Legenda: George Best, Ikon Nomor 7 Manchester United yang Mengungguli Pele

Arief Apriadi

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:45 WIB
Legenda: George Best, Ikon Nomor 7 Manchester United yang Mengungguli Pele
Legenda Manchester United, George Best dan legenda sepak bola Brasil, Pele. [Dok. Instagram/@george_best.7]

Suara.com - Sebelum David Beckham hingga Cristiano Ronaldo, Manchester United lebih dulu memiliki sosok George Best sebagai bintang pemilik nomor punggung 7.

Saking hebatnya, George Best bahkan dianggap sebagai sosok yang membuat nomor punggung 7 menjadi ikonik dan kramat di The Theatre of Dreams.

George Best atau juga dikenal sebagai Georgie Best lahir pada 22 Mei 1946. Dia merupakan pemain sepak bola profesional Irlandia Utara.

Winger yang menghabiskan sebagian besar karir klubnya bersama Manchester United (MU) itu dianggap lebih dari pesepak bola.

Dia adalah fenomena global. Keterampilannya yang luar biasa dan kepribadiannya yang karismatik menjadikannya selebritas sejati pertama dalam olahraga tersebut.

Legenda sepak bola Brasil, Pele bahkan pernah mengatakan bahwa George Best adalah "pesepakbola terhebat di dunia" sebagaimana mengutip BBC.

Kehebatannya dalam menggiring bola membuatnya diakui sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Best mengukir namanya dalam sejarah Manchester United dengan meraih berbagai gelar prestisius.

Ia adalah pencetak gol terbanyak Divisi Utama pada musim 1967-1968 dan berhasil memenangkan dua gelar juara Divisi Utama (1964-1965, 1966-1967) serta satu trofi Piala Eropa pada 1968.

baca juga

Prestasi puncaknya terjadi pada tahun 1968, ketika ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa.

Pemain Jenius

Penghormatan untuk George Best yang berbunyi "Anda menunjukkan kepada dunia cara bermain sepak bola" ditinggalkan di lapangan sepak bola Old Trafford milik Manchester United di Manchester, 30 November 2005. [Dok. AFP]
Penghormatan untuk George Best yang berbunyi "Anda menunjukkan kepada dunia cara bermain sepak bola" ditinggalkan di lapangan sepak bola Old Trafford milik Manchester United di Manchester, 30 November 2005. [Dok. AFP]

Kata "jenius" pertama kali terlintas di benak Bob Bishop, pencari bakat Manchester United, saat melihat Best bermain di Belfast pada usia 15 tahun.

Keyakinan Bishop terbukti tepat, karena Best kemudian dijuluki sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Pada usia 17 tahun, Best masuk ke skuat senior Manchester United dan membantu tim meraih gelar Divisi Utama pada musim 1964-1965, gelar pertama setelah tragedi Munich pada 1958.

Popularitas Best semakin meroket setelah mencetak dua gol cepat melawan Benfica di perempat final Piala Eropa 1965-1966.

Prestasinya ini membuat media menyebutnya sebagai 'El Beatle', merujuk pada grup musik terkenal asal Inggris, The Beatles.

Puncak karier Best terjadi pada 1968 saat mencetak gol dalam kemenangan 4-1 Manchester United atas Benfica di final Piala Eropa di Wembley, yang disaksikan oleh 92 ribu penonton.

Sisi Gelap George Best

Legenda Manchester United, George Best. [Dok. Instagram/@george_best.7]
Legenda Manchester United, George Best. [Dok. Instagram/@george_best.7]

Meski dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa, kehidupan George Best di luar lapangan penuh dengan kontroversi.

Gaya hidupnya yang hedonistik seringkali menjadi sorotan. Best mengakui bahwa ia banyak menghabiskan uang untuk minuman keras, wanita, dan mobil mewah, sebagaimana menyitat CNN.

Best diketahui sering mendapatkan sanksi akibat perilakunya, termasuk larangan bermain dan denda karena terlibat dalam perkelahian di bar dan mangkir dari latihan.

Pada tahun 1971, ia bahkan memilih menghabiskan akhir pekan bersama aktris Sinead Cusack daripada bermain untuk Manchester United melawan Chelsea.

Setelah hengkang dari Manchester United pada usia 27 tahun, Best bermain untuk berbagai klub di sejumlah negara seperti Afrika Selatan, Irlandia, Amerika Serikat, Skotlandia, Hong Kong, dan Australia.

Pada tahun 1983, ia mengakhiri karier sepak bolanya meskipun masih tampil dalam beberapa laga amal dan pertandingan persahabatan.

Korban Alkohol

Tribute untuk mendiang Sir Bobby Charlton di sekitar patung United Trinity (George Best, Denis Law, Sir Bobby Charlton) di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris. [Paul ELLIS / AFP]
Tribute untuk mendiang Sir Bobby Charlton di sekitar patung United Trinity (George Best, Denis Law, Sir Bobby Charlton) di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris. [Paul ELLIS / AFP]

Masalah alkohol jadi isu utama dalam penurunan karier dan kesehatan George Best. dia pernah diskors tanpa batas waktu oleh klubnya di San Jose, California dan harus menjalani rehabilitasi alkohol.

Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Best mengungkapkan bahwa "kebiasaan minum selama 12 tahun terakhir telah menjadi akar dari semua masalah saya."

Kisah hidup Best yang penuh liku ini juga diceritakan dalam biografi berjudul 'George Best: A Memoir' yang ditulis oleh sahabatnya, Michael Parkinson.

Dalam buku tersebut, Parkinson menggambarkan Best sebagai pria berbakat dan cerdas, namun juga dihantui oleh perasaan melankolis yang bertolak belakang dengan citra playboy yang sering digambarkan media.

George Best meninggal dunia pada 25 November 2005 di usia 59 tahun akibat kerusakan organ dalam tubuhnya yang disebabkan oleh alkoholisme.

Sebelum wafat, Best meminta agar fotonya yang tengah terbaring lemas di Rumah Sakit Cromwell dipublikasikan sebagai peringatan kepada orang lain tentang bahaya alkohol.

Pesan terakhirnya yang berbunyi "Don't die like me" menjadi pengingat bagi banyak orang tentang konsekuensi dari gaya hidup yang tidak sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Bau Badan, Deretan Pemain Punya Aroma Tubuh Bikin Mual: Ada Eks Incaran Arema

Ramai Bau Badan, Deretan Pemain Punya Aroma Tubuh Bikin Mual: Ada Eks Incaran Arema

Bola | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 11:29 WIB

7 Fakta Menarik Jelang Brighton vs Manchester United di Liga Inggris Malam Ini

7 Fakta Menarik Jelang Brighton vs Manchester United di Liga Inggris Malam Ini

Bola | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 11:11 WIB

Ambisi Juara Manchester United Digoyang Gelandang Muslim 'Baru' Man City

Ambisi Juara Manchester United Digoyang Gelandang Muslim 'Baru' Man City

Bola | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 09:54 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×