Ini Nyanyian Suporter Garuda Hina Bahrain yang Bikin Timnas Indonesia Dihukum FIFA

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 12 Mei 2025 | 11:10 WIB
Ini Nyanyian Suporter Garuda Hina Bahrain yang Bikin Timnas Indonesia Dihukum FIFA
Para suporter Timnas Indonesia. Timnas Indonesia harus menerima kenyataan usai diberi hukuman oleh FIFA akibat ulah suporternya yang menyanyikan Chants berupa hinaan ke Bahrain. Seperti apa nyanyian suporter itu? (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia harus menerima kenyataan usai diberi hukuman oleh FIFA akibat ulah suporternya yang menyanyikan Chants berupa hinaan ke Bahrain. Seperti apa nyanyian suporter itu?

Belum lama ini, PSSI mendapat surat resmi dari FIFA yang menyatakan Timnas Indonesia bersalah atas tindakan diskriminatif ke Bahrain.

Tindakan diskriminatif ini datang dari suporter tim Garuda yang memadati stadion saat bertemu tim berjuluk The Reds itu pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Maret kemarin.

Malik Risaldi saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain (pssi.org)
Malik Risaldi saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain (pssi.org)

Dilaporkan jika suporter Timnas Indonesia melakukan tindakan diskriminatif ke Bahrain lewat nyanyian atau Chants saat kedua tim bertanding.

Karenanya, FIFA pun menjatuhkan hukuman untuk Timnas Indonesia. Tercatat ada dua hukuman yang diterima tim Merah Putih akibat ulah suporternya.

Hukuman pertama yang dijatuhkan FIFA adalah denda yang hampir menyentuh angka setengah miliar atau sekitar Rp400 juta lebih.

Lalu hukuman kedua yang jatuhkan induk sepak bola dunia itu adalah Timnas Indonesia harus mengurangi jumlah penonton sekitar 15 persen saat laga kandang berikutnya, yakni kontra China (5/6).

Dari kabar terbaru, Timnas Indonesia harus mengucapkan selamat tinggal kepada empat pemain yang akan absen saat melawan China dan Jepang dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (IG Maarten Paes)
Dari kabar terbaru, Timnas Indonesia harus mengucapkan selamat tinggal kepada empat pemain yang akan absen saat melawan China dan Jepang dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (IG Maarten Paes)

Hukuman ini menjadi kerugian tersendiri bagi Timnas Indonesia. Apalagi dengan adanya hukuman kedua yang membuat tim Garuda kehilangan 15 persen suporternya di tribun saat menjamu China.

Lantas, seperti apa nyanyian atau Chants diskriminatif yang dilakukan suporter Timnas Indonesia ke segenap pihak di kubu Timnas Bahrain?

Chants Kasar ke Bahrain

Sekadar informasi, nyanyian atau Chants dari suporter Garuda yang membuat Timnas Indonesia mendapat hukuman dari FIFA itu terjadi pada menit ke-80 an.

Dilansir dari akun @highlightimnas, di 10 menit terakhir waktu normal tersebut Bahrain terlihat tengah melakukan serangan ke pertahanan Timnas Indonesia.

Terdengar sayup-sayup Chants dari para suporter Timnas Indonesia yang menyanyikan lagu anak yang populer di era 80 an yang berjudul ‘Heli Guk Guk Guk’.

Namun pada bagian Reff lagu tersebut, kata ‘Heli’ diganti menjadi ‘Bahrain’ dan kata ‘Guk Guk Guk’ diganti menjadi ‘Anjing’.

Chants ini pun terdengar dinyanyikan oleh ratusan suporter, sehingga Chants ini juga sayup-sayup terdengar di layar kaca yang menyiarkan pertandingan.

Kini karena ulah sebagian suporter yang hadir di stadion itu, Timnas Indonesia harus mendapat hukuman dan citranya tercoreng.

