Simon Tahamata: Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Maluku Jadi Negara Merdeka

Galih Prasetyo | Suara.com

Senin, 03 Februari 2025 | 20:56 WIB
Simon Tahamata: Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Maluku Jadi Negara Merdeka
Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. [Tangkap layar Youtube]

Suara.com - Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. Rumor ini muncul pasca Simon kedapatan mengikuti akun Instagram ketum PSSI Erick Thohir.

Simon Tahamata lahir di barak Vught, salah satu kamp yang dibuka oleh pemerintah Belanda untuk menampung orang-orang Maluku yang hijrah pasca aksi Republik Maluku Selatan atau RMS.

"Saya lahir di barak Vught. Ketika saya 5 tahun, keluargaku pindah ke kawasan Tiel, Diderik Vijghstraat, yang waktu itu merupakan pinggiran desa," kata Simon kepada salah satu media Belanda, AD.nl pada 11 Juni 2017.

Di luar kehebatannya sebagai pesepak bola, ada fakta yang tak bisa dipisahkan dari Simon Tahamata. Suka tidak suka, Simon menjadi salah satu pesepak bola di Belanda yang bersimpatik dengan gerakan RMS.

Simon menceritakan banyak faktor yang membuatnya bersimpatik pada gerakan yang dicap pemerintah Indonesia sebagai aksi makar. Salah satunya soal latar belakang sang ayah sebagai prajurit KNIL.

Ayah Simon bernama Lambert Tahamata dan ibunya bernama Octovina Leatemia.

"Ayah saya Lambert adalah prajurit KNIL. Lelaki yang sangat tegas. Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat manis. Ia mesin keluarga. Ada 12 anak di rumah kami," ungkap Simon.

Orang-orang Maluku yang pindah ke Belanda ini kemudian terus memperjuangkan eksistensi RMS di pengasingan. Simon mengakui bahwa ia mulai bersimpatik pada gerakan itu di usianya 19 tahun.

"Saya harus tunjukkan latar belakang Maluku saya pada 1977. Sebelumnya banyak orang mengira saya orang Suriname," ungkapnya.

"Saya merasa saya harus bersuara. Sejarah kita, nasib orang Maluku, masih belum atau hampir tidak disebutkan dalam buku sejarah Belanda. Ini adalah halaman gelap yang lebih baik ditinggalkan. Itulah sebabnya saya terus menceritakan kisah itu, bahkan 40 tahun kemudian," ujarnya.

Menariknya, Simon juga tak suka dengan aktivis-aktivis pro RMS yang kerap menggunakan kekerasan untuk suara mereka didengarkan. Menurutnya hal itu membuat orang tak berdosa menjadi korban.

Simon Tahamata pernah kritik program naturalisasi PSSI. (Instagram/@afcajax)
Simon Tahamata pernah kritik program naturalisasi PSSI. (Instagram/@afcajax)

"Sejumlah aktivis menggunakan kekerasan dan korban yang tidak bersalah terbunuh. Itu sangat buruk. Saya pun memahami betul bahwa para penyintas masa lalu itu kini kesulitan untuk didengarkan," ucapnya.

Lebih lanjut soa gerakan RMS yang tetap berjuang untuk merdeka dari NKRI, Simon punya pandangan tersendiri. Terpenting bagi Simon ialah gerakan muda harus tahu sejarah dan jika ingin merdeka orang-orang Maluku harus punya kualitas dan kemampuan.

"Hanya Dia (Tuhan) yang tahu kapan impian RMS akan menjadi kenyataan. Saya harus tetap percaya bahwa semua akan baik-baik saja. Meskipun aku mungkin tidak mengalaminya seumur hidupku. Untuk generasi ketiga dan keempat Maluku harus bisa memastikan bahwa mereka siap untuk menjadi negara. Jadi penting bagi mereka untuk dibesarkan dengan kualitas dan kemampuan bagus," ungkap Simon Tahamata.

Menariknya, Simon Tahamata juga sempat mengutarakan kritik pedas kepada pemerintah Belanda. Menurutnya, pemerintah Belanda mengabaikan orang-orang Maluku padahal mereka sudah berkorban nyawa untuk Merah Putih Biru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Masih Percaya Orang Shin Tae-yong, Sumardji: Saya Diperintah Ketum untuk...

PSSI Masih Percaya Orang Shin Tae-yong, Sumardji: Saya Diperintah Ketum untuk...

Bola | Senin, 03 Februari 2025 | 20:43 WIB

3 Pemain yang Rawan Tergeser Jika Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia

3 Pemain yang Rawan Tergeser Jika Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 03 Februari 2025 | 20:30 WIB

Calvin Verdonk Dinilai Pemain Kidal Terbaik di Timnas Indonesia

Calvin Verdonk Dinilai Pemain Kidal Terbaik di Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Februari 2025 | 20:15 WIB

Bek Persija Jakarta Berlabel Timnas Indonesia Resmi Gabung Klub Thailand

Bek Persija Jakarta Berlabel Timnas Indonesia Resmi Gabung Klub Thailand

Bola | Senin, 03 Februari 2025 | 19:10 WIB

PSSI Tolak Bahas Pemecatan Shin Tae-yong Dihadapan Komisi X DPR: Soal STY Maaf...

PSSI Tolak Bahas Pemecatan Shin Tae-yong Dihadapan Komisi X DPR: Soal STY Maaf...

Bola | Senin, 03 Februari 2025 | 19:06 WIB

Terkini

Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia

Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:47 WIB

Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League

Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:37 WIB

Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong

Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:31 WIB

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni

Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:17 WIB

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:09 WIB

Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?

Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:08 WIB

85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo

85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:55 WIB

Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik

Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:50 WIB

Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG

Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:37 WIB