Perbandingan Timnas Indonesia Vs Malaysia: Harga Pasar, Peringkat FIFA, hingga Prestasi

Irwan Febri

Jum'at, 09 Mei 2025 | 14:09 WIB
Perbandingan Timnas Indonesia Vs Malaysia: Harga Pasar, Peringkat FIFA, hingga Prestasi
Kolase Ole Romeny vs Hector Hevel. (Dok. PSSI & Bernama)

Suara.com - Wacana mengenai uji coba antara Timnas Indonesia dan Malaysia kembali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Asia Tenggara.

Meski secara geografis keduanya merupakan negara tetangga dan memiliki rivalitas historis yang panjang, realita saat ini menunjukkan bahwa level kedua tim nasional sudah sangat berbeda.

Banyak pihak menilai bahwa jika pertandingan ini benar-benar terwujud, maka ini bukan lagi pertemuan dua kekuatan seimbang di kawasan, melainkan sebuah laga yang mempertemukan dua tim dengan level yang sangat timpang.

Perdebatan tentang penting atau tidaknya uji coba ini pun mencuat. Sebagian kalangan mendukung pertandingan ini demi mempererat hubungan regional dan menjaga rivalitas klasik.

Namun tidak sedikit pula yang menyangsikan manfaatnya bagi Timnas Indonesia. Alasannya sederhana: Garuda dinilai sudah naik kelas, sementara Malaysia dinilai masih berkutat di level yang sama selama beberapa tahun terakhir.

Berikut ini adalah perbandingan mendalam yang menunjukkan mengapa Timnas Indonesia kini berada jauh di atas Malaysia dalam berbagai aspek, mulai dari nilai pasar pemain, ranking FIFA, hingga pencapaian di level internasional.

1. Nilai Pasar Pemain Jomplang

Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia (pssi.org)
Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia (pssi.org)

Salah satu indikator paling objektif untuk mengukur kualitas skuad adalah melalui nilai pasar pemain, yang secara berkala diperbarui oleh situs statistik ternama Transfermarkt.

Per Mei 2025, nilai pasar kolektif skuad Timnas Indonesia mencapai angka fantastis, yakni 36,93 juta euro atau setara dengan sekitar Rp689 miliar.

baca juga

Angka ini melonjak signifikan berkat kehadiran pemain-pemain berdarah Eropa yang kini memperkuat Garuda, seperti Thom Haye, Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Justin Hubner.

Sebagai perbandingan, skuad Malaysia hanya memiliki nilai pasar sebesar 7,60 juta euro, atau sekitar Rp130 miliar.

Perbedaan lebih dari Rp500 miliar ini menunjukkan adanya kesenjangan kualitas pemain yang sangat signifikan.

Meski Malaysia juga diperkuat beberapa pemain naturalisasi, sejauh ini belum ada nama yang benar-benar bisa menyaingi nilai pasar bintang-bintang Timnas Indonesia yang merumput di kompetisi Eropa.

2. Peringkat FIFA: Indonesia Terus Naik, Malaysia Stagnan

Skuad Timnas Malaysia. (instagram.com/@famalaysia)
Skuad Timnas Malaysia. (instagram.com/@famalaysia)

Peringkat FIFA adalah tolok ukur penting lain yang digunakan untuk menilai performa dan konsistensi tim nasional di pentas internasional.

Saat ini, Timnas Indonesia bertengger di posisi 123 dunia, dan berpeluang terus naik mengingat mereka masih aktif bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sementara itu, Malaysia harus puas berada di posisi 132, dengan kemungkinan untuk stagnan cukup besar karena hanya bertanding di level Asia Tenggara atau menghadapi negara-negara dengan ranking rendah.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap koefisien poin yang mereka kumpulkan di peringkat FIFA.

Dengan terus meningkatnya level lawan yang dihadapi Indonesia, otomatis performa tim asuhan Shin Tae-yong ini lebih banyak dievaluasi secara global, sedangkan Malaysia masih berkutat di lingkup yang lebih sempit.

