Patrick Kluivert Ramal Masa Depan Timnas Indonesia, Isinya Bikin Kaget

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 01 April 2025 | 16:49 WIB
Patrick Kluivert Ramal Masa Depan Timnas Indonesia, Isinya Bikin Kaget
Patrick Kluivert sudah dua kali memimpin pertandingan Timnas Indonesia. Di laga debutnya saat bersua Australia, tim Merah Putih kalah dengan skor telak 1-5 dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret lalu. (Kitagaruda.id)

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert meramal masa depan tim asuhannya. Ia percaya skuad Garuda akan bersinar karena memiliki masa depan yang cerah.

Patrick Kluivert menukangi Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong. Lelaki asal Belanda itu punya beban besar karena kesuksesan pelatih sebelumnya yang dipecat PSSI dengan alasan komunikasi dan dinamika kepemimpinan.

Patrick Kluivert sudah dua kali memimpin pertandingan Timnas Indonesia. Di laga debutnya saat bersua Australia, tim Merah Putih kalah dengan skor telak 1-5 dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret lalu.

Kemudian lima hari setelahnya, Kluivert berhasil membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Melihat hasil kemenangan tersebut, Kluivert optimistis pada perjuangan Timnas Indonesia di masa depan. Kemenangan atas Bahrain adalah awal dari kesuksesan Jay Idzes dan kawan-kawan.

“Dari sudut pandang saya, ini baru permulaan,” kata Kluivert dilansir dari laman FIFA.

“Kami kini punya lebih banyak waktu untuk berkembang dan meningkatkan performa kami. Saya tahu para pemain ini bisa bermain di level yang jauh lebih tinggi."

Patrick Kluivert sudah dua kali memimpin pertandingan Timnas Indonesia. Di laga debutnya saat bersua Australia, tim Merah Putih kalah dengan skor telak 1-5 dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret lalu. [Suara.com/Alfian Winanto]
Patrick Kluivert sudah dua kali memimpin pertandingan Timnas Indonesia. Di laga debutnya saat bersua Australia, tim Merah Putih kalah dengan skor telak 1-5 dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret lalu. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Fokus kami tertuju pada apa yang akan terjadi di masa mendatang, khususnya Juni 2025. Kami punya waktu untuk menyempurnakan segalanya dan memaksimalkan potensi kami," sambungnya.

Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan krusial pada Juni 2025. Pertama menghadapi China, lalu di laga selanjutnya bertandang ke markas Jepang.

baca juga

Pertandingan kontra China yang kemungkinan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni mendatang wajib dimenangi Timnas Indonesia. Dengan begitu, skuad Garuda bisa melenggang ke fase selanjutnya.

Sedangkan melawan Jepang, Timnas Indonesia diharapkan bisa menahan imbang. Agak sulit memang karena Jepang adalah tim superior ditambah lagi tampil sebagai tuan rumah.

Bagi Patrick Kluivert, apa pun bisa terjadi. Ia melihat anak asuhannya bermain menggunakan hati sehingga peluang bisa didapatkan.

“Saya sangat bangga dengan tim ini. Mereka bermain dengan sepenuh hati dan menciptakan banyak peluang, dan saya melihat masa depan yang cerah bagi masing-masing dari mereka. Saya benar-benar percaya ini hanyalah permulaan dan saya sangat bangga," pungkasnya.

Klasemen Grup C ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

Klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Jepang saat ini menjadi tim pertama yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026, memimpin klasemen dengan 20 poin dari 8 pertandingan.

Australia berada di posisi kedua dengan 13 poin, namun mereka tetap harus waspada karena Arab Saudi yang berada di posisi ketiga dengan 10 poin, terus mengancam.

Timnas Indonesia mengumpulkan 9 poin dan berada di posisi keempat. Meski berada di luar zona aman, peluang Indonesia untuk finis di posisi kedua masih terbuka lebar, tergantung pada hasil yang diraih oleh tim-tim di atas mereka pada dua laga terakhir.

Bahrain ada di posisi kelima, sementara China terperosok di dasar klasemen dengan 6 poin dari 8 pertandingan.

Meskipun China dan Bahrain berada di posisi terbawah, kedua tim ini masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka, namun semuanya bergantung pada hasil dua pertandingan terakhir mereka serta kegagalan tim-tim di atas mereka untuk meraih poin penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Maluku Navarone Foor 'Resmi' Jadi WNI, Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang?

Pemain Keturunan Maluku Navarone Foor 'Resmi' Jadi WNI, Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang?

Bola | Selasa, 01 April 2025 | 16:40 WIB

Paradoks! Dirayu Timnas Indonesia, Kondisi Tristan Gooijer Lagi Menyedihkan di Klub

Paradoks! Dirayu Timnas Indonesia, Kondisi Tristan Gooijer Lagi Menyedihkan di Klub

Bola | Selasa, 01 April 2025 | 15:15 WIB

Pratama Arhan Tertawa Rizky Ridho Cedera: Kamu Itu Aset Negara!

Pratama Arhan Tertawa Rizky Ridho Cedera: Kamu Itu Aset Negara!

Bola | Selasa, 01 April 2025 | 14:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×