Suara.com - Konfederasi Sepak Asia (AFC) dikabarkan menambah sanksi untuk satu pemain China yang bernama Lin Liangming. Hal tersebut membuatnya juga harus absen melawan timnas Indonesia.
Lin Lianming merupakan pemain andalan Branko Ivankovic di skuad China. Ia menjadi andalan selama round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain yang berhasil menjebol gawang Jepang tersebut, ternyata harus absen lawan timnas Indonesia. Penyebabnya adalah karena harus menjalani sanksi.
Winger berusia 27 tahun tersebut sebelumnya mendapatkan kartu merah langsung ketika China menghadapi Arab Saudi. Ia melakukan pelanggaran yang horor.
Pasalnya Lin Liangming menendang kepala pemain Arab Saudi. Aksinya membawa kerugian bagi Team Dragons yang kalah dengan skor 0-1 di pertandingan itu.

Akibat kartu merah yang didapatkannya, Lin Liangming sudah absen ketika skuad asuhan Branko Ivankovic menghadapi Australia.
Kendati begitu, pemain yang berkarier di BJ Guoan juga dilaporkan tak bisa bermain lawan timnas Indonesia. Pasalnya AFC memberikan hukuman tambahan untuknya.
"Lin Liangming langsung diganjar kartu merah oleh wasit dalam pertandingan melawan tim Arab Saudi," tulis laporan Sohu.com pada Senin (5/5/2026).
"Ia dihukum AFC, skorsing otomatis satu pertandingan dan tambahan sanksi satu pertandingan lagi," lanjut media China tersebut.
Adapun Federasi SEpak Bola China (CFA) memilih untuk menghormati keputusan AFC. Mereka tidak mengajukan banding untuk pemainnya.
Jadi, pemain 27 tahun tersebut akan absen satu pertandingan lagi, yaitu ketika China bertandang ke markas timnas Indonesia pada 5 Juni 2-25 mendatang.
Sementara itu, Branko Ivankovic harus memutar otaknya untuk mencari pengganti pemain BJ Guaon tersebut.
Salah satu nama yang kencang dilaporkkan adala Wang Duyong. Branko Ivankovic menganggapnya bisa jadi kandidat yang kuat sebagai pelapis.
![China Kebakaran Jenggot Jelang Lawan Timnas Indonesia, Ada Apa? [Instagram @chinafootballassociation]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/22/62298-timnas-china.jpg)
Absennya Lin Liangming tentu menjadi kerugian bagi Team Dragons. Kekuatan lini serang China semakin berkurang.
China sendiri berada di dasar klasemen round 3 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Maka dari itu, mereka mengincar misi untuk bisa dapatkan kemenangan.
Di sisi lain, timnas Indonesia juga sama ngebetnya mengamankan tiga poin. Hal ini demi menjaga asa lolo ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia berada di posisi ke-4 klasemen sementara mengumpulkan 9 poin. Kans lolos otomatis terbuka lebar karena cuma terpaut empat angka saja dari Australia sebagai penghuni urutan ke-2.
Walau begitu, China bukan lawan yang patut dianggap remeh. Buktinya The Dragons sempat mengalahkan tim Merah Putih di pertemuan pertama.
Maarten Paes juga menyelidiki apa yang jadi kekuatan China. Menurutnya taktik low block membuat anak asuh Branko Ivankovic sulit ditembus.
“China adalah tim yang sangat sulit untuk dihadapi. Mereka punya struktur pertahanan yang sangat rapi dan solid. Saat mereka berada dalam posisi blok rendah, sangat sulit bagi lawan untuk menembusnya,” ujar Maarten Paes.
“Mereka berbahaya dalam situasi bola mati dan transisi. Itu salah satu alasan kenapa kami kalah saat pertemuan pertama di kandang mereka,” tegas kiper FC Dallas ini
