Siapa Herman Dzumafo? Striker 44 Tahun Tunggu Panggilan Patrick Kluivert Bela Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Maret 2025 | 10:38 WIB
Siapa Herman Dzumafo? Striker 44 Tahun Tunggu Panggilan Patrick Kluivert Bela Timnas Indonesia
Herman Dzumafo, Striker naturalisasi berusia 44 tahun. (IG Herman Dzumafo)

Suara.com - Siapa Herman Dzumafo? Striker naturalisasi berusia 44 tahun yang secara blak-blakan menyebut dirinya menunggu panggilan Patrick Kluivert untuk membela Timnas Indonesia.

Herman Dzumafo belakangan membuat geger publik Tanah Air usai menyebut dirinya siap dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.

Hal ini diutarakannya seiring kebutuhan penyerang murni di skuad Garuda. Karenanya, ia pun mengaku menunggu panggilan Patrick Kluivert.

Meski begitu, Herman Dzumafo sadar diri. Pasalnya ia sudah berusia senja sebagai pemain, sehingga kecil dan mustahil dirinya dilirik oleh Timnas Indonesia.

“Semua pemain tentu punya keinginan untuk membela Timnas. Jadi, kalau ada panggilan, justru saya akan respon positif,” kata Dzumafo, dikutip dari akun Instagram @cctvbola24jam.

“Tapi, saya harus tahu juga, umur saya sudah tidak muda lagi untuk bersaing di level yang sangat tinggi. Tapi, saya yakin dengan keinginan saya, kerja keras, saya bisa,” lanjutnya.

Keinginannya membela Timnas Indonesia juga tak lepas dari fakta bahwa penyerang keturunan Kamerun itu sudah menjadi WNI sejak 2017.

Namun usai menjadi WNI, penyerang yang kini bermain untuk Persiba Balikpapan di Liga Nusantara atau Liga 3 itu belum pernah mengenakan seragam Merah Putih di pentas internasional.

Lantas, siapakah sosok Herman Dzumafo tersebut? Seperti apa perjalanan kariernya hingga memutuskan menjadi WNI?

baca juga

Malang Melintang di Indonesia

Herman Dzumafo merupakan penyerang yang berasal dari Kamerun dan telah menjadi WNI. Ia lahir di Douala pada 21 November 1980 dengan nama lengkap Herman Dzumafo Epandi.

Kariernya di sepak bola bermula di kampung halamannya pada awal 2000 an dengan membela Caiman, Cintra Yaounde, Sable FC, dan Coton Sport FC dari 2001 hingga 2007.

Pada tahun 2007, Dzumafo berpetualang ke Tanah Air dengan berlabuh di Riau untuk membela PSPS Pekanbaru.

Di PSPS, Dzumafo menjadi idola publik Riau karena ketajamannya. Selama lima tahun membela Askar Bertuah, ia mampu mencetak 60 gol dari 120 laga.

Hal ini kemudian membawa Dzumafo hijrah ke Arema Indonesia pada 2012, di mana ia mencetak 6 gol dari 17 laga dan berlanjut bergabung Persib Bandung pada Oktober 2012.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Pelatih Chelsea ke Ole Romeny CS: Mereka Tak Terlalu Berbahaya

Eks Pelatih Chelsea ke Ole Romeny CS: Mereka Tak Terlalu Berbahaya

Bola | Senin, 03 Maret 2025 | 10:16 WIB

Media Irak Prediksi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Sudah Naturalisasi 19 Pemain

Media Irak Prediksi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Sudah Naturalisasi 19 Pemain

Bola | Senin, 03 Maret 2025 | 10:05 WIB

Sempat Goda Alex Pastoor, Bos SC Heerenveen: Dia Fokus di Timnas Indonesia

Sempat Goda Alex Pastoor, Bos SC Heerenveen: Dia Fokus di Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Maret 2025 | 09:10 WIB

Terkini

Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial

Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar

Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:40 WIB

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:29 WIB

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:48 WIB

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:31 WIB

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:18 WIB

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:16 WIB

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB