Kevin Diks: Dulu Saya Hanya Tukang Pencuci Piring di Restoran

Arif Budi

Kamis, 12 Desember 2024 | 14:55 WIB
Kevin Diks: Dulu Saya Hanya Tukang Pencuci Piring di Restoran
Momen Kevin Diks debut bersama timnas Indonesia. (Instagram/@kevindiks2)

Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Kevin Diks memiliki kisah menarik sebelum namanya setenar sekarang. Ternyata ia dulu pernah bekerja sebagai pencuci piring di restoran Belanda.

Nama Kevin Diks saat ini dikenal oleh kalangan luas, khususnya di Indonesia. Sebab, ia baru menjadi WNI dan telah menjalani debut bersama skuad Garuda ketika melawan Jepang.

Di level klub, pemain 28 tahun tersebut juga punya karier stabil. Ia bermain bersama salah satu klub papan atas Denmark, FC Copenhagen.

Menariknya sebelum setenar sekarang, Kevin Diks memiliki perjuangan yang berat. Ia mengisahkan dirinya pernah menjadi pencuci piring ketika usianya 15 tahun.

Menukil dari Dutch Review, di Belanda saat berusia 15 tahun memang diperbolehkan untuk bekerja ringan guna membantu menambah uang jajan. Nah, pemain keturunan Maluku tesebut mengisi waktu luangnya untuk bekerja.

"Waktu berusia 15 tahun, saya tidak menyangka bisa bermain di tim (senior Vitesse). Karena waktu itu saya hanya tukang bersih-bersih di restoran. Saya bekerja empat hari per bulan, setiap minggu untuk bersihkan piring-piring di restoran," ucap Diks dalam wawancara di Youtube Yussa Nugraha 2020 silam.

Kehidupan Diks di sepak bola profesional lantas berubah karena dirinya mendapatkan kontrak pada usia 16 tahun.

Sosok paling berpengaruh dalam hidupnya adalah Peter Bosz yang saat ini menjadi pelatih PSV Eindhoven.

Ketika di Vitesse dan diasuh oleh Bosz, Kevin Diks mendapatkan kesempatan bermain di tim utama saat usianya masih sangat muda, yakni 17 tahun.

baca juga

"Waktu saya umur 17 tahun, saya sudah ti tim utama. Pelatih Peter Bosz memanggil saya ke tim utama dan sejak itu saya selalu di tim utama," sambung Diks.

Momen debut Kevin Diks sendiri adalah ketika Vitesse melawan PEC Zwolle. Kala itu bek kanan Bertrad Traore mengalami cedera, sehingga Bosz memberikan kepercayaan oleh pemain keturunan Indonesia di usianya yang masih 17 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tingkah Kocak Timnas Laos Jelang Lawan Indonesia, Dengerin Lagu NDX hingga Makan Micin

3 Tingkah Kocak Timnas Laos Jelang Lawan Indonesia, Dengerin Lagu NDX hingga Makan Micin

Bola | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:19 WIB

Tim Geypens: Bersemangat Main untuk Timnas Indonesia

Tim Geypens: Bersemangat Main untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 12 Desember 2024 | 13:58 WIB

Perbedaan Bus Timnas Indonesia dengan Laos, Netizen Merasa Kasihan

Perbedaan Bus Timnas Indonesia dengan Laos, Netizen Merasa Kasihan

Bola | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:30 WIB

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pemain Vietnam Justru Disuruh Beternak Ayam Saja

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pemain Vietnam Justru Disuruh Beternak Ayam Saja

Bola | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:57 WIB

Rizky Ridho: Kadang Takut Ketika ...

Rizky Ridho: Kadang Takut Ketika ...

Bola | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:32 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×