- Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, dikritik jurnalis Belanda karena mencari perhatian publik.
- Kritik tajam Pastoor diduga merupakan strategi agar kembali dilirik klub sepak bola Belanda setelah dipecat PSSI.
- Pemain Ajax muda, Aaron Bouwman, menjadi sasaran kritik negatif Alex Pastoor belakangan ini.
Suara.com - Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, tengah jadi perbincangan hangat di Belanda.
Jurnalis senior Belanda, Henk Spaan, yang dimuat di Parool.nl.
Dalam tulisannya, Spaan menilai komentar Pastoor bukan sekadar analisis teknis, melainkan upaya mencari perhatian publik setelah lama tak memiliki pekerjaan tetap usai dipecat PSSI dari Timnas Indonesia.
Menurut Spaan, Pastoor diduga paham betul bahwa komentar bernada negatif lebih mudah menyedot perhatian ketimbang pujian.
Ia pun dinilai sengaja melontarkan kritik tajam demi kembali masuk radar sepak bola Belanda.
Pastoor sendiri diketahui belum kembali menukangi tim sejak berpisah dari Timnas Indonesia.
Lantas siapa pemain yang direndahkan ole Alex Pastoor tersebut?
Pemain yang terseret dalam kontroversi ini adalah Aaron Bouwman, bek muda Ajax yang digadang-gadang sebagai salah satu talenta cerah akademi De Toekomst.
Bouwman lahir di Haarlem pada 28 Agustus 2007 dan mengawali kariernya sebagai penyerang sebelum diubah menjadi bek tengah saat bergabung dengan akademi Ajax pada 2018.
Baca Juga: Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Perkembangannya terbilang pesat. Ia menjalani debut profesional bersama Jong Ajax pada April 2024 dan menandatangani kontrak profesional hingga 2027.
Dalam dua musim terakhir, ia beberapa kali ikut pemusatan latihan tim utama dan mulai mencicipi laga Eredivisie serta Liga Champions.
Bouwman bahkan telah mencetak gol perdananya di level senior, yang membuat Ajax memberinya perpanjangan kontrak sebagai bentuk kepercayaan jangka panjang.
Di level internasional, Bouwman juga menunjukkan progres konsisten.
Ia memperkuat tim nasional Belanda dari kelompok usia U-15, U-16, U-18, hingga kini menjadi bagian reguler skuad Belanda U-19.
Dengan latar belakang ayah Belanda serta ibu berdarah Jamaika-Inggris, Bouwman dipandang sebagai bek modern dengan potensi besar di Eropa.