44 Tahun Nasib Buruk Timnas Indonesia di Kandang Australia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 20 Maret 2025 | 11:15 WIB
44 Tahun Nasib Buruk Timnas Indonesia di Kandang Australia
Pada laga yang akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB, skuad Garuda dijadwalkan bertemu Timnas Australia dalam matchday ketujuh Grup C. Di balik itu, Timnas Indonesia dihantui rekor buruk selama 44 tahun. Apa itu? (IG Timnas Indonesia)

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada laga yang akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB, skuad Garuda dijadwalkan bertemu Timnas Australia dalam matchday ketujuh Grup C. Di balik itu, Timnas Indonesia dihantui rekor buruk selama 44 tahun. Apa itu?

Pertandingan ini menjadi krusial bagi Indonesia, yang ingin memperbesar peluang lolos ke putaran final. Namun, ada catatan yang kurang menyenangkan bagi skuad asuhan Patrick Kluivert: Indonesia sudah 44 tahun tidak pernah menang melawan Australia.

Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Australia

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Timnas Indonesia dan Australia telah berhadapan sebanyak 16 kali dalam berbagai ajang internasional.

Dari jumlah tersebut, The Socceroos mencatat dominasi mutlak dengan meraih 10 kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang. Ini berarti Indonesia hanya mampu meraih kemenangan dalam dua kesempatan.

Kemenangan pertama Indonesia atas Australia terjadi pada ajang Pra-Olimpiade 1960. Saat itu, Garuda berhasil menaklukkan tim lawan dengan skor 2-0.

Sedangkan kemenangan kedua terjadi dalam Kualifikasi Piala Dunia 1982, ketika gol tunggal Herry Riswanto pada menit ke-88 memastikan kemenangan 1-0 bagi Indonesia. Sayangnya, sejak kemenangan tersebut, Indonesia tak lagi mampu mengalahkan Australia dalam pertandingan resmi.

Paceklik Kemenangan Selama 44 Tahun

Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam persiapan tersebut, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara era kepelatihan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. (IG Timnas Indonesia)
Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam persiapan tersebut, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara era kepelatihan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. (IG Timnas Indonesia)

Setelah kemenangan terakhir pada 1981, Timnas Indonesia mengalami kesulitan setiap kali berhadapan dengan Australia.

baca juga

Bahkan, kekalahan terbesar dialami dalam pertemuan terbaru di babak 16 besar Piala Asia 2023, yang berakhir dengan skor 0-4 di Qatar pada Januari 2024. Kekalahan ini semakin menegaskan kesenjangan kualitas antara kedua tim.

Selain itu, Indonesia selalu gagal meraih hasil positif setiap kali bertandang ke Australia. Setiap pertandingan yang berlangsung di negeri Kanguru selalu berakhir dengan kemenangan bagi tim tuan rumah. Catatan buruk ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda dalam laga mendatang.

Peluang Indonesia Memutus Tren Negatif

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan keyakinannya bahwa skuad Garuda akan tampil di Piala Dunia 2026. (PSSI)
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan keyakinannya bahwa skuad Garuda akan tampil di Piala Dunia 2026. (PSSI)

Meskipun catatan sejarah tidak berpihak kepada Indonesia, peluang untuk mencetak kejutan tetap terbuka.

Australia kali ini tidak akan tampil dengan kekuatan penuh, lantaran beberapa pemain kunci mereka mengalami cedera dan harus absen. Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh Indonesia yang datang dengan skuad terbaiknya.

Timnas Indonesia saat ini memiliki sejumlah pemain muda berbakat serta beberapa pemain naturalisasi yang diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia akan Pakai Jersey Kandang Merah-Putih Saat Melawan Australia

Timnas Indonesia akan Pakai Jersey Kandang Merah-Putih Saat Melawan Australia

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 10:44 WIB

Australia Waspada! Tony Popovic Tak Ingin Remehkan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Australia Waspada! Tony Popovic Tak Ingin Remehkan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 10:28 WIB

5 Tantangan Besar Timnas Indonesia Jelang Duel Krusial Melawan Australia

5 Tantangan Besar Timnas Indonesia Jelang Duel Krusial Melawan Australia

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 10:03 WIB

Terkini

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

×