Akhirnya! Kevin Diks Blak-blakan Dosa Besar Gagal Penalti Hingga Dibantai Australia

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 06 April 2025 | 09:13 WIB
Akhirnya! Kevin Diks Blak-blakan Dosa Besar Gagal Penalti Hingga Dibantai Australia
Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, masih belum bisa melupakan momen krusial saat dirinya gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan melawan Australia. [Dok. PSSI]

Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, masih belum bisa melupakan momen krusial saat dirinya gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan melawan Australia. Laga tersebut merupakan bagian dari putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung di Sydney pada 20 Maret lalu. Kegagalan tersebut dianggap sebagai titik awal kemunduran performa Skuad Garuda yang akhirnya takluk dengan skor telak 1-5 dari tuan rumah.

Pada menit ke-8, Indonesia mendapat peluang emas lewat hadiah penalti. Kevin Diks ditunjuk sebagai eksekutor utama. Dengan penuh keyakinan, ia mengarahkan bola ke sisi kanan gawang.

Meski tendangannya tak berhasil dijangkau oleh kiper Australia, bola justru membentur tiang dan memantul keluar. Momen tersebut menjadi titik kritis yang turut memengaruhi jalannya pertandingan secara keseluruhan.

Dalam penjelasan pascalaga, Kevin mengungkapkan bahwa arah tendangan yang dipilih sudah sesuai dengan rencananya. Berbekal pengalaman sebagai penendang penalti utama di klubnya, FC Copenhagen, ia merasa percaya diri.

Sayangnya, sentuhan akhir yang terlalu tinggi membuat bola gagal bersarang di jaring gawang lawan.

Gagal mencetak gol di menit awal memberi dampak besar pada mental bertanding skuad Indonesia. Australia yang tampil sebagai tuan rumah mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mendominasi permainan.

Dalam tekanan berat, lini belakang Indonesia terlihat kesulitan mengimbangi agresivitas lawan yang bermain cepat dan efisien. Akibatnya, lima gol bersarang di gawang Timnas Indonesia hingga laga usai.

"Kali ini saya tidak melihat ke arah kiper dan saya pikir penalti itu hampir sempurna. Saya menendang bola ke bagian dalam tiang gawang dengan sangat tinggi dan hampir saja sempurna," kata Kevin Diks di kanal YouTube Copenhagen Sundays, Minggu (6/4/2025).

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Kevin Diks usai kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. IG Jay Idzes]
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Kevin Diks usai kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. IG Jay Idzes]

Meski merasa kecewa, Kevin Diks tetap menegaskan bahwa risiko gagal adalah bagian dari tanggung jawab sebagai eksekutor penalti.

baca juga

Menurutnya, keberanian dan kekuatan mental adalah dua hal utama yang harus dimiliki dalam momen-momen krusial seperti itu. Ia menyadari bahwa dalam sepak bola, ada kalanya upaya maksimal tidak selalu berujung pada hasil sesuai harapan.

Di sisi lain, Kevin juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan luar biasa dari para suporter Indonesia. Meski pertandingan digelar di luar negeri, atmosfer di stadion terasa seperti bermain di kandang sendiri.

Diperkirakan sekitar 25.000 suporter Indonesia memadati stadion di Sydney, memberikan dukungan penuh sejak awal laga hingga peluit akhir dibunyikan.

"Tetapi saya pikir hal itu adalah bagian dari pekerjaan. Jika tidak mencoba, Anda tidak akan pernah berhasil. Anda terkadang gagal, harus bangkit, dan melakukan itu."

Antusiasme tersebut menjadi bukti nyata bahwa kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola sangatlah tinggi.

Spanduk, yel-yel, dan berbagai atribut suporter mewarnai tribun stadion, menciptakan suasana yang membanggakan.

Bagi Kevin Diks, semangat dari suporter ini menjadi motivasi tersendiri untuk terus memberikan yang terbaik di laga-laga berikutnya.

Sebagai informasi tambahan, Kevin Diks merupakan pemain naturalisasi berdarah Indonesia-Belanda yang kini menjadi bagian penting dalam lini pertahanan Timnas.

Kariernya di Eropa cukup gemilang, terutama bersama FC Copenhagen yang kerap tampil di kompetisi Eropa.

Kehadirannya di Timnas diharapkan mampu menambah kedalaman skuad, terutama di sektor bek kanan.

Dalam konteks perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, kekalahan dari Australia menjadi peringatan penting untuk evaluasi menyeluruh.

Meski demikian, kesempatan untuk bangkit masih terbuka lebar mengingat masih ada laga-laga penentuan ke depan. Konsistensi permainan dan mental bertanding akan menjadi faktor kunci untuk meraih hasil lebih baik.

Para pemain, termasuk Kevin Diks, kini dituntut untuk melupakan kegagalan dan fokus pada pertandingan selanjutnya.

Dengan dukungan penuh dari suporter dan pembenahan taktik dari pelatih, peluang untuk menciptakan kejutan masih sangat mungkin terjadi. Indonesia memiliki potensi besar, terlebih dengan makin banyaknya pemain berkualitas yang memperkuat skuad nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didikan Klub Top Bundesliga, 3 Pemain Keturunan Jerman Eligible Bela Timnas Indonesia

Didikan Klub Top Bundesliga, 3 Pemain Keturunan Jerman Eligible Bela Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 08:36 WIB

Mees Hilgers Cedera Lagi!

Mees Hilgers Cedera Lagi!

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 07:45 WIB

Bakal Tampil di Liga Champions, Bologna Tertarik Gaet 2 Bek Timnas Indonesia

Bakal Tampil di Liga Champions, Bologna Tertarik Gaet 2 Bek Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 06 April 2025 | 07:27 WIB

Terkini

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

×