Perbandingan 3 Pelatih Timnas Indonesia Kelompok Umur vs Korea Selatan, Indra Sjafri Apes!

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 06 April 2025 | 06:28 WIB
Perbandingan 3 Pelatih Timnas Indonesia Kelompok Umur vs Korea Selatan, Indra Sjafri Apes!
Membandingkan hasil yang didapat tiga pelatih Timnas Indonesia kelompok umur, yakni U-17, U-20, dan U-23 saat menghadapi Korea Selatan, di mana Indra Sjafri paling apes. (IG garudascouts)

Suara.com - Membandingkan hasil yang didapat tiga pelatih Timnas Indonesia kelompok umur, yakni U-17, U-20, dan U-23 saat menghadapi Korea Selatan, di mana Indra Sjafri paling apes.

Dalam satu tahun terakhir, Timnas Indonesia kelompok umur kerap bersua Korea Selatan kelompok umur di ajang resmi AFC ataupun di kompetisi sekelas turnamen.

Terhitung sejak 2024 lalu, Timnas Indonesia kelompok umur sudah bertemu Korea Selatan sebanyak tiga kali di berbagai kompetisi.

Pertemuan pertama terjadi saat Timnas Indonesia U-23 besutan Shin Tae-yong berhadapan dengan Korea Selatan U-23 di ajang Piala Asia U-23 2024 lalu.

Kemudian pertemuan kedua terjadi saat Timnas Indonesia U-20 besutan Indra Sjafri bertemu Korea Selatan U-20 di turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024.

Lalu pertemuan ketiga atau pertemuan terakhir sejauh ini tercipta di Piala Asia U-20 2025, saat Timnas Indonesia U-17 besutan Nova Arianto bertemu Korea Selatan U-17.

Dari tiga pertemuan antara dua tim kelompok umur itu, Timnas Indonesia mendapati hasil berbeda dengan para pelatihnya.

Lantas, siapa dari tiga pelatih Timnas Indonesia kelompok umur itu yang punya catatan apik atas Korea Selatan kelompok umur? Berikut rangkumannya.

1. Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 (Shin Tae-yong)

baca juga
Kekalahan telak ini membuat nama Shin Tae-yong kembali digaungkan netizen. Mayoritas netizen mengutuk keputusan PSSI memecatnya dan menunjuk Patrick Kluivert pasca kekalahan telak itu. (IG Shin Tae-yong)
Kekalahan telak ini membuat nama Shin Tae-yong kembali digaungkan netizen. Mayoritas netizen mengutuk keputusan PSSI memecatnya dan menunjuk Patrick Kluivert pasca kekalahan telak itu. (IG Shin Tae-yong)

Di Piala Asia U-23 2024 lalu, Timnas Indonesia U-23 yang dipimpin Shin Tae-yong bersua dengan Korea Selatan U-23 di babak perempatfinal.

Di babak tersebut, Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia U-23 bermain imbang 2-2 dengan Korea Selatan U-23 hingga babak Extra Time.

Karena bermain imbang, laga dilanjutkan lewat drama adu penalti. Di babak tos-tosan ini, Timnas Indonesia U-23 menang dengan skor 11-10 atas Korea Selatan U-23 dan lolos ke semifinal.

2. Timnas Indonesia U-20 vs Korea Selatan U-20 (Indra Sjafri)

Indra Sjafri. (pssi.org)
Indra Sjafri. (pssi.org)

Selang beberapa bulan kemudian, Indra Sjafri memimpin skuad Timnas Indonesia U-20 yang bertemu Korea Selatan U-20 di ajang Seoul Earth on Us Cup 2024.

Di turnamen eksibisi itu, Timnas Indonesia U-20 yang sempat membekuk Argentina, harus menelan kekalahan dari Korea Selatan U-20 di laga pamungkas.

Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia U-20 besutan Indra Sjafri harus menelan kekalahan dengan skor telak, yakni 0-3, dari Korea Selatan U-20 selaku penggagas turnamen ini.

3. Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17 (Nova Arianto)

Nova Arianto, asisten pelatih yang telah mendampingi Shin Tae-yong selama lebih dari empat tahun, mengungkapkan rasa hormat dan haru melalui sebuah pesan emosional. (IG Shin Tae-yong)
Nova Arianto, asisten pelatih yang telah mendampingi Shin Tae-yong selama lebih dari empat tahun, mengungkapkan rasa hormat dan haru melalui sebuah pesan emosional. (IG Shin Tae-yong)

Usai U-23 dan U-20, giliran Timnas Indonesia U-17 yang bertemu Korea Selatan U-17 di laga perdana grup C Piala Asia U-17 2025.

Di laga ini, Nova Arianto mampu membawa Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan tipis atas Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0.