3. Pencapaian Internasional: Indonesia Melesat, Malaysia Tertinggal

Skuad Timnas Indonesia. (pssi.org)
Skuad Timnas Indonesia. (pssi.org)

Tahun 2024/2025 menjadi tonggak penting bagi sepak bola Indonesia.

Tidak hanya berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia juga sudah dipastikan lolos ke Piala Asia 2027 tanpa harus melalui jalur kualifikasi tambahan.

Ini adalah pencapaian besar, mengingat turnamen tersebut adalah salah satu ajang paling bergengsi di Asia.

Sementara itu, Malaysia justru masih harus berjuang keras di kualifikasi putaran ketiga Piala Asia 2027, bersama dengan negara-negara seperti Vietnam dan Thailand.

Ini menandakan bahwa posisi Malaysia belum cukup meyakinkan untuk bersaing di level yang lebih tinggi di Asia.

Ditambah lagi, Indonesia adalah satu-satunya negara Asia Tenggara yang masih bertahan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia, sedangkan negara-negara tetangga lainnya, termasuk Malaysia, sudah gugur lebih awal.

Ini menunjukkan bahwa Garuda telah berhasil menembus batas zona regional dan mulai berbicara di level kontinental.

Dengan perbedaan yang begitu mencolok di berbagai aspek, baik dari sisi nilai pasar pemain, peringkat dunia, hingga pencapaian kompetitif, banyak pihak mempertanyakan urgensi dari uji coba ini.

Bagi Timnas Indonesia, uji coba melawan Malaysia saat ini mungkin tidak memberikan tantangan yang signifikan.

Bahkan bisa dianggap sebagai langkah mundur, karena tidak memberi pengalaman melawan tim-tim dengan kualitas lebih tinggi.

Namun, jika dipandang dari sisi hubungan diplomatik dan rivalitas klasik, laga ini tetap memiliki nilai tersendiri.

Apalagi jika digunakan sebagai kesempatan untuk menurunkan kombinasi pemain muda atau eksperimen strategi tanpa tekanan tinggi. Meski begitu, secara teknis, Indonesia kini jelas berada di atas angin dibanding Malaysia dalam banyak hal.

Apakah pertandingan ini akan terealisasi atau tidak, yang pasti Timnas Indonesia kini sudah berada di jalur perkembangan pesat yang patut diapresiasi.

Garuda tak lagi hanya bersaing di Asia Tenggara, tetapi mulai menunjukkan taringnya di kancah Asia dan dunia.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarang Main di Oxford United, Ole Romeny Malah Dipuji Setinggi Langit

Jarang Main di Oxford United, Ole Romeny Malah Dipuji Setinggi Langit

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:42 WIB

Minus Kevin Diks dan Dean James, Siapa Pengganti di Timnas Indonesia? Ini Bocorannya

Minus Kevin Diks dan Dean James, Siapa Pengganti di Timnas Indonesia? Ini Bocorannya

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:19 WIB

3 Pemain Keturunan yang Bisa Dinaturalisasi Imbas Dean James dan Kevin Diks Cedera

3 Pemain Keturunan yang Bisa Dinaturalisasi Imbas Dean James dan Kevin Diks Cedera

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:14 WIB

Alasan Aisar Khaled Rajin Bikin Konten di Indonesia: Lebih Banyak Orang Susah Dibanding Malaysia

Alasan Aisar Khaled Rajin Bikin Konten di Indonesia: Lebih Banyak Orang Susah Dibanding Malaysia

Entertainment | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:13 WIB

3 Pemain Keturunan Perkuat Pos Bek Kiri Timnas Indonesia U-23: Siapa Pilihan Gerald Vanenburg?

3 Pemain Keturunan Perkuat Pos Bek Kiri Timnas Indonesia U-23: Siapa Pilihan Gerald Vanenburg?

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:11 WIB

Pamit dari KAS Eupen, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Pelabuhan Baru Shayne Pattynama

Pamit dari KAS Eupen, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Pelabuhan Baru Shayne Pattynama

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 12:29 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Bogor | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:57 WIB

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:54 WIB

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

×