Suara.com - Jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi pencurian yang diduga dilakukan kelompok suporter.
Video aksi pencurian yang terjadi di Kota Kediri itu diunggah akun Instagram Persebaya Surabaya, Senin (5/5/2025).
Seperti diketahui, tim Bajul Ijo akan menghadapi tuan rumah Persik Kediri pada lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Brawijaya, sore nanti.
"Sekelompok Pencuri Berkedok Suporter Persebaya melakukan tindak kejahatan pada warung buah di sekitaran stadion Brawijaya Kediri, dini hari tadi," tulis unggahan tersebut dilansir Suara.com.
"Persebaya saat ini berkoordinasi dengan kepolisian di Kediri untuk menangkap dan memproses hukum pelaku-pelaku kejahatan seperti yang ada di video ini," tambah akun itu.
Sontak saja, aksi pencurian itu mendapat reaksi negatif dari warganet yang membanjiri kolom komentar.
"Nek butuh mangan iku kerjo le, gak maling berkedok ndelok bal-balan," tulis @indoawa***.
"Ngene Iki seng GARAI Bonek jenenge elek," timpal @zare***.
"Tangkap, daripada ngkuk ditangkap arek-arek Dewe," balas @bone***.
"Iku jelas maleng bukan BONEK," tulis @andre***.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya mewaspadai permainan tim tuan rumah Persik Kediri dalam laga bertajuk Derbi Jatim tersebut.
Pelatih Persebaya Paul Munster mengemukakan laga derby Jawa Timur ini tidak akan mudah. Tim tuan rumah berjuluk 'Macan Putih' tersebut sedang memburu target untuk menjauh dari zona bawah dan memutus rangkaian tren negatif dengan 12 pertandingan nihil kemenangan.
"Persik adalah tim yang dihuni oleh pemain yang bagus di Liga 1, apa pun itu saya tidak ingin menganggap remeh tim-tim di Liga 1 termasuk Persik. Kita fokus pada tim kita sendiri," kata Munster melansir ANTARA.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga mengatakan timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk melawan Persik Kediri.
Tim telah latihan intensif dan tetap optimistis bisa mencuri poin di kandang Persik.
Saat ini, Bajol Ijo berada di posisi keempat dan hanya terpaut satu poin dari Dewa United yang menduduki posisi kedua dan Malut United unggul head to head di tempat ketiga.
Apabila meraih kemenangan atas Macan Putih, maka Persebaya tak hanya memperpanjang tren positif, tapi juga membuka peluang besar untuk menggeser dua tim tersebut dan menempati posisi runner up.
"Persiapan cukup bagus karena beberapa hari terakhir kami fokus dalam menyambut laga besok," tegas Paul Munster.
Persebaya sedikit unggul atas Persik dalam delapan pertemuan terakhir. Tim kebanggaan Arek-arek Surabaya itu mencatatkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kali kalah dari tim Macan Putih.
Sementara itu, full back kiri Persebaya Ardi Idrus mempunyai motivasi besar untuk merebut poin di kandang Persik. Ia dan rekan lainnya bertekad untuk mencuri poin di Kediri guna merangsek naik ke posisi kedua.
"Saya rasa kita dalam kondisi siap dan berharap hasil yang bagus pertandingan besok. Kita coba naik lagi ke papan atas," kata dia.
Melansir laman PT Liga Indonesia Baru, Persebaya saat ini duduk di posisi keempat klasemen sementara dengan torehan 53 poin, hanya terpaut satu poin dari Dewa United yang saat ini berada di posisi kedua.
Kemenangan atas Persik Kediri akan membuat Bajul Ijo menggeser posisi Dewa United FC dan bisa menjadi bekal penting untuk tiga laga terakhir musim ini.
Meskipun tak terkalahkan dalam enam laga terakhir, Bajul Ijo kehilangan sejumlah poin karena tiga hasil imbang dalam enam pertandingan tersebut. Di sisi lain, Persik Kediri masih belum mampu meraih kemenangan dalam 12 laga terakhirnya.
Terakhir kali Macan Putih meraih tiga poin ialah saat berhasil menumbangkan Bali United FC 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 12 Januari lalu.
Setelah itu, Persik Kediri mencatatkan enam kekalahan dan enam imbang. Saat ini mereka duduk di posisi ke-12 dengan torehan 36 poin.
