Suara.com - Kehadiran Mees Hilgers dan Eliano Reijnders di skuad Garuda dipastikan akan membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia. Kedua pemain berpaspor Belanda ini diproyeksikan menjadi tulang punggung lini tengah dan belakang Timnas Indonesia dalam perjuangan lolos ke Piala Dunia 2026.
Keputusan PSSI untuk menaturalisasi keduanya merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas permainan tim.
Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa yang cukup kompetitif, Hilgers dan Reijnders diharapkan dapat memberikan sentuhan kelas dunia di lapangan.
Bayangkan, duet maut Hilgers dan Reijnders di jantung pertahanan Timnas Indonesia.
Keduanya memiliki kemampuan membaca permainan yang sangat baik, ditambah dengan postur tubuh yang ideal untuk duel udara.
Di lini tengah, Reijnders dengan visi permainannya yang luas akan menjadi otak permainan, sementara Hilgers siap memberikan perlindungan kokoh di belakang.
Namun, bukan hanya di lini tengah dan belakang, kehadiran keduanya juga akan memberikan dampak positif bagi lini depan.
![Eliano Reijnders bersama Mees Hilgers saat ini tengah menjalani proses untuk menjadi warga negara Indonesia.[Instagram Eliano Reijnders]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/07/77030-eliano-reijnders.jpg)
Dengan umpan-umpan akurat dari Reijnders, para penyerang seperti Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen akan memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol.
Dengan formasi yang tepat, kombinasi antara pemain naturalisasi dan pemain lokal dapat menciptakan sinergi yang luar biasa.
Pelatih Shin Tae-yong memiliki tugas yang tidak mudah untuk meramu formasi terbaik agar semua pemain dapat memberikan kontribusi maksimal.
Prediksi Formasi Ideal
Maarten Paes, yang tampil impresif pada laga debutnya, diprediksi akan kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
![Pemain keturunan calon bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers. [Dok. IG/Mees Hilgers]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/08/73156-pemain-keturunan-calon-bek-timnas-indonesia-mees-hilgers.jpg)
Trio bek tengah diperkirakan akan diisi oleh Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Mees Hilgers.
Mees Hilgers, dengan pengalamannya bermain di Eropa, diprediksi akan langsung menjadi starter.
Jay Idzes, sebagai kapten tim, juga akan tetap menjadi andalan di lini belakang.
Sementara itu, Rizky Ridho akan melengkapi lini belakang dengan kemampuannya membaca permainan.
Di lini tengah, kuartet gelandang akan diisi oleh Calvin Verdonk, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, dan Sandy Walsh.
Keempat pemain ini memiliki kemampuan yang berbeda-beda, sehingga dapat saling melengkapi.
Calvin Verdonk dan Sandy Walsh akan bertugas sebagai wing-back, memberikan dukungan baik dalam menyerang maupun bertahan.
Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On akan berperan sebagai gelandang tengah, mengatur tempo permainan dan memutus serangan lawan.
Di lini depan, trio penyerang akan diisi oleh Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, dan Eliano Reijnders.
Eliano Reijnders, dengan kecepatan dan kemampuan dribblingnya, akan menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick akan bertugas sebagai penyerang sayap dan target man.
Dengan bergabungnya Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar.
Namun, perjalanan menuju prestasi tersebut tentu tidak mudah. Timnas Indonesia harus tetap bekerja keras dan kompak untuk meraih target yang telah ditetapkan.
