Keputusan Absurd Bayern Munich: Gagal Gaet Xabi Alonso, Malah Datangkan Pelatih Divisi Dua Inggris

Arief Apriadi

Kamis, 23 Mei 2024 | 07:31 WIB
Keputusan Absurd Bayern Munich: Gagal Gaet Xabi Alonso, Malah Datangkan Pelatih Divisi Dua Inggris
Manajer Burnley asal Belgia, Vincent Kompany, memberi tepuk tangan kepada para suporter menjelang kick-off pertandingan perempat final Piala FA Inggris antara Manchester City vs Burnley di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 18 Maret 2023. Oli SCARFF/AFP

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Bayern Munich. Setelah kesulitan mencari pengganti Thomas Tuchel, mereka disebut-sebut selangkah lagi bakal mendatangkan Vincent Kompany.

Kompany merupakan pelatih Burnley yang musim ini harus melihat timnya terdegradasi ke divisi dua Liga Inggris atau Championship.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Bayern dan Burnley tinggal menyepakati angka kompensasi kepindahan Vincent Kompany.
"Bayern sedikit lagi menyelesaikan kesepakatan untuk menunjukkan Vincent Kompany sebagai pelatih baru,' tulis Fabrizio Romano di X-nya dikutip dari Antara pada Kamis (23/5/2024).

Menurut Romano, Kompany juga telah setuju untuk menjadi pelatih baru Bayern Munich sejak Senin (20/5/2024).

Sebelumnya, Bayern Munich aktif mencari pelatih pengganti Tuchel yang dipastikan hengkang akhir musim ini.

Pelatih kepala Bayer Leverkusen asal Spanyol Xabi Alonso merayakan pertandingan sepak bola divisi satu Bundesliga Jerman antara Bayer 04 Leverkusen dan FC Augsburg di Leverkusen, Jerman barat pada 18 Mei 2024. (ANTARA/AFP/Ina Fassbender)
Pelatih kepala Bayer Leverkusen asal Spanyol Xabi Alonso merayakan pertandingan sepak bola divisi satu Bundesliga Jerman antara Bayer 04 Leverkusen dan FC Augsburg di Leverkusen, Jerman barat pada 18 Mei 2024. (ANTARA/AFP/Ina Fassbender)

Nama-nama tenar seperti Xabi Alonso, Julian Nagelsmann, Ralf Rangnick hingga Olivier Glasner diburu, tetapi pada akhirnya tak membuahkan hasil.

Mereka kemudian berpaling ke Vincent Kompany, yang mematenkan reputasinya sebagai salah satu pelatih muda berbakat Eropa kala membawa Burnley promosi dari Divisi Championship pada 2022/23.

Kompany saat itu membawa Burnley naik ke Premier League saat Championship masih tersisa tujuh laga. Pencapaian itu menjadi rekor di divisi dua Liga Inggris.

Namun, Burnley musim ini gagal dibawanya bertahan di Premier League. Mereka finis di peringkat 19 dengan 24 poin dan harus turun kasta ke divisi Championship.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xabi Alonso Komentari Soal Keputusan Toni Kroos Pensiun

Xabi Alonso Komentari Soal Keputusan Toni Kroos Pensiun

Bola | Rabu, 22 Mei 2024 | 22:00 WIB

Adab Xabi Alonso Jelang Final Liga Europa, Respek!

Adab Xabi Alonso Jelang Final Liga Europa, Respek!

Bola | Rabu, 22 Mei 2024 | 19:07 WIB

5 Fakta Menarik Jelang Final Liga Europa, Atalanta vs Bayer Leverkusen

5 Fakta Menarik Jelang Final Liga Europa, Atalanta vs Bayer Leverkusen

Bola | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:24 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×