Media Vietnam Resah, Bertanya-tanya Kenapa Indonesia Dianugrahi Banyak Pemain Keturunan

Arief Apriadi

Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:57 WIB
Media Vietnam Resah, Bertanya-tanya Kenapa Indonesia Dianugrahi Banyak Pemain Keturunan
Pemain keturunan milik Timnas Indonesia Thom Haye (kanan) berselebrasi dengan rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.

Suara.com - Media Vietnam menyoroti melimpahnya pemain keturunan yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia. Fenomena itu membuat Garuda bisa meningkatkan kekuatan tim dengan cepat.

Salah satu media Vietnam yang membahas hal tersebut adalah, VNExpress. Mereka menyoroti keberadaan pemain keturunan yang mayoritas datang dari Belanda, membuat Timnas Indonesia bisa bangkit pasca terpuruk pada 2015.

"Mengapa Indonesia banyak menggunakan pemain naturalisasi?" tulis judul artikel VNExpress dikutip Suara.com pada Jumat (12/7/2024).

Pada 2015, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Timnas Indonesia buntut dualisme liga yang ditengahi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Namun, semenjak 2019, PSSI di bawah pimpinan Mochamad Iriawan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Proyek naturalisasi pun kembali digencarkan dan terbukti bisa mendongkrak performa Garuda secara instan.

Selebrasi para pemain Timnas Indonesia setelah menjebol gawang Filipina di SUGBK pada 11 Juni 2024 (pssi.org)
Selebrasi para pemain Timnas Indonesia setelah menjebol gawang Filipina di SUGBK pada 11 Juni 2024 (pssi.org)

Proyek naturalisasi terus dijalankan saat PSSI berganti tampuk pimpinan. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, PSSI bahkan lebih gencar memburu pemain keturunan untuk dinaturalisasi.

This record was broken when they called up 10 naturalized players for the upcoming two matches against Vietnam in the 2026 World Cup qualifiers at the end of this month.

"Rekor dipecahkan saat mereka memanggil 10 pemain naturalisasi untuk dua laga melawan Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis VNExpress.

VNExpress pun mengulas dalam aspek sejarah bahwa Timnas Indonesia dianugerahi banyak pemain keturunan yang di atas kertas siap dinaturalisasi karena sempat jadi jajahan Belanda.

baca juga

"Visi PSSI juga tidak terlepas dari faktor sejarah, karena Indonesia pernah menjadi negara jajahan Belanda sejak tahun 1800 hingga kemerdekaannya pada tahun 1945," tulis VNExpress.

"Hubungan kedua negara terus terjalin hingga saat ini, termasuk di bidang sepak bola yang banyak pemain keturunan Indonesia tumbuh di sana."

"Selain itu, melalui Belanda, masyarakat Indonesia juga melakukan migrasi ke negara-negara Eropa lainnya."

VNExpress juga menyoroti strategi PSSI yang menarget para pemain keturunan Belanda dengan level yang tak terlalu mentereng untuk disodorkan tawaran naturalisasi.

"Sepak bola modern dipenuhi pemain terkenal Belanda keturunan Indonesia seperti Robin Van Persie, Giovanni Van Bronckhorst, Roy Makaay dan Nigel de Jong, serta bintang Belgia keturunan Indonesia Radja Nainggolan," tulis VNExpress.

"Namun PSSI mengincar pemain-pemain di kasta bawah karena selain jumlahnya lebih banyak, kelompok ini juga lebih bersedia menerima kebijakan kewarganegaraan tunggal Indonesia."

Skuad Garuda memang kini banyak diperkuat pemain keturunan. Mereka antara lain bek Jay Idzes, Justin Hubner, Nathan Tjoe Aon, Shayne Pattynama, gelandang Marc Klok, Thom Haye, Ivar Jenner, penyerang Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen.

Khusus Jordi Amat dan Sandy Walsh, keduanya lahir di Spanyol Belgia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

STY Terlambat Pulang, Kapan Jay Idzes Cs Kumpul Bareng Timnas Indonesia? Manajer Buka Suara

STY Terlambat Pulang, Kapan Jay Idzes Cs Kumpul Bareng Timnas Indonesia? Manajer Buka Suara

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:28 WIB

Siapa Orang Tua Tristan Gooijer yang Dituduh Netizen sebagai Anggota RMS?

Siapa Orang Tua Tristan Gooijer yang Dituduh Netizen sebagai Anggota RMS?

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:16 WIB

Momen Pertandingan Jay Idzes vs Tijjani Reijnders, Bang Jay Dibikin Tantrum

Momen Pertandingan Jay Idzes vs Tijjani Reijnders, Bang Jay Dibikin Tantrum

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:00 WIB

Cerita Justin Hubner Nyaris Gabung Bologna, tapi Akhirnya Ditikung Wolverhampton Wanderers

Cerita Justin Hubner Nyaris Gabung Bologna, tapi Akhirnya Ditikung Wolverhampton Wanderers

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 11:18 WIB

Siapa Marselinus Ama Ola? Pemain Klub Spanyol yang Dipanggil Timnas Indonesia U-19

Siapa Marselinus Ama Ola? Pemain Klub Spanyol yang Dipanggil Timnas Indonesia U-19

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:58 WIB

Shin Tae-yong Batal Pulang ke Indonesia Bulan Ini, Manajer Timnas Beri Penjelasan

Shin Tae-yong Batal Pulang ke Indonesia Bulan Ini, Manajer Timnas Beri Penjelasan

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:36 WIB

Shin Tae-yong Jalin Komunikasi Lagi dengan Elkan Baggott, Sudah Baikan?

Shin Tae-yong Jalin Komunikasi Lagi dengan Elkan Baggott, Sudah Baikan?

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:36 WIB

Biodata Ferran Alinegara, Mungkinkah Bergabung Timnas Indonesia?

Biodata Ferran Alinegara, Mungkinkah Bergabung Timnas Indonesia?

Bola | Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:33 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×