Menyedihkan Sekali, Perbandingan Ranking Timnas Indonesia vs Liga 1 dalam 10 Tahun Terakhir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Mei 2025 | 06:16 WIB
Menyedihkan Sekali, Perbandingan Ranking Timnas Indonesia vs Liga 1 dalam 10 Tahun Terakhir
Evandra Florasta, saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia U-17. Membandingkan ranking Timnas Indonesia dengan Liga 1 dalam satu dekade terakhir, di mana terdapat perbedaan besar yang akan menjadi PR besar bagi PSSI ke depannya. (fifa)

Suara.com - Membandingkan ranking Timnas Indonesia dengan Liga 1 dalam satu dekade terakhir, di mana terdapat perbedaan besar yang akan menjadi PR besar bagi PSSI ke depannya.

Bukan rahasia lagi jika Talent Pool terbesar untuk sebuah tim nasional adalah liga atau kompetisi yang dihelat di negaranya.

Tak terkecuali bagi Timnas Indonesia. Sebelum mengandalkan naturalisasi pemain keturunan, tim Garuda mengandalkan para pemain yang berkiprah di Liga 1.

Timnas Indonesia. Pelan tapi pasti, ranking Timnas Indonesia meroket, dari sebelumnya ada di peringkat ke-179 pada 2015 dan 191 pada 2016, menjadi peringkat 123 di tahun 2025 ini. (pssi.org)
Timnas Indonesia. Pelan tapi pasti, ranking Timnas Indonesia meroket, dari sebelumnya ada di peringkat ke-179 pada 2015 dan 191 pada 2016, menjadi peringkat 123 di tahun 2025 ini. (pssi.org)

Karena menjadikan liga atau kompetisi di negaranya sebagai Talent Pool untuk tim nasionalnya, banyak federasi sepak bola yang gencar memajukan kompetisi domestik.

Sebagai contoh adalah Premier League yang menjadi Talent Pool Timnas Inggris. Lalu ada pula LaLiga yang jadi Talent Pool Timnas Spanyol, hingga Serie A yang jadi Talent Pool Timnas Italia.

Berkat federasi sepak bolanya itu, tim nasional dan liga ataupun kompetisi domestik sebuah negara pun berjalan beriringan hingga meraih ranking yang sama baiknya.

Namun di Indonesia justru kebalikannya. Dalam satu dekade terakhir, justru Timnas Indonesia dan Liga 1 atau kompetisi domestiknya justru mengalami perbedaan yang jomplang.

Lantas, seperti apa perbedaan ranking Timnas Indonesia dengan Liga 1 dalam 10 tahun terakhir? Berikut ulasannya.

Timnas Indonesia Meroket, Liga 1 Jeblok

baca juga
Potret duel Persib Bandung vs PS Barito Putera dalam pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2025. (ligaindonesiabaru.com)
Potret duel Persib Bandung vs PS Barito Putera dalam pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2025. Namun sejak Liga 1 bergulir pada 2017 hingga musim 2024/2025 ini, ranking kompetisi Indonesia justru tak mengalami peningkatan. (ligaindonesiabaru.com)

Tepat 10 tahun lalu, Timnas Indonesia dan Liga 1 atau Liga Indonesia mencoba bangkit karena sanksi pembekuan yang diberikan oleh FIFA akibat intervensi pemerintah.

Saat sanksi FIFA itu dijatuhkan, ranking Timnas Indonesia berada di peringkat ke-179. Bahkan ranking tersebut sempat terjun ke peringkat ke-191 pada 2016.

Usai sanksi itu dicabut, PSSI mulai mereformasi Timnas Indonesia dengan mendatangkan pelatih top sekelas Luis Milla, Shin Tae-yong, hingga kini Patrick Kluivert.

Tak hanya mendatangkan pelatih top, PSSI memulai program naturalisasi terhadap pemain keturunan di luar negeri. Program ini pun membuat Timnas Indonesia mulai berprestasi.

Pelan tapi pasti, ranking Timnas Indonesia meroket, dari sebelumnya ada di peringkat ke-179 pada 2015 dan 191 pada 2016, menjadi peringkat 123 di tahun 2025 ini.

Sayangnya, reformasi di Timnas Indonesia yang dilakukan PSSI pasca pencabutan sanksi FIFA tak berjalan baik untuk Liga Indonesia.

Sejatinya, PSSI sudah mencoba melakukan reformasi untuk kompetisi domestik dengan membentuk PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator Liga 1 pada 2017.

Namun sejak Liga 1 bergulir pada 2017 hingga musim 2024/2025 ini, ranking kompetisi Indonesia justru tak mengalami peningkatan.

Sebelum adanya sanksi dari FIFA pada 2015 lalu, ranking Liga Indonesia, yakni ISL, sempat berada di peringkat ke-19 Asia.

Namun 10 tahun berselang atau pada musim 2024/2025 ini, ranking Liga Indonesia atau Liga 1 justru merosot ke peringkat ke-25 Asia.

Tak tanggung-tanggung, ranking kompetisi Liga 1 justru kalah dari Kamboja yang ada di peringkat ke-24 dan juga Singapura yang ada di peringkat ke-15.

Tak ayal, ranking Timnas Indonesia dan Liga 1 yang jomplang ini menjadi PR besar bagi PSSI untuk beberapa tahun ke depan.

Pasalnya PSSI tak bisa selamanya bergantung dengan program naturalisasi dan sewaktu-waktu mau tak mau akan menjadikan Liga 1 sebagai Talent Pool untuk Timnas Indonesia di masa yang akan datang.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Performa Nadeo Argawinata Puaskan Pelatih Borneo FC, OTW Dipanggil Timnas Indonesia?

Performa Nadeo Argawinata Puaskan Pelatih Borneo FC, OTW Dipanggil Timnas Indonesia?

Your Say | Kamis, 15 Mei 2025 | 19:52 WIB

Asnawi Mangkualam Menjadi Raja Duel Port FC di Liga Thailand, Statistiknya Sangar!

Asnawi Mangkualam Menjadi Raja Duel Port FC di Liga Thailand, Statistiknya Sangar!

Bola | Kamis, 15 Mei 2025 | 20:13 WIB

Kapok Disalip Kamboja, Liga 1 Musim Depan Bisa Daftarkan 11 Pemain Asing?

Kapok Disalip Kamboja, Liga 1 Musim Depan Bisa Daftarkan 11 Pemain Asing?

Bola | Kamis, 15 Mei 2025 | 19:31 WIB

Terkini

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

×