra PSG.

"Anda dapat melatih sesuatu, setelah membuat mereka melihat di papan atau video apa yang akan dilakukan lawan bahkan dengan tanda-tanda, tapi kemudian jika pemain terganggu dan tidak melakukan apa yang harus dia lakukan, itu adalah tanggung jawab pemain," terang Alguacil.

Penyerang sayap Real Sociedad, Takefusa Kubo. [JORGE GUERRERO / AFP]
Penyerang sayap Real Sociedad, Takefusa Kubo. [JORGE GUERRERO / AFP]

Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Jelang Bayern Munich vs Lazio di Liga Champions, Die Roten Dalam Tekanan

"Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan diperbaiki, jelas bahwa kami kini banyak kebobolan karena kami sudah solid dalam bertahan sebelumnya," sambungnya.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, dirinya meminta anak-anak asuhnya untuk kembali menunjukkan kepribadian mereka, sama seperti ketika bertandang ke Paris.

Alguacil berharap Real Sociedad dapat mencetak gol terlebih dahulu pada pertandingan nanti, meskipun hal tersebut tidak dapat menjadi patokan untuk menentukan hasil akhirnya.

Dirinya kembali menegaskan, salah satu kunci untuk lolos babak 16 besar Liga Champions adalah tidak kebobolan pada pertandingan nanti.

"Saya yakin jika tim berperilaku seperti satu jam pertama leg pertama, mereka mampu mencetak gol pertama dan menyamakan kedudukan, dan membalikkan keadaan dengan para pemain kami," ungkap Alguacil.

"Saya mengatakan ini bukan hanya karena saya memikirkannya, namun karena kami melakukannya di sana. Kami bermain satu lawan satu dengan semua pemain PSG dan kami mampu unggul. Untuk menang kami harus bermain seperti satu jam pertama di sana," tambah dia.

"Jika kita melakukannya, maka itu akan lebih mudah. Hal itu akan membuat kita semakin lupa dari mana kita berasal. Ini adalah pertandingan yang spesial dan berbeda, jelas," pungkasnya.

Pada pertandingan nanti, Real Sociedad harus menang dengan selisih tiga gol atas PSG untuk lolos babak 16 besar setelah pada leg pertama takluk dengan skor 0-2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI