Dibantu PSSI Datangkan Pemain Keturunan, STY Dinilai Malas Pantau Pemain-pemain Liga 1

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 18 Maret 2024 | 07:49 WIB
Dibantu PSSI Datangkan Pemain Keturunan, STY Dinilai Malas Pantau Pemain-pemain Liga 1
Nova Arianto (kiri) dan Shin Tae-yong (kanan). (Instagram/novaarianto30)

Suara.com - Pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel menyebut Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong atau STY malas memantau pemain-pemain yang ada di Liga 1. Sebab, ia merasa sudah di backup penuh oleh PSSI dengan menyiapkan pemain naturalisasi atau keturunan.

Bung Towel menyebut pelatih asal Korea Selatan tersebut jumawa. Maklum, STY didukung penuh pecinta sepak bola Tanah Air.

"Ia seolah merasa paling dibutuhkan. Mungkin karena dia paham netizen ada dibelakangnya. Bagaimana tidak? Usai Piala Asia 2023 Januari lalu, STY mengkritisi Liga Indonesia. Minta Liganya diperbaiki," kata Bung Towel dalam keterangannya.

BACA JUGA: Klasemen BRI Liga 1 Usai Bali United Berhasil Ditahan Rans Nusantara FC, Siapa Tergusur dari Posisi 3 Besar?

Saat Liga 1 kembali bergulir awal Februari kemarin, STY malah memilih pulang kampung untuk berlibur. Tidak pernah sang juru formasi hadir dalam pertandingan Liga 1.

Justru, pelatih 53 tahun itu 'kerja sampingannya' sebagai Ketua Komite Penasihat Seongnam FC. Tugas pertama STY untuk mantan klubnya itu adalah mempromosikan kartu keanggotaan Seongnam.

"Bisa dibilang, STY terlalu malas untuk nongkrongin pertandingan Liga 1 langsung ke stadion-stadion," kata Bung Towel.

BACA JUGA: 3 Pemain yang Diprediksi Bakal Cemerlang di Timnas Indonesia U-20 Kontra China

"Jadi jangan heran, jika tidak ada nama baru dari skuad timnas yang dipanggil STY menghadapi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026, ‘back to back’ lawan Vietnam, di GBK Senayan Jakarta (21/3/2024) dan Stadion My Dinh Hanoi (26/3/2024). Istilahnya, yang itu-itu lagi saja. Pemain yang selama ini disukai dan favorit STY," ia menambahkan.

baca juga

Lebih lanjut, Bung Towel menyebut STY tak malu menjilat ludahnya sendiri dengan memanggil Nadeo Argawinata. Padahal STY sempat memarkir kiper asal Borneo FC itu karena dianggap kalah tenang dibandingkan Syahrul Trisna.

"Karena masih dikampung halamannya dan malas memantau Liga 1, STY pun sepertinya tutup mata dengan blunder amatir penjaga gawang Adi Satryo (PSIS) ketika kebobolan gol kedua Persib di pekan ke-26 pada 27 Februari lalu."

"Gol ketiga Persib ke gawang PSIS, juga ada andil “assist” dari bek Wahyu Prasetyo. Ironisnya, kedua pemain tersebut Adi Satryo dan Wahyu Prasetyo tetap dipanggil STY masuk skuad timnas. Pokoknya terserah STY. Nggak ada urusan dengan performa di Liga 1," ungkapnya

Bung Towel menegaskan senjata dan jurus STY cuma pemain naturalisasi. Untungnya PSSI backup penuh permintaan sang juru racik.

"Bayangkan, Senin 11 Maret itu tanggal merah, hari libur nasional yaitu Hari Suci Nyepi. Tapi demi timnas dan permintaan STY, sumpah terhadap Nathan Tjoe A-On bisa dilaksanakan. Sebuah extra effort dan lobi yang sangat powerful," tukas Bung Towel.

"Sayangnya, STY seolah tak paham suport ekstra PSSI ini. Dengan mengatakan tak bisa menjamin 100 persen kita bisa memenangkan dua pertandingan tersebut."

"Ini jelas seperti dua frekuensi yang tidak seirama. Kalau cuma ngomong tidak bisa menjamin 100 persen menang dari Vietnam, siapapun pelatihnya pasti bisa. Tapi ini kan STY yang katanya kelas dunia dan sudah dibekali PSSI dengan gerbong ‘naturalisasi bedol Belanda’- nya.
Apalagi dengan entengnya pula, STY menyebut jarak perjalanan pemain naturalisasi dari Eropa ke Jakarta sebagai alasan ketidakyakinannya. Ini kan aneh."

"STY meminta naturalisasi, lalu sudah diupayakan sedemikian rupa oleh PSSI dan politisi di DPR RI, tapi juga menjadikan penerbangan pemain naturalisasi Eropa – Jakarta sebagai alasan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen BRI Liga 1 Usai Bali United Berhasil Ditahan Rans Nusantara FC, Siapa Tergusur dari Posisi 3 Besar?

Klasemen BRI Liga 1 Usai Bali United Berhasil Ditahan Rans Nusantara FC, Siapa Tergusur dari Posisi 3 Besar?

Bola | Senin, 18 Maret 2024 | 04:18 WIB

Hasil Liga 1: Persis Pecundangi PSIS di Derbi Jateng, Bali United Gagal Taklukkan RANS

Hasil Liga 1: Persis Pecundangi PSIS di Derbi Jateng, Bali United Gagal Taklukkan RANS

Bola | Minggu, 17 Maret 2024 | 22:55 WIB

Deretan Tim yang Hijrah Main di Bali di Sisa Musim Liga 1, Ternyata Punya Kesamaan

Deretan Tim yang Hijrah Main di Bali di Sisa Musim Liga 1, Ternyata Punya Kesamaan

Bola | Minggu, 17 Maret 2024 | 21:04 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×