3 Dampak Buruk Timnas Indonesia Tanpa Kevin Diks Lawan China dan Jepang

Arief Apriadi

Kamis, 24 April 2025 | 19:49 WIB
3 Dampak Buruk Timnas Indonesia Tanpa Kevin Diks Lawan China dan Jepang
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Kevin Diks usai kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. IG Jay Idzes]

Suara.com - Kevin Diks mengalami cedera serius dan diprediksi absen cukup panjang, bagaimana dampaknya untuk Timnas Indonesia?

Cedera Kevin didapatkan saat memperkuat FC Copenhagen di lanjutan pertandingan Liga Denmark, Minggu (13/4/2025) melawan Brondby IF.

Belakangan diketahui jika pemain 28 tahun itu mengalami cedera hamstring yang membuatkan akan absen hingga akhir musim.

Itu artinya Kevin Diks mengakhiri karirnya di Copenhagen lebih awal karena musim depan akan pindah ke Liga Jerman bersama Borussia Monchengladbach.

Bagi Timnas Indonesia sendiri, cederanya Kevin Diks bisa memberikan beberapa dampak negatif karena akan melawan China dan Jepang pada Juni mendatang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

1. Sektor Bek Sayap Kehilangan Kekuatan

Jika Kevin Diks absen membela Timnas Indonesia, maka kekuatan di sektor bek sayap bisa sangat terkurang tanpa kehadiran eks Fiorentina itu.

Kevin Diks selalu menjadi andalan Patrick Kluivert pada dua pertandingan perdananya sebagai pelatih Indonesia dan Kevin menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas Eropa.

Pelapis Kevin di sektor bek kanan tidak terlalu banyak saat ini. Hanya ada Sandy Walsh dan Eliano Reijnders, sedangkan nama terakhir lebih sering didorong menjadi winger kanan.

baca juga

2. Eksekutor Tendangan Penalti Berkurang

Meski gagal pada kesempatan pertamanya sebagai algojo tendangan penalti Indonesia saat melawan Australia, kemampuan Kevin Diks soal tendangan penalti tidak bisa dianggap remeh.

Ia merupakan eksekutor utama Copenhagen soal tendangan penalti selama beberapa musim dan Kevin mampu membuktikannya dengan statistik yang oke.

Jika ada situasi tendangan penalti didapatkan Indonesia, baik melawan China atau Jepang, maka opsi eksekutor menjadi lebih sedikit.

3. Kehilangan Pemain Serba Bisa

Kevin Diks adalah pemain serba-bisa yang mampu bermain di beberapa posisi, meski pos aslinya adalah seorang bek kanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bela Klub Kasta Bawah, Rizky Ridho di Liga 3

8 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bela Klub Kasta Bawah, Rizky Ridho di Liga 3

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 19:05 WIB

Pelatih Spanyol Sampai Angkat Bicara, Rayhan Hannan Calon Andalan Timnas Indonesia U-23

Pelatih Spanyol Sampai Angkat Bicara, Rayhan Hannan Calon Andalan Timnas Indonesia U-23

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 17:22 WIB

Dean Zandbergen: Ibuku dari Depok

Dean Zandbergen: Ibuku dari Depok

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 17:17 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×