Ludahi Perangkat Pertandingan, Ofisial Bhayangkara FC Dijatuhi Skors 1 Tahun!

Arief Apriadi

Senin, 25 Maret 2024 | 03:40 WIB
Ludahi Perangkat Pertandingan, Ofisial Bhayangkara FC Dijatuhi Skors 1 Tahun!
Pesepak bola Bhayangkara FC Witan Sulaeman (tengah) bersama rekan tim berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United saat laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (1/2/2024). Bhayangkara FC menang Madura United dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/YU

Suara.com - PSSI, melalui Komite Disiplin (Komdis), memberlakukan sanksi terhadap beberapa klub dan individu terkait pelanggaran selama pertandingan.

Salah satunya adalah staf Bhayangkara FC yang dijatuhi skors 1 tahun dan denda Rp 50 juta karena meludahi perangkat pertandingan.

Pada sidang Komdis tanggal 18 Maret, Faisal Hamid dari Bhayangkara FC dinyatakan bersalah atas tindakannya tersebut.

Baca juga: Pengamat Asing Sebut Lemparan Jauh Pratama Arhan Paling Berbahaya di Dunia

Hukuman ini menjadi salah satu dari serangkaian sanksi yang diberlakukan PSSI dalam menjaga fair play dan kedisiplinan dalam pertandingan sepak bola di Indonesia.

Selain itu, Komite Disiplin (Komdis) PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada sejumlah klub, yakni Persiraja Banda Aceh, Malut United, Dewa United, Persikabo, dan Semen Padang, setelah melakukan persidangan pada 8, 13, 14, 16, 18, dan 20 Maret.

Berikut hukuman Komdis PSSI setelah persidangan 8-20 Maret:

Persiraja Banda Aceh: Klub ini didenda Rp 15 juta karena tidak menyediakan bus sesuai regulasi untuk tim tamu sebelum pertandingan melawan Malut United pada 5 Maret.

Malut United: Denda sebesar Rp 25 juta diberikan kepada Malut United karena lima pemainnya mendapat kartu kuning dalam pertandingan melawan Persiraja pada 13 Maret. Mereka juga mendapat sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sekali.

baca juga

Dewa United: Klub ini didenda Rp 25 juta karena gagal mengantisipasi kehadiran pendukung lawan pada pertandingan melawan Persikabo pada 7 Maret.

Persikabo: Persikabo juga mendapat denda Rp 25 juta karena kehadiran para penggemarnya di pertandingan melawan Dewa United.

Semen Padang: Denda sebesar Rp 100 juta diberikan kepada Semen Padang karena terjadi insiden kerusuhan pada pertandingan melawan PSBS Biak. Mereka juga dihukum larangan menyelenggarakan pertandingan tanpa penonton selama tiga laga kandang.

Individu juga tidak luput dari sanksi:

Firza Andika (Persija Jakarta): Dihukum larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp 10 juta karena pelanggaran keras terhadap pemain Persik Kediri.

Agung Setia Budi (Persik Kediri): Mendapat teguran keras karena protes berlebihan terhadap perangkat pertandingan.

Faisal Hamid (Bhayangkara FC): Staf klub ini, Faisal Hamid, dijatuhi sanksi skors selama 1 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta karena meludahi perangkat pertandingan. Keputusan ini diambil pada sidang Komdis tanggal 18 Maret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RANS Nusantara FC Resmi Datangkan Alfredo Vera sebagai Pelatih Baru

RANS Nusantara FC Resmi Datangkan Alfredo Vera sebagai Pelatih Baru

Bola | Minggu, 24 Maret 2024 | 21:59 WIB

Arema FC vs Persebaya Surabaya, Mikael Tata Siap Diturunkan Melawan Mantan Tim

Arema FC vs Persebaya Surabaya, Mikael Tata Siap Diturunkan Melawan Mantan Tim

Bola | Minggu, 24 Maret 2024 | 20:55 WIB

3 Fakta Menarik Kerasnya Persaingan ke Championship Series BRI Liga 1 2023-2024

3 Fakta Menarik Kerasnya Persaingan ke Championship Series BRI Liga 1 2023-2024

Bola | Minggu, 24 Maret 2024 | 16:20 WIB

Terkini

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×