Merinding! Fakta Lain Kasus Kecelakaan Patrick Kluivert 29 Tahun Lalu

Galih Prasetyo

Jum'at, 17 Januari 2025 | 23:10 WIB
Merinding! Fakta Lain Kasus Kecelakaan Patrick Kluivert 29 Tahun Lalu
Patrick Kluivert diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. [Dok. Ig/@patrickkluivert9]

Suara.com - Catatan masa lalu tak bisa dihapuskan dari pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Ia pernah terlibat kecelakaan maut yang makan korban jiwa.

Kluivert pada 1995 silam terlibat kecelakaan maut yang menewaskan seorang sutradara teater bernama Martin Putnam. Saat itu usia Kluivert masih 19 tahun dan masih bermain untuk Ajax.

Kecelakaan maut terjadi di Amsterdam, Belanda dan Kluivert saat itu tengah mengendarai mobil BMW M3 sedangkan korban menggunakan mobil Ford Orion.

Ada dugaan saat itu Kluivert dalam kondisi mabuk. Kasus ini kemudian membuat Kluivert mendapat sanksi hukuman pelayanan masyarakat.

"Dia (Kluivert) mendapat hukuman hukuman pelayanan masyarakat dan hanya setahun setelahnya kembali mendapat masalah," tulis salah satu media Belanda, Volkskrant.

Insiden kecelakaan maut ini pada kala itu memang menempatkan Kluivert dalam kursi pesakitan. Ia dihujat oleh publik Belanda. Bahkan Kluivert sempat 'dihakimi' saat diundang ke acara televisi Belanda.

Menariknya di acara itu kemudian terkuak fakta soal kecelakaan maut tersebut. Pada 2006, Kluivert diundang ke acara Holland Sport yang dipandu oleh Wilfried de Jong dan Matthijs van Nieuwkerk.

Awalnya Kluivert datang ke talkshow itu untuk mempromosikan buku biografi miliknya. Namun tiga menit talkshow itu berlangsung, host de Jong singgung soal kecelakaan maut 1995 silam.

De jong seperti dilansir dari tijdschrift.nl bertanya kepada Kluivert, apakah ia sudah bertemu istri dan putri Martin Putnam.

baca juga

Kluivert kemudian mengaku baru bertemu keluarga korban 11 tahun kemudian. Itupun karena faktor ketidaksengajaan.

"Putrinya datang ke meja saya dengan menangis. Kami mulai berbicara dan bertukar nomor," kata Kluivert.

"Sejauh ini saya sudah berhubungan dengannya dan saya senang dengan hal itu," sambung pelatih Timnas Indonesia itu.

Rupanya jawaban Kluivert itu membuat host de Jong mempertanyakan kebenarannya. "Anda bisa langsung menghubunginya bukan? Itu butuh waktu 11 tahun? Anda tidak mengulurkan tangan?" cecar de Jong.

"Aku melakukannya. Beberapa tahun yang lalu. Juga setelah kecelakan itu," jawab Kluivert.

Sayangnya lagi-lagi pernyataan Kluivert dibantah oleh de Jong. Host acara itu mengemukakan fakta lain.

"Kamu masih belum menghubungi mereka. Saya kenal keluarganya dan saya menelepon mereka kemarin. Kamu baru mengirim pesan kemarin, tiga bulan setelah pertemuan di restoran," kata de Jong.

Kluivert kemudian terpojok dengan pernyataan host. Ia menyebut bahwa sangat sulit baginya untuk melakukan itu.

"Serius? Tidak semudah itu untuk melakukan kontak langsung. Eh bagaimana ya saya bicaranya. Ini sangat sulit bagi saya dan keluarga. Mungkin aku memang tidak bisa melakukannya," kata Kluivert.

De jong kemudian memberikan pesan untuk Kluivert, "Kalau begitu, saya mendapat kesan bahwa masih banyak yang harus dilakukan dalam hidupmu, Patrick,"

"Anda baru mengirim pesan teks kepada keluarga korban, sehari setelah buku Anda akan diterbitkan. Mengapa tidak dari dulu?" tambah De Jong.

Dicecar dengan pertanyaan itu, Kluivert hanya menjawab singkat, "Aku benar-benar tidak tahu,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Persija Absen di Pertemuan dengan Patrick Kluivert, Prapanca: Bingung Kita

Alasan Persija Absen di Pertemuan dengan Patrick Kluivert, Prapanca: Bingung Kita

Bola | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:35 WIB

Warganet Desak Rizky Ridho Dijual, Bos Persija: Sini Datang ke Kantor

Warganet Desak Rizky Ridho Dijual, Bos Persija: Sini Datang ke Kantor

Bola | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:05 WIB

Pratama Arhan Hampir Gabung Persija? Bambang Pamungkas: Yes tapi Kemudian...

Pratama Arhan Hampir Gabung Persija? Bambang Pamungkas: Yes tapi Kemudian...

Bola | Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:07 WIB

Jairo Riedewald: Nenek Saya Gembira Saat Dengar Saya Akan ke Indonesia

Jairo Riedewald: Nenek Saya Gembira Saat Dengar Saya Akan ke Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:05 WIB

Dua Pemain Keturunan yang Batal Perkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025

Dua Pemain Keturunan yang Batal Perkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025

Bola | Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×