Elkan Baggott Terancam Masuk Pusaran 'Gelombang PHK' di Ipswich Town

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 08 Mei 2025 | 12:28 WIB
Elkan Baggott Terancam Masuk Pusaran 'Gelombang PHK' di Ipswich Town
Masa depan Elkan Baggott masih menjadi teka-teki besar jelang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026. (IG Elkan Baggott)

Suara.com - Elkan Baggott masuk ke pusaran gelombang PHK saat pulang ke Ipswich Town. Dia terancam tak diperpanjang kontraknya yang habis bulan depan. Masa depan Elkan Baggott masih menjadi teka-teki besar jelang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026.

Bek tengah andalan Timnas Indonesia ini belum mengumumkan kelanjutan karier profesionalnya setelah menyelesaikan masa peminjaman bersama Blackpool FC di kompetisi League One Inggris.

Musim 2024/2025 menjadi pengalaman berarti bagi Elkan Baggott, di mana ia tampil cukup konsisten di lini belakang Blackpool.

Dalam 20 pertandingan, pemain berpostur tinggi itu mencatatkan 1.441 menit bermain serta menyumbangkan satu assist.

Kontribusinya turut mengantarkan Blackpool finis di posisi kesembilan klasemen akhir.

Misteri Klub Baru Elkan Baggott Usai Tinggalkan Blackpool Naik atau Turun Kasta. [Dok. IG Elkan Baggott]
Misteri Klub Baru Elkan Baggott Usai Tinggalkan Blackpool Naik atau Turun Kasta. [Dok. IG Elkan Baggott]

"Saya menikmati setiap menit waktu saya di Blackpool. Saya mendoakan yang terbaik untuk klub pada masa depan,” tulis Elkan Baggott via Instagram pribadinya, pekan lalu.

Meski demikian, performa solid tersebut tidak serta-merta membuat Blackpool memperpanjang masa pinjamnya.

Situasi ini memaksa Elkan untuk kembali ke klub induknya, Ipswich Town, yang saat ini berstatus sebagai tim promosi di Premier League musim depan.

Sayangnya, belum ada tanda-tanda klub tersebut ingin mempertahankan sang pemain, padahal kontraknya akan habis pada akhir Juni 2025.

baca juga

Kondisi ini menempatkan Elkan Baggott dalam posisi yang sulit.

Di satu sisi, ia membutuhkan kepastian untuk tetap menjaga ritme bermain menjelang jadwal padat internasional bersama Timnas Indonesia.

Di sisi lain, belum ada klub yang secara resmi menunjukkan ketertarikan untuk merekrutnya.

Elkan Baggott. (instagram.com/@elkanbaggott)
Elkan Baggott. (instagram.com/@elkanbaggott)

Sejak promosi ke tim utama Ipswich Town pada 2020, karier Elkan memang lebih sering diwarnai dengan masa peminjaman ke sejumlah klub kasta bawah di Inggris.

Perjalanan kariernya menjelajahi klub seperti King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers, hingga Blackpool mencerminkan betapa ketatnya persaingan di lini pertahanan, terutama di level Championship dan Premier League.

Saat memperkuat King’s Lynn Town, Elkan hanya tampil dalam tujuh laga.

Di Gillingham, ia memperoleh kesempatan lebih banyak dengan tampil di 19 pertandingan.

Namun saat dipinjamkan ke Cheltenham Town, ia hanya mencatatkan satu penampilan.

Situasi serupa juga terjadi di Bristol Rovers, di mana ia kembali kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.

Ketiadaan kepastian dari Ipswich Town membuat spekulasi seputar masa depan Elkan Baggott makin santer.

Salah satu opsi realistis yang kini muncul ke permukaan adalah kemungkinan dirinya bermain di Liga 1 Indonesia musim depan.

Opsi ini bukan hal yang mustahil, terutama jika mengacu pada langkah serupa yang dipertimbangkan Nathan Tjoe-A-On, pemain Timnas Indonesia lainnya, yang kabarnya ingin hijrah ke tanah leluhurnya akibat minimnya jam terbang di Swansea City.

Menilik kebutuhan Timnas Indonesia akan pemain yang aktif bermain secara reguler, Elkan harus segera menemukan klub baru.

Absennya menit bermain di level klub bisa berdampak signifikan terhadap peluangnya dipanggil ke skuad Garuda dalam agenda internasional ke depan.

Hal ini sesuai dengan pandangan banyak pelatih, termasuk sejumlah mantan pemain top dunia, yang menilai bahwa kebugaran dan konsistensi hanya bisa terjaga lewat jam bermain yang cukup di kompetisi resmi.

Jika memutuskan untuk kembali ke Indonesia, Elkan Baggott tentu akan menjadi aset berharga bagi klub mana pun di Liga 1.

Selain kualitas bertahan yang mumpuni, ia juga membawa pengalaman bermain di atmosfer sepak bola Eropa, sesuatu yang masih langka di antara pemain belakang lokal.

Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi klub-klub besar Tanah Air yang ingin memperkuat barisan belakang mereka.

Terlepas dari ke mana langkahnya berlabuh, Elkan Baggott harus segera memastikan kejelasan kariernya.

Dengan usia yang masih 22 tahun, ia berada di fase penting perkembangan seorang pesepak bola profesional.

Pilihan yang diambil dalam waktu dekat akan sangat menentukan arah masa depannya, baik di level klub maupun bersama Timnas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Filippo Inzaghi: 3 Kali Bawa Klub Promosi, Terakhir Pisa SC ke Serie A Liga Italia

Kisah Filippo Inzaghi: 3 Kali Bawa Klub Promosi, Terakhir Pisa SC ke Serie A Liga Italia

Bola | Kamis, 08 Mei 2025 | 08:35 WIB

Selamat Tinggal, Elkan Baggott Pergi

Selamat Tinggal, Elkan Baggott Pergi

Bola | Rabu, 07 Mei 2025 | 17:31 WIB

Persija Bapuk, Rizky Ridho Obral Janji

Persija Bapuk, Rizky Ridho Obral Janji

Bola | Rabu, 07 Mei 2025 | 16:42 WIB

Terkini

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:00 WIB

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:41 WIB

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:38 WIB

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:13 WIB

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:11 WIB

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:08 WIB

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:02 WIB

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB