Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 April 2025 | 13:11 WIB
Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman
Laurin Ulrich, pesepak bola muda berbakat asal Jerman yang memiliki garis keturunan Indonesia, mulai menarik perhatian pencinta sepak bola nasional. Gelandang serang berusia 20 tahun ini tampil menonjol bersama Stuttgart II di kompetisi kasta ketiga Liga Jerman. [Tangkap layar X]

Suara.com - Laurin Ulrich, pesepak bola muda berbakat asal Jerman yang memiliki garis pemain keturunan Indonesia, mulai menarik perhatian pencinta sepak bola nasional. Gelandang serang berusia 20 tahun ini tampil menonjol bersama Stuttgart II di kompetisi kasta ketiga Liga Jerman. Dalam pertandingan terbarunya, Ulrich sukses menyumbang dua assist saat timnya bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Unterhaching.

Performa Ulrich di musim ini tergolong impresif. Dari 13 pertandingan bersama Stuttgart II, ia telah mencatatkan tujuh assist dan mencetak tiga gol. Statistik ini menunjukkan kontribusi aktifnya dalam skema permainan tim, terutama dalam hal membangun serangan dan menciptakan peluang. Sebagai gelandang serang, gaya permainannya disebut-sebut memiliki kemiripan dengan bintang muda Indonesia, Marselino Ferdinan.

Kabar mengenai kemungkinan Ulrich membela Timnas Indonesia pertama kali mencuat melalui unggahan akun sepak bola @futboll.indonesiaa di Instagram pada awal April 2025. Disebutkan bahwa pemain muda tersebut memiliki darah Indonesia yang diturunkan dari kakek pihak ayahnya yang berasal dari Surabaya. Informasi ini kemudian dikonfirmasi lebih lanjut oleh pengamat sepak bola diaspora, Yussa Nugraha.

Menurut penelusuran lebih mendalam, kakek Laurin Ulrich diketahui lahir di Surabaya pada tahun 1941, sebelum Indonesia meraih kemerdekaannya. Setelah beberapa waktu tinggal di Indonesia, sang kakek pindah ke Belanda, sebelum akhirnya menetap di Jerman dan membentuk keluarga di sana. Laurin sendiri lahir pada tahun 2005 dan besar di Jerman, namun jejak keturunan Indonesianya tetap melekat kuat.

Langkah serius pun dilakukan oleh federasi sepak bola Indonesia (PSSI). Melalui Fardy Bachdim—agen khusus yang selama ini menjalin komunikasi dengan para pemain keturunan di Eropa—upaya pendekatan terhadap Laurin telah dimulai. Kontak juga telah dijalin langsung dengan ayah Laurin, membuka peluang lebih besar untuk proses naturalisasi dan kemungkinan membela Garuda di pentas internasional.

Status kelayakan Ulrich untuk membela Timnas Indonesia juga dinilai sudah memenuhi syarat dari segi regulasi FIFA. Dengan adanya darah keturunan langsung dari kakek, serta belum pernah bermain di timnas senior Jerman, Ulrich dianggap memiliki potensi besar untuk segera direkrut ke skuad Garuda jika semua proses berjalan lancar.

Menanti Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga [Tangkap layar X]
Menanti Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga [Tangkap layar X]

Nilai pasar Ulrich saat ini diperkirakan mencapai 1 juta euro atau sekitar Rp17,38 miliar menurut situs Transfermarkt. Angka ini mencerminkan kualitas dan potensi masa depan yang dimiliki pemain muda tersebut. Jika berhasil direkrut, Ulrich bisa menjadi tambahan penting bagi lini tengah Indonesia, yang terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Tren rekrutmen pemain keturunan memang menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam memperkuat tim nasional. Beberapa nama seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, hingga Ivar Jenner telah membuktikan manfaat dari strategi ini. Jika Laurin Ulrich bergabung, maka Indonesia akan kembali mendapatkan tambahan pemain berkualitas yang dibesarkan di sistem sepak bola Eropa.

Melihat rekam jejaknya yang konsisten dan gaya bermain yang dinamis, kehadiran Ulrich bisa menjadi aset berharga bagi Indonesia, khususnya menjelang ajang-ajang besar seperti Kualifikasi Piala Asia atau Piala AFF mendatang. Dengan usianya yang masih muda dan pengalaman bermain di kompetisi profesional Jerman, harapan publik Tanah Air untuk melihat pemain ini mengenakan jersey merah putih kian menguat.

baca juga

Jika proses administrasi dan pendekatan berjalan mulus, bukan tak mungkin nama Laurin Ulrich akan segera menjadi bagian dari daftar skuad Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Harapan besar kini tertuju padanya sebagai salah satu calon bintang masa depan sepak bola nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rafael Struick Hilang Terus, Sudah Dibuang Brisbane Roar?

Rafael Struick Hilang Terus, Sudah Dibuang Brisbane Roar?

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 10:50 WIB

Thom Haye Bongkar Peran Coach Nova di Timnas Indonesia Senior Selama Ini, Ternyata Vital!

Thom Haye Bongkar Peran Coach Nova di Timnas Indonesia Senior Selama Ini, Ternyata Vital!

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 10:34 WIB

Wajah Pemain Keturunan Timnas Indonesia saat Masih Muda, Siapa yang Banyak Berubah?

Wajah Pemain Keturunan Timnas Indonesia saat Masih Muda, Siapa yang Banyak Berubah?

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 10:09 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×