Kemenangan itu membuat Timnas Indonesia U-17 berpotensi lolos ke perempatfinal Piala Asia U-17 2025 andai bisa mengatasi perlawanan Yaman dan Afghanistan di dua laga tersisa grup C.

Kalahkan Korsel

Timnas Indonesia U-17 berhasil mencuri perhatian pada laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025 usai mengalahkan tim kuat Korea Selatan U-17 dengan skor tipis 1-0.

Laga yang berlangsung di Stadion Pangeran Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Jumat malam (4/4/2025), menjadi momen penting bagi skuad Garuda Asia meski secara statistik mereka berada di bawah lawan.

Gol semata wayang Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta di menit krusial, tepatnya pada waktu tambahan babak kedua (90+2). Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk mengarungi persaingan grup yang cukup ketat.

Meski tampil sebagai pemenang, performa anak asuh Nova Arianto masih menyisakan banyak pekerjaan rumah dari segi penguasaan dan distribusi bola.

Statistik Menggambarkan Dominasi Korea Selatan

Dalam laga tersebut, dominasi Korea Selatan terlihat jelas dari catatan statistik. Mereka lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang. Akurasi umpan Indonesia tercatat hanya 69,7%, jauh tertinggal dari lawannya yang mampu mencatatkan 82%. Ini menjadi indikator bahwa Garuda Asia masih kesulitan dalam membangun serangan secara rapi dan konsisten dari lini ke lini.

Tak hanya itu, sektor umpan silang juga menjadi sorotan. Indonesia melepaskan empat crossing, tetapi semuanya gagal mencapai sasaran. Bandingkan dengan Korea Selatan yang melepaskan 31 umpan silang, dengan enam di antaranya berhasil dieksekusi secara akurat (tingkat keberhasilan 19,4%).

Dari segi tembakan, Timnas Indonesia U-17 hanya mampu menciptakan lima percobaan, dan hanya dua yang mengarah ke gawang. Sementara itu, Korea Selatan tampil agresif dengan total 21 tembakan, meskipun hanya tiga yang tepat sasaran. Ketiganya berhasil diamankan oleh Dafa Setiawarman yang tampil impresif di bawah mistar gawang.

Efisiensi Jadi Kunci Kemenangan

Meski statistik menunjukkan dominasi Korea Selatan, Indonesia menunjukkan tingkat efisiensi tinggi yang menjadi penentu kemenangan. Peluang yang minim mampu dimaksimalkan secara maksimal di penghujung laga. Kedisiplinan lini belakang serta penampilan gemilang penjaga gawang menjadi faktor penting di balik hasil ini.

Kemenangan ini mencerminkan pendekatan realistis dari pelatih Nova Arianto. Meskipun gaya permainan belum berkembang optimal, strategi bertahan dan menyerang balik secara cepat menjadi kunci yang berhasil dieksekusi dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bermain untuk bertahan, tetapi juga tahu kapan harus menyerang secara efektif.

Latar Belakang dan Harapan di Piala Asia U-17 2025

Piala Asia U-17 2025 menjadi panggung penting bagi Indonesia dalam mengembangkan bakat-bakat muda berbakat. Kompetisi ini bukan hanya soal mengejar gelar, tetapi juga untuk membangun fondasi masa depan sepak bola nasional. Kemenangan atas tim sekelas Korea Selatan menjadi sinyal bahwa Indonesia punya potensi besar jika dibina dengan serius dan sistematis.

Skuad muda Indonesia yang didominasi pemain-pemain hasil pembinaan di elite pro academy kini menunjukkan hasil positif. Meski jalan masih panjang, tiga poin pertama ini jelas memberi suntikan moral dan kepercayaan diri. Tantangan berikutnya tentu lebih berat, mengingat tim-tim seperti Jepang dan Arab Saudi juga berada dalam kompetisi ini.

Jika konsistensi dan efisiensi bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin Garuda Asia melangkah lebih jauh dan mencetak sejarah baru. Kunci utamanya adalah bagaimana mereka belajar dari laga ini dan memperbaiki aspek-aspek teknis yang masih lemah.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik Timnas Indonesia U-17 saat Berjumpa Korsel U-17, Kurang Mentereng Tapi Menang!

Statistik Timnas Indonesia U-17 saat Berjumpa Korsel U-17, Kurang Mentereng Tapi Menang!

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 06:16 WIB

Hajar Korsel di Piala Asia U-17 2025, Inilah Fakta Menarik Timnas Indonesia U-17

Hajar Korsel di Piala Asia U-17 2025, Inilah Fakta Menarik Timnas Indonesia U-17

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 06:11 WIB

Rapor Negara ASEAN di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia Bersinar Sendiri!

Rapor Negara ASEAN di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia Bersinar Sendiri!

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 06:09 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×