Ngaku Bukan Jakmania, Pria Ini Minta Maaf Ke Bali United Dan Privat Mbarga

Eviera Paramita Sandi

Senin, 01 April 2024 | 09:41 WIB
Ngaku Bukan Jakmania, Pria Ini Minta Maaf Ke Bali United Dan Privat Mbarga
Selebrasi pemain Bali United Privat Mbarga usai bobol gawang Persebaya Surabaya dalam pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (20/10/2023). (Dok. Bali United).

Suara.com - Pemain Bali United, Privat Mbarga yang mendapat ancaman dan tindakan rasisme oleh oknum suporter setelah menjadi pemain penting dalam laga pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/24 pada Sabtu, 30 Maret 2024.

Pemain Timnas Kamboja tersebut diancam pembunuhan setibanya di Jakarta dan mengalami rasisme dari oknum-oknum suporter tersebut.

Bali United pun sangat menyayangkan tindakan rasisme yang dilakukan oleh oknum supporter, padahal aksi rasisme merupakan tindakan paling dikecam di ranah persepakbolaan internasional, bahkan oleh FIFA. Terlebih ada kampanye Say No To Racism yang didengungkan juga oleh kalangan sepak bola yang juga harus dipraktikkan.

Umpatan pelaku pun viral setelah Privat Mbarga mengunggahnya ke Instagram stories. Hingga warganet pun ramai-ramai menghujat pelaku melalui media sosial.

Akhirnya akun @godaydei yang diduga melakukan ujaran kebencian tersebut mengunggah video permintaan maaf.

Video tersebut menampilkan seorang pria meminta maaf atas perilakunya kepada pemain Bali United. Begini isinya :

“Atas nama pribadi saya mohon maaf atas tindakan saya dalam bersosial media, khususnya tindakan rasis saya kepada pemain Bali United Privat Mbarga. Saya menyesal atas tindakan saya , mohon maaf kepada kel. besar Bali United, Elemen Suporter Bali. Saya berjanji tidak akan melakukan hal tersebut di kemudian hari. Juga untuk kel. Besar Persija dan The Jakmania karna sudah mencoreng nama baik Persija dan The Jak mania karna saya bukan anggota The Jak Mania. Sekali lagi saya mohon maaf atas tindakan saya.

@privatmbarga @baliunited.academy @dikysoemarno @persija @infokomjakmania,” tulisnya pada Senin (1/4/2024).

Tak hanya unggahan di Instagram. Ia juga mengunggah permintaan maaf melalui Instagram Stories yang isinya meminta maaf kepada Privat Mbarga.

baca juga

Unggahannya disukai 346 pengguna. Namun  demikian ia sudah menonaktifkan kolom komentarnya. Terpantau di unggahan lainnya ia sudah menerima hujatan dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Privat Mbarga Dapat Ancaman Pembunuhan, Bali United Kecam Keras Soal Rasisme

Privat Mbarga Dapat Ancaman Pembunuhan, Bali United Kecam Keras Soal Rasisme

Bola | Senin, 01 April 2024 | 09:20 WIB

Viral 2 Penumpang Kapal Salat dengan Kiblat Berbeda di Waktu Bersamaan, Kok Bisa?

Viral 2 Penumpang Kapal Salat dengan Kiblat Berbeda di Waktu Bersamaan, Kok Bisa?

News | Minggu, 31 Maret 2024 | 21:14 WIB

Gak Mau Kalah Viral, Sapi Nyangkut di Genting

Gak Mau Kalah Viral, Sapi Nyangkut di Genting

Video | Senin, 01 April 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×