Pantas Media Vietnam Ngamuk, Segini Menyengatnya Bau Sampah di Stadion GBT Surabaya

Ronald Seger Prabowo

Senin, 29 Juli 2024 | 18:51 WIB
Pantas Media Vietnam Ngamuk, Segini Menyengatnya Bau Sampah di Stadion GBT Surabaya
Tumpukan sampah di TPA Benowo yang terletak cukup dekat dengan kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, media Vietnam, The Thao 247, mengritik kondisi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sebagai venue Piala AFF U-19 2024.

Media itu menyoroti lokasi GBT yang dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, yang menimbulkan bau busuk dan diklaim mengganggu kenyamanan para pemain.

Media Vietnam ini bahkan menyebut bau busuk tersebut dapat berdampak pada performa para pemain.

"Stadion Gelora Bung Tomo, tempat Vietnam U19 menghadapi Laos U19 pada laga final penyisihan grup, letaknya sangat dekat dengan tempat pengolahan sampah besar bernama Benowo, hanya beberapa ratus meter saja. Harus bermain di dekat TPA pasti akan berdampak pada pemain karena bau busuknya," tulis The Thao 247.

Lalu, seberapa menyengat bau sampah dari kawasan stadion terbesar di Jawa Timur itu?

Suara.com yang berada di lokasi jelang laga final, Senin (19/7/2024) cukup merasakan aroma menyengat dari TPA Benowo.

Bahkan tumpukan sampah bak gunung itu terlihat jelas dari kawasan parkir Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Tak hanya bau menyengat, suporter pun juga tak lepas dari gigitan nyamuk.

"Gigitan nyamuknya sampai tembus celana," celetuk salah seorang suporter. 

baca juga

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan akan mengatur skema pembuangan sampah selama pertandingan Piala AFF U-19 2024.

Pemkot juga akan meminta pengelola PLTSa Benowo yang lokasinya tak jauh dari Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), untuk menutup tumpukan sampah dengan geomembran, supaya gas yang ditimbulkan oleh sampah itu tidak keluar.

Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi bau sampah sehingga tidak mengganggu aktivitas pertandingan di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

"Jam pembuangan sampah juga berpengaruh di dalam stadion waktu menonton sepak bola. Jadi (sampah) ditutup geomembran. Tidak ada sampah yang terbuka ketika akan ada pertandingan," jelas dia, 17 Juli silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREAKING NEWS! Jens Raven Diandalkan, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

BREAKING NEWS! Jens Raven Diandalkan, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

Bola | Senin, 29 Juli 2024 | 18:35 WIB

Bapak hingga Anak-anak Tumplek Blek, Stadion GBT Mulai Memerah Jelang Final Piala AFF U-19

Bapak hingga Anak-anak Tumplek Blek, Stadion GBT Mulai Memerah Jelang Final Piala AFF U-19

Bola | Senin, 29 Juli 2024 | 17:58 WIB

Semakin Kena Mental, Pemain Malaysia Danish Hakimi Kini Hapus Foto Profil Instagram

Semakin Kena Mental, Pemain Malaysia Danish Hakimi Kini Hapus Foto Profil Instagram

Bola | Senin, 29 Juli 2024 | 17:34 WIB

Terkini

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

×