Tak Bermaksud Remehkan Italia, Ini yang Bikin Murat Yakin Optimistis Swiss Melaju ke Perempat Final Euro 2024

Syaiful Rachman

Sabtu, 29 Juni 2024 | 16:19 WIB
Tak Bermaksud Remehkan Italia, Ini yang Bikin Murat Yakin Optimistis Swiss Melaju ke Perempat Final Euro 2024
Pelatih Swiss Murat Yakin (Kiri) berbicara dengan gelandang Swiss Granit Xhaka selama sesi latihan MD-1 di Stadion auf der Waldau di Suttgart pada 28 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA Euro 2024 melawan Italia. Fabrik COFFRINI / AFP

Suara.com - Pelatih Swiss Murat Yakin optimistis anak-anak asuhnya mampu mengalahkan Italia dan melaju ke babak perempat final Euro 2024.

Pertandingan Swiss vs Italia di babak 16 besar Euro 2024 akan digelar di Olympiastadion, Sabtu (29/6/2024) malam WIB. Duel tersebut akan menjadi laga pembuka fase gugur pertama turnamen ini.

"Kami adalah tim yang kompak, seperti yang telah kami tunjukkan dalam tiga pertandingan sebelumnya. Kami memiliki keyakinan penuh dalam kemampuan kami. Jika kami menikmatinya, kami bisa mengalahkan Italia," kata Yakin dalam jumpa pers pralaga.

Pelatih Swiss Murat Yakin dan para pemainnya menghadiri sesi latihan MD-1 di Stadion auf der Waldau di Suttgart pada 28 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA Euro 2024 melawan Italia.Fabrik COFFRINI / AFP
Pelatih Swiss Murat Yakin dan para pemainnya menghadiri sesi latihan MD-1 di Stadion auf der Waldau di Suttgart pada 28 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA Euro 2024 melawan Italia.Fabrik COFFRINI / AFP

Di laga ini, Yakin menyadari jika Swiss bukanlah favorit. Italia, dengan nama besar yang menyertainya, adalah unggulan.

Akan tetapi jika melihat performa kedua tim di fase grup, Yakin optimistis timnya mampu mengalahkan Italia. Tanpa bermaksud meremehkan Azzurri, menurut Yakin Swiss bermain lebih kompak sehingga mereka sangat berpeluang di laga ini.

"Italia adalah negara sepak bola yang lebih besar dari kami, itulah sebabnya kami dengan senang hati membiarkan mereka menjadi favorit," ujar Yakin.

"Apa yang membuat mereka berbahaya adalah mereka bisa bermain dengan berbagai cara. Tapi, mereka juga akan mengkhawatirkan kami," sambungnya dikutip laman resmi UEFA, Jumat (28/6/2024).

"Kami sedang dalam performa yang bagus, tidak dapat diprediksi dan akan mencoba untuk bangkit," tambahnya lagi.

"Italia mempunyai beberapa pemain hebat, jadi ini akan menjadi tantangan besar. Kami tetap fokus pada diri kami sendiri, namun juga perlu memastikan bahwa kami siap menghadapi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Italia."

baca juga

Kedua tim terakhir kali berhadapan di ajang Kualifikasi Piala Dunia pada 2021 lalu dengan hasil sama kuat. Dua kali berhadapan dengan format kandang tandang, Swiss dan Italia bermain imbang 0-0 dan 1-1.

Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Italia, selaku juara bertahan Euro, hanya mengalahkan Swiss satu kali. Kemenangan tersebut terjadi di fase grup Euro 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aston Villa Tebus Pemain Keturunan Indonesia Ian Maatsen dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp723 Miliar

Aston Villa Tebus Pemain Keturunan Indonesia Ian Maatsen dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp723 Miliar

Bola | Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:55 WIB

Preview Italia vs Swiss: Perang Taktik yang Berpotensi Adu Penalti

Preview Italia vs Swiss: Perang Taktik yang Berpotensi Adu Penalti

Bola | Sabtu, 29 Juni 2024 | 14:15 WIB

Swiss vs Italia: Azzurri Punya Taktik Beragam, La Nati Siap Cari Celah

Swiss vs Italia: Azzurri Punya Taktik Beragam, La Nati Siap Cari Celah

Bola | Sabtu, 29 Juni 2024 | 12:55 WIB

Terkini

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:35 WIB

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:05 WIB

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04 WIB

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:56 WIB

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:36 WIB