Hukuman ini terasa tambah berat karena nantinya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tak akan Full House atau terisi penuh karena adanya pengurangan kuota penonton sebesar 15 persen.

Pengurangan kuota penonton sebesar 15 persen di SUGBK ini akan menjadi kerugian untuk Timnas Indonesia jelang laga penentuan kontra China (5/6).

PSSI mendapatkan hukuman dari FIFA imbas perilaku diskriminatif suporter ketika timnas Indonesia menjamu timnas Bahrain pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga di Stadion GBK, Jakarta, Maret.

Dikutip dari rilis yang diterima Antara, Minggu, EXCO PSSI Arya Sinulingga menjelaskan PSSI harus menerima hukuman denda dan pengurangan jumlah penonton.

"Keputusan FIFA, PSSI harus bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia lawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025. Di sana FIFA juga kirim laporan, jadi ada monitoring sistem mereka anti-diskriminasi, sebagai laporan mereka," ujar Arya.

"Berdasarkan laporan tersebut, FIFA menyatakan suporter Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Peristiwa terjadi di sektor 19, disebabkan suporter Indonesia pada menit ke-80 sekitar hampir 200 suporter tuan rumah teriakkan slogan xenophobia "Bahrain bla...bla...bla..."," tambahnya.

Arya mengatakan jika PSSI harus membayar denda hampir setengah miliar rupiah atau sekitar Rp400 juta dan harus mengurangi sekitar 15 persen dari kursi yang tersedia pada pertandingan kandang selanjutnya.

Ia menambahkan, pengurangan jumlah kursi diterapkan di belakang gawang bagian utara dan selatan, namun FIFA menawarkan alternatif lain agar jumlah tersebut dapat diisi oleh elemen suporter lain.

"FIFA juga berikan ruang alternatif boleh saja 15 persen itu diberikan tapi kepada komunitas anti-diskriminasi atau komunitas khusus seperti keluarga, mungkin pelajar atau perempuan. Dan mereka harus pasang spanduk anti-diskriminasi," jelas Arya.

FIFA, lanjut dia, meminta PSSI untuk membuat rencana komprehensif melawan tindakan diskriminasi di sepak bola.

"Sanksi ini adalah hal yang berat yang kita terima karena FIFA itu miliki prinsip kesetaraan, kemanusiaan, saling menghargai, dan menghormati," jelasnya.

Menurut Arya, sanksi dari FIFA tersebut menjadi sebuah pembelajaran dan perlu adanya langkah-langkah literasi dan pendidikan kepada suporter agar tidak melakukan hal-hal yang berhubungan dengan diskriminasi seperti hate speech, ujaran kebencian, rasisme, xenophobia, dan lainnya.

"Jelas ini merugikan kita semua. Tapi harus tanggung bersama-sama," katanya.

Hukuman ini selanjutnya akan diterapkan oleh PSSI ketika timnas Indonesia melakoni pertandingan kesembilan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia menjamu timnas China di Stadion GBK, Jakarta, 5 Juni pukul 20.45 WIB.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Mees Hilgers yang Awalnya Seorang Playmaker

Cerita Mees Hilgers yang Awalnya Seorang Playmaker

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 10:32 WIB

3 Fakta Denda dan Sanksi FIFA ke PSSI Jelang Timnas Indonesia vs China

3 Fakta Denda dan Sanksi FIFA ke PSSI Jelang Timnas Indonesia vs China

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 10:14 WIB

Karier Tak Bagus di Liga Australia, 3 Klub Berpeluang Rekrut Rafael Struick

Karier Tak Bagus di Liga Australia, 3 Klub Berpeluang Rekrut Rafael Struick

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS

Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:15 WIB

Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia

Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:56 WIB

Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas

Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:52 WIB

Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho

Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:07 WIB

Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis

Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:53 WIB

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:45 WIB

Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia

Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:31 WIB

Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026

Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:19 WIB

Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League

Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara

Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:44 WIB