Simon Tahamata Kecewa dengan Belanda: Orang Maluku Berjuang untuk Mereka, tapi...

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2025 | 15:59 WIB
Simon Tahamata Kecewa dengan Belanda: Orang Maluku Berjuang untuk Mereka, tapi...
Simon Tahamata eks Ajax dirumorkan jadi Dirtek Timnas Indonesia. Dia sempat mengaku kecewa dengan Belanda, negara yang membesarkan namanya itu. [Instagram Simon Tahamata]

Suara.com - Eks Timnas Belanda dan Ajax Amsterdam berdarah Indonesia, Simon Tahamata, diam-diam menyimpan kekecewaan besar terhadap Negeri Kincir Angin.

Meski mendapat popularitas setelah membela klub raksasa Ajax dan Timnas Belanda, sosok yang digadang-gadang menjadi Direktur Teknik PSSI itu memiliki kenangan pahit dengan Belanda.

Ya, sebagai orang Maluku asli yang lahir dari kedua orang tua Indonesia, Simon melihat bagaimana komunitasnya kesulitan di "negeri orang".

Menyitat media Belanda, Vanderleymedia, sebanyak 12.500 warga Maluku Selatan kabur ke Belanda pada 1951.

Mereka meninggalkan Indonesia buntut dari konflik yang terjadi setelah memproklamirkan negara Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon pada 1950.

Simon Tahamata dikabarkan akan segera menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia.
Simon Tahamata dikabarkan akan segera menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia.

Dua dari 12.500 orang Maluku yang mengungsi ke Belanda diketahui merupakan orang tua dari Simon Tahamata.

Ayahnya diketahui merupakan tentara KNIL alias angkatan bersenjata Hindia Belanda di masa penjajahan.

Simon sendiri pada akhirnya lahir di Vught, Belanda pada 26 Mei 1956. Dia dan keluarganya sempat tak memiliki paspor alias warga tak bernegara, sebelum karier sepak bola membuatnya mendapat kewarganegaraan Belanda pada 1976.

Sebelum dan sesudah menjadi warga negara Belanda, Simon menyaksikan bagaimana orang-orang Maluku yang tinggal di Negeri Kincir Angin, sejatinya sempat punya konflik dengan Belanda.

"Setelah menduduki kedutaan besar Indonesia di Wassenaar pada tahun 1970 (satu orang tewas), sekelompok pemuda Maluku dari wilayah utara negara itu membajak sebuah kereta api dua kali," tulis Vanderleymedia.

"Pada tahun 1975, tiga orang tewas di dekat Wijster. Pada tahun 1977, dua sandera dan enam pembajak tewas di dekat De Punt setelah tentara menyerbunya."

"Penyanderaan sekelompok anak sekolah di Bovensmilde berakhir tanpa pertumpahan darah. Kekerasan itu menyebabkan ketegangan sosial yang besar antara Belanda dan orang-orang Maluku."

Simon Tahamata mengaku paham bahwa tindakan yang dilakukan orang-orang Maluku tidak datang tanpa sebab, melainkan buah dari perlakuan tidak baik negara Belanda terhadap orang-orang Maluku.

"Itu semua ada hubungannya dengan cara pemerintah Belanda memperlakukan ayah kami," kata Tahamata.

Menurutnya, orang-orang Maluku di Belanda merasa kecewa karena saat jaman penjajahan Hindia Belanda, mereka membela Negeri Kincir Angin tetapi tidak diberikan perhatian saat masa-masa sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Punya 3 Penyerang Naturalisasi, Siapa yang Statistiknya Paling Ngeri?

Timnas Indonesia Punya 3 Penyerang Naturalisasi, Siapa yang Statistiknya Paling Ngeri?

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:38 WIB

Filosofi Sjoerd Woudenberg Pelatih Kiper Timnas Indonesia: Kemampuan Shoot Stoping Jadi Hal Utama

Filosofi Sjoerd Woudenberg Pelatih Kiper Timnas Indonesia: Kemampuan Shoot Stoping Jadi Hal Utama

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:36 WIB

Profil Pangeran Khoirul Saleh, Anggota DPR yang Minta Tim Geypens Tes Pancasila

Profil Pangeran Khoirul Saleh, Anggota DPR yang Minta Tim Geypens Tes Pancasila

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:09 WIB

Kualitas Pemain Mumpuni, Bojan Hodak Heran Dewa United Tak di Papan Atas

Kualitas Pemain Mumpuni, Bojan Hodak Heran Dewa United Tak di Papan Atas

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:04 WIB

Bojan Hodak Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Legendaris Indra Thohir di Persib Bandung

Bojan Hodak Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Legendaris Indra Thohir di Persib Bandung

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:01 WIB

Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg

Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:52 WIB

Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa

Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:49 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:46 WIB

Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol

Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:45 WIB

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:40 WIB

Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia  U-17

Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:36 WIB