Bukan yang Pertama! Kilas Balik Sanksi FIFA ke PSSI Buntut Ulah Suporter

Arief Apriadi

Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:55 WIB
Bukan yang Pertama! Kilas Balik Sanksi FIFA ke PSSI Buntut Ulah Suporter
Bukan yang Pertama! Kilas Balik Sanksi FIFA ke PSSI Buntut Ulah Suporter. Michael Buholzer / AFP

Suara.com - Sanksi terbaru dari FIFA terhadap PSSI kembali menjadi sorotan publik, menyusul insiden diskriminasi yang terjadi saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada Maret 2025.

Namun, ini bukanlah kali pertama federasi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan hukuman kepada Indonesia akibat ulah suporter yang tidak tertib.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menjadi titik awal munculnya kembali sanksi dari FIFA.

Sekitar 200 suporter di tribun utara dan selatan dilaporkan melakukan teriakan bernada xenophobia yang melanggar aturan FIFA tentang prinsip kesetaraan dan anti-diskriminasi.

Insiden tersebut tercatat terjadi pada menit ke-80, tepatnya di sektor 19 stadion.

Sebagai bentuk tanggapan, FIFA menjatuhkan denda sebesar hampir Rp400 juta kepada PSSI. Selain itu, kapasitas penonton untuk laga kandang Indonesia berikutnya akan dikurangi sebesar 15 persen.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen FIFA dalam menegakkan aturan dan menjaga atmosfer positif dalam pertandingan sepak bola.

“PSSI harus bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter saat laga Indonesia vs Bahrain,” jelas anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.

Timnas Indonesia. (pssi.org)
Sanksi terbaru dari FIFA terhadap PSSI kembali menjadi sorotan publik, menyusul insiden diskriminasi yang terjadi saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada Maret 2025.
. (pssi.org)

Tak hanya itu, FIFA juga meminta agar PSSI menyusun strategi menyeluruh untuk memberantas diskriminasi dalam lingkungan sepak bola Indonesia.

baca juga

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa organisasi dunia itu ingin Indonesia lebih serius dalam membenahi masalah ini dari akar.

Bukan Kasus Pertama: Kilas Balik Insiden 2019

Insiden diskriminatif pada laga kontra Bahrain bukan satu-satunya catatan hitam bagi sepak bola Indonesia.

Beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada 5 September 2019, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada PSSI usai kericuhan yang terjadi saat laga kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia di GBK.

Kala itu, pertandingan sempat terhenti akibat kerusuhan di tribun yang melibatkan suporter dan aparat keamanan.

Bentrokan tersebut menjadi perhatian dunia dan akhirnya membuat FIFA menjatuhkan denda sebesar 45 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp643 juta kepada PSSI.

Sekretaris Jenderal PSSI saat itu, Ratu Tisha, menegaskan bahwa federasi menghormati keputusan FIFA. Ia juga menyampaikan bahwa sepak bola seharusnya menjadi alat pemersatu, bukan pemicu konflik di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mengevaluasi seluruh proses dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Tisha.

Perlu Langkah Nyata: Literasi dan Edukasi Suporter

Ilustrasi suporter Timnas Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
Sanksi terbaru dari FIFA terhadap PSSI kembali menjadi sorotan publik, menyusul insiden diskriminasi yang terjadi saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada Maret 2025.
. [Suara.com/Alfian Winanto]

Rangkaian sanksi dari FIFA seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional.

PSSI dan klub-klub lokal perlu lebih serius dalam melakukan edukasi terhadap suporter mengenai pentingnya menjaga etika, sportivitas, dan sikap saling menghargai.

FIFA sendiri menekankan bahwa sepak bola harus menjadi ruang inklusif yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, tanpa adanya diskriminasi dalam bentuk apapun. Arya Sinulingga juga mengakui bahwa langkah pembenahan harus segera dimulai.

“Kita harus mulai langkah-langkah literasi dan edukasi agar suporter lebih sadar, tertib, dan menghargai perbedaan,” jelas Arya.

Insiden-insiden ini memperlihatkan bahwa perilaku segelintir oknum suporter bisa berdampak besar pada reputasi dan masa depan sepak bola Indonesia.

Sanksi bukan hanya soal denda, tetapi juga menyangkut citra bangsa dan peluang besar yang bisa hilang di level internasional.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal, Justin Hubner Angkