Maarten Paes Akhirnya Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Jalani Sidang CAS

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 04 Juli 2024 | 19:25 WIB
Maarten Paes Akhirnya Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Jalani Sidang CAS
Maarten Paes Saat Membela Klub FC Dallas. (Instagram/maartenpaes)

Suara.com - Polemik kiper Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia akhirnya sedikit menemui titik terang.

Seperti diketahui, penjaga gawang berusia 26 itu belum bisa berkostum Timnas Garuda meski sudah berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Maarten Paes belum bisa langsung membela Timnas Indonesia karena terganjal Statuta FIFA 2022.

Sesuai regulasi FIFA, pemain yang pernah membela Timnas U-21 di suatu negara tidak bisa membela timnas negara lainnya. Sementara dia diketahui pernah membela Timnas U-21 Belanda di usia 22 tahun pada tahun 2021 lalu.

Namun, mantan anggota eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani menjelaskan duduk perkara soal kasus Maarten Paes yang hingga kini belum juga tuntas.

Kiper berpaspor Indonesia, Maarten Paes, resmi masuk skuad MLS All Star 2024. (screenshot X/@FCDallas)
Kiper berpaspor Indonesia, Maarten Paes, resmi masuk skuad MLS All Star 2024. (screenshot X/@FCDallas)

Menurutnya, kasus Paes seharusnya melewati FIFA terlebih dulu sebelum bisa dibawa ke CAS agar disidangkan.

"Kalau kita memang nge-apply (ke FIFA) ditolak, kita masih bisa banding. Kalau bandingnya ditolak, baru kita ke CAS." ujar Hasani dalam channel YouTube-nya, Hasani's Corner, yang diunggah akun Instagram @jomediafutbolid, Kamis (4/7/2024).

Dia menambahkan, sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung dari FIFA apakah banding Maarten Paes ditolak atau tidak.

Kasus ini, lanjut Hasani, masih bisa diselesaikan dengan memuaskan. Sebab, dia melihat ada celah peraturan yang dibuat FIFA.

baca juga

Bahkan, dia menyarankan PSSI untuk terbang langsung ke markas FIFA di Swiss untuk menyelesaikan kasus Maarten Paes.

 "Sebenarnya kasusnya adalah hanya telat beberapa bulan saja, ketika membela TimNas Belanda (kelompok umur). Itu pun disebabkan oleh Covid-19, tinggal kita nego," paparnya.

"Saya kasih saran, belajar dari kasus Jordi Amat. Saya ngomong ke orang yang ngurus itu, setelah saya telusuri ternyata sekarang tidak menggunakan jasa orang itu. Pasti ada jalan keluar, untuk Maarten Paes. Jangan dulu ke CAS," tambahnya.

Selain itu, Hasani menyebut jika masih ada peluang lain, yaitu dengan dispensasi dari FIFA. Menurutnya, PSSI harus terus berjuang, dan melobi FIFA agar Paes bisa segera membela Timnas Indonesia.

 "Kalau ada yang lebih teliti, datang ke FIFA. Bila perlu sekarang terbang ke FIFA, ketemu tim legal. Saya melihat ada beberapa celah, dari regulasi yang ada," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marselino Ferdinan Jawab Soal Isu Gabung Oxford United, Akui Ditawar Lebih dari Satu Tim

Marselino Ferdinan Jawab Soal Isu Gabung Oxford United, Akui Ditawar Lebih dari Satu Tim

Bola | Kamis, 04 Juli 2024 | 19:22 WIB

3 Kiper Top Dunia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Hadapi Tembok Tangguh

3 Kiper Top Dunia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Hadapi Tembok Tangguh

Bola | Kamis, 04 Juli 2024 | 18:55 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Cocok Dibawa Indra Sjafri ke Piala AFF U-19 2024

3 Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Cocok Dibawa Indra Sjafri ke Piala AFF U-19 2024

Bola | Kamis, 04 Juli 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

×