Ternyata Konglomerat! Ayah Maarten Paes Miliki Kerajaan Bisnis di Eropa

M. Reza Sulaiman

Rabu, 27 November 2024 | 14:43 WIB
Ternyata Konglomerat! Ayah Maarten Paes Miliki Kerajaan Bisnis di Eropa
Marteen Paes (Instagram)

Suara.com - Marteen Paes semakin jadi pembahasan di kalangan supporter sepakbola ketika status ayahnya diungkap oleh salah seorang netizen Indonesia yang tinggal di Belanda. Benarkah seorang konglomerat?

Sebelumnya, Marteen Paes jadi perbincangan hangat karena direstui FIFA untuk mendukung tim Garuda di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, pada September 2024. Ayah Maarten Paes, seorang warga Belanda yang tidak memiliki garis keturunan Indonesia. Namun Maarten Paes bisa mendukung atau dinaturalisasi menjadi WNI karena nenek Marteen Paes seorang Blijvers, yang artinya orang keturunan Eropa yang lahir dan menetap di Indonesia, kala itu masih Hindia Belanda.

Nenek Marteen Paes lahir di Kediri di tahun 1940. Kemudian tinggal selama sekitar enam tahun. Ketika Perang Dunia II pecah, nenek Marteen Paes tinggal di kamp-kamp Spanyol-Jepang. Nenek Marteen Paes baru bisa Kembali ke Belanda setelah menumpang sebuah kapal. Sejak saat itu, neneknya menetap di Belanda.

Ayah Marteen Paes

Sosok dan latar belakang ayah Marteen Paes terungkap karena seorang netizen Indonesia yang tinggal di Belanda membagikan informasinya. Melalui akun TikTok pribadi @yesidibelanda, Yesi menceritakan Vincent Paes yang merupakan ayah Marteen Paes merupakan konglomerat di Belanda yang memiliki banyak perusahaan.

Yesi melalui akun tiktoknya mengatakan sejak kecil Marteen Paes sudah terbiasa hidup mewah. Kiper Timnas Indonesia itu pernah tinggal di vila dengan luas 2.600 meter persegi. Vila itu memiliki 18 kamar, sauna, dan kolam renang. Vila tersebut sudah dijual pada 2018 seharga 3,2 juta Euro atau setara engan Rp54 miliar.

Vincent Paes, ayah Marteen Paes menempuh Pendidikan ekonomi di Tillburg. Setelah lulus, ia mulai bekerja di bisnis keluarga. Pada masa itu bergerak di bidang pengerukan pasir dan kerikil.

Vincent Paes mengambil alih bisnis keluarga pada 1986 setelah ayahnya meninggal. Ia mengembangkan bisnis bersama sepupunya. Vincent Paes juga mengambil alih saham dari anggota keluarga lain dan menduduki kursi dewan direksi Paes Group.

Bersama perusahaan, ia melakukan ekspansi ke berbagai negara di Eropa. Paes Group juga mengakuisisi beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pengaspalan dan beton.

baca juga

Paes Group sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di semua aspek industri listrik yang berbasis di Canberra, ACT. Perusahaan juga menyediakan layanan pemasangan dan instalasi komersil, pemeliharaan Gedung, konstruksi dan instalasi perbaikan bangunan.

Vincent Paes berkedudukan sebagai chairman. Selain itu, ayah Marteen Paes juga merupakan Direktur Vincent Paes BV,CFO Holistisch Living Estate, dan juga memiliki tempat rekreasi di Zanzibar, Tanzania.

Demikian itu informasi ayah Marteen Paes. Semoga dapat dipahami.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hubungan Luna Bijl dan Gigi Hadid, Pacar Maarten Paes Masuk Circle Model Top Dunia

Hubungan Luna Bijl dan Gigi Hadid, Pacar Maarten Paes Masuk Circle Model Top Dunia

Lifestyle | Rabu, 27 November 2024 | 12:46 WIB

Nikmati Atmosfer Gila Bola di Indonesia, Ragnar Oratmangoen Ungkap Mimpinya

Nikmati Atmosfer Gila Bola di Indonesia, Ragnar Oratmangoen Ungkap Mimpinya

Your Say | Rabu, 27 November 2024 | 13:25 WIB

Ragnar Oratmangoen ke Media Belanda: Mimpi ke Piala Dunia itu...

Ragnar Oratmangoen ke Media Belanda: Mimpi ke Piala Dunia itu...

Bola | Rabu, 27 November 2024 | 09:48 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×