Profil Wiel Coerver, Pelatih Timnas Indonesia Terbaik Sepanjang Sejarah Versi Bung Towel

Irwan Febri

Jum'at, 05 April 2024 | 07:00 WIB
Profil Wiel Coerver, Pelatih Timnas Indonesia Terbaik Sepanjang Sejarah Versi Bung Towel
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Wiel Coerver. (Dok. Destentor.nl)

Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Wiel Coerver, sosok yang disebut oleh Bung Towel sebagai pelatih Timnas Indonesia terbaik sepanjang masa.

Hal tersebut disampaikan oleh Bung Towel itu lewat sesi tanya jawab singkat yang diunggah akun Sport77 di media sosial TikTok.

Dalam video tersebut, pandit berusia 53 tahun itu mendapat beberapa pertanyaan soal Timnas Indonesia seperti pemain terbaik saat ini hingga pemain yang diidolakannya.

Untuk kategori pemain terbaik Timnas Indonesia saat ini, Bung Towel secara mengejutkan memilih nama Marselino Ferdinan.

Kemudian ia juga menyebut Widodo C Putro sebagai pemain Timnas Indonesia yang diidolakannya sepanjang masa.

Setelah dua hingga tiga pertanyaan yang datang untuknya, Bung Towel kemudian mendapat pertanyaan mengenai pelatih Timnas Indonesia terbaik sepanjang masa.

Dari sekian banyak pelatih yang pernah menukangi skuad Garuda, Bung Towel secara tegas menyebut nama Wiel Coerver sebagai pelatih terbaik.

Tak ayal, nama Wiel Coerver pun menjadi perbincangan. Banyak netizen dan pecinta sepak bola Tanah Air ingin mengetahui kiprahnya bersama Timnas Indonesia.

Berikut profil serta rekam jejak Wiel Coerver yang membuat Bung Towel memilihnya sebagai pelatih terbaik Timnas Indonesia.

baca juga

Pelatih Indonesia Era 70-an

Wiel Coerver merupakan pelatih asal Belanda yang lahir di Kerkrade, sebuah wilayah di Provinsi Limburg pada 3 Desember 1924.

Sebelum menjadi pelatih, Wiel Coerver dulunya adalah seorang pesepak bola. Ia dulunya bermain bagi klub Belanda yakni Roda JC.

Setelahnya, Wiel Coerver mendalami karier kepelatihan sejak dekade 50-an. Karier kepelatihannya sendiri banyak dihabiskan bersama klub-klub Belanda.

Tercatat, Wiel Coerver pernah menukangi Roda JC, Sparta Rotterdam, NEC Nijmegen, Feyenoord Rotterdam, hingga Go Ahead Eagles.

Bersama lima klub Belanda tersebut, Wiel Coerver mampu meraih kesuksesan bersama Feyenoord yakni dengan menjuarai Eredivisie dan Piala UEFA pada musim 1973/1974.

Prestasi itu membuat PSSI merekrutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada tahun 1975 dengan target membawa skuad Garuda lolos ke Olimpiade Montreal 1976.

Target itu hampir dipenuhi oleh Wiel Coerver. Ia mampu membuat Timnas Indonesia menjadi tim yang menakutkan di babak kualifikasi.

Timnas Indonesia yang saat itu dihuni Risdianto dkk mampu menumbangkan Papua Nugini dan Malaysia, serta menahan Singapura tanpa gol.

Perjalanan apik di kualifikasi itu membawa Timnas Indonesia ke final dan berhadapan dengan Korea Utara. Nahas, di partai puncak skuad Garuda tumbang lewat adu penalti.

Kekalahan itu membuat Wiel Coerver kemudian gagal membawa Timnas Indonesia tampil di Olimpiade Montreal 1986.

Setelah gagal membawa Timnas Indonesia tampil di Olimpiade, Wiel Coerver kemudian memutuskan kembali ke Belanda untuk menukangi Go Ahead Eagles.

Melihat kiprahnya itu, tak mengherankan jika Bung Towel menyebut Wiel Coerver sebagai pelatih terbaik Timnas Indonesia sepanjang masa.

Pasalnya, racikan Wiel Coerver menjadi prestasi tertinggi Timnas Indonesia di pra Olimpiade, setidaknya hingga artikel ini dibuat.

Di samping itu, Wiel Coerver juga bukanlah pelatih kacangan. Ia dijuluki sebagai Albert Einstein-nya sepak bola oleh banyak pihak.

Hal ini tak lepas dari metode kepelatihannya. Setelah melatih Go Ahead Eagles, ia sempat membuka buku berjudul “Leerplan Voor De Ideale Footballer”.

Buku ini memuat metode-metode Wiel Coerver dalam melatih setelah ia memperhatikan banyak pemain kelas dunia seperti Pele.

Metode ini kemudian dikenal di dunia sepak bola sebagai “The Coerver Method”. Salah satu pemain yang lahir dari metodenya sendiri adalah eks Timnas Belanda, Boudewijn Zenden.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rival Watch: Australia Umumkan Skuat untuk Piala Asia U-23 2024, Ada Jebolan Piala Dunia

Rival Watch: Australia Umumkan Skuat untuk Piala Asia U-23 2024, Ada Jebolan Piala Dunia

Bola | Jum'at, 05 April 2024 | 04:52 WIB

Winger Klub Jerman Bagikan Kesan usai TC bersama Timnas Indonesia U-20

Winger Klub Jerman Bagikan Kesan usai TC bersama Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 05 April 2024 | 05:00 WIB

Bung Towel Terbukti Bukan Anti Naturalisasi, Cuma Anti Shin Tae-yong

Bung Towel Terbukti Bukan Anti Naturalisasi, Cuma Anti Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 05 April 2024 | 04:00 WIB

Skuad Timnas Indonesia U-20 Dibubarkan Indra Sjafri

Skuad Timnas Indonesia U-20 Dibubarkan Indra Sjafri

Bola | Kamis, 04 April 2024 | 23:55 WIB

Tak Izinkan Justin Hubner, Cerezo Osaka 'Pilih Kasih' Lepas Satu Pemain ke Jepang U-23

Tak Izinkan Justin Hubner, Cerezo Osaka 'Pilih Kasih' Lepas Satu Pemain ke Jepang U-23

Bola | Kamis, 04 April 2024 | 23:47 WIB

Timnas Indonesia Melonjak Tajam di Ranking FIFA, Erick Thohir Serukan Kerja Keras Jangan Drop

Timnas Indonesia Melonjak Tajam di Ranking FIFA, Erick Thohir Serukan Kerja Keras Jangan Drop

Bola | Kamis, 04 April 2024 | 22:44 WIB

Jadi Rival Timnas Indonesia U-23, Qatar 'Minta Bantuan' ke Malaysia Jelang Piala Asia U-23 2024

Jadi Rival Timnas Indonesia U-23, Qatar 'Minta Bantuan' ke Malaysia Jelang Piala Asia U-23 2024

Bola | Kamis, 04 April 2024 | 22:40 WIB

Terkini

Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026

Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:44 WIB

Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:33 WIB

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:06 WIB

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:42 WIB

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:31 WIB

Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan

Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:20 WIB

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:10 WIB

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:35 WIB

×