Suara.com - Shin Tae-yong (STY) pada 6 Januari 2025 harus telan pil pahit, dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI.
Saat itu, Shin Tae-yong mengaku bahwa pemecatannya sangat mendadak. Bahkan ia mengklaim baru diketahui kabar buruk itu tiga jam sebelum pengumuman resmi dari PSSI.
"(PSSI) memberi tahu saya tentang pemecatan pada tanggal 6 pukul 09.40 dan mengumumkan pelatih baru akan datang pada pukul 12.00 di hari itu," ucap juru taktik 54 tahun tersebut dikutip dari Yonhap News.
"Meskipun saya tidak memahaminya, saya dengan rendah hati menerimanya," sambung Shin Tae-yong.
Setelah dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kemudian punya pekerjaan baru. STY ditunjuk menjadi manajer umum paruh waktu di mantan klubnya, Seongnam FC.
![Punya Tugas Ini di Seongnam FC, Shin Tae-yong Bakal Rekrut Pemain Timnas Indonesia? [Instagram Seongnam FC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/17/65608-shin-tae-yong.jpg)
Tentu ini sangat menarik karena sebelumnya STY ditunjuk sebagai wakil presiden Federasi Sepak Bola Korea (KFA).
Sekadar informasi, Shin Tae-yong adalah legenda Seongnam FC. Dulunya tim ini bernama Seongnam Ilhwa Chunma.
Memiliki pekerjaan baru di Seongnam FC, Shin Tae-yong mengaku senang meski diakuinya ia cukup tertekan dengan tugas barunya.
"Rasanya senang, tetapi sejujurnya saya merasa tertekan karena penampilan kami di K League 2 tahun lalu sangat buruk," ucap STY seperti dilansir dari Fourfour Two, Senin (5/5).
"Setidaknya kami harus lolos ke babak play off. Kami jarus mendapatkan kembali kehormatan kami yang hilang," sambungnya.
"Agak mengecewakan kami tidak memiliki penyerang bagus yang dapat diandalkan. Kami berencana untuk memperbaiki hal itu pada bulan Juni,"
Di sisi lain, Shin Tae-yong mengatakan bahwa ia masih memiliki rasa sayang kepada pemain Timnas Indonesia yang ia didik selama 5 tahun.
Tak lupa Shin Tae-yong juga menaruh hormat kepada suporter Timnas Indonesia.
"Saya mempunyai rasa sayang kepada pemain yang telah saya besarkan selama 5 tahun," ucapnya.
"Para suporter masih mengenali saya. Saya sangat bersyukur," sambung Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, STY percaya bahwa mantan anak asuhnya bisa meraih hasil terbaik di dua pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Secara pribadi saya rasa (Timnas Indonesia) bisa lolos ke babak keempat. Basis pemainnya tidak buruk," ucap Shin Tae-yong.
"Selama saya di sana, saya membangun fondasi yang kokoh untuk pemain yang ada. Itu bukan pekerjaan muda dan saya rasa posisi ke-4 sudah cukup bagus," tambah STY.
Pesan Erick Thohir ke STY

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir punya pesan untuk Shin Tae-yong. Ia mengatakan untuk tidak terlalu drama karena dunia sepak bola kecil.
Erick Thohir mengatakan selalu memposisikan dirinya sebagai profesional. Jika nantinya bertemu Shin Tae-yong, lelaki yang juga menteri BUMN itu akan mengatakan sesuatu.
Salah satu yang akan disampaikannya adalah mengenai profesionalitas. Ia yakin hubungannya dengan Shin Tae-yong akan baik-baik saja andai tidak ada drama satu sama lain.
"Saya akan bilang 'baik-baik, salam untuk keluarga. Bagaimana karier kamu?' Dunia sepak bola itu kecil, enggak usah terlalu drama, hubungan biasa, profesional, kita pada saatnya baik, baik," kata Erick Thohir.
Sebelumnya, Shin Tae-yong dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Alasannya ada dinamika kepemimpinan, komunikasi, dan taktik.
Dikatakan Erick Thohir sikap PSSI kepada Shin Tae-yong sudah dipikirkan masak-masak. Mantan bos Inter Milan itu sudah melayani STY dengan sangat baik.
Tetapi, risiko harus dilakukan. Apa yang dilakukan PSSI, kata Erick adalah keputusan terbaik.
"Saya juga profesional. Saya memperpanjang kontraknya. Ketika saatnya memang risiko-risikonya, ya selesai. Memang ada yang seumur hidup di sepak bola indonesia? Orang Ketum PSSI ada batasan tiga kali," jelasnya.
"Pelatih Timnas Indonesia ya ada batasan. Yang agak lama pemain, pemain bisa 15 tahun kalau dia mulai dari U-17, selesai umur 32-35 tahun. Bisa lebih lama dari ketum dan pelatih," pungkasnya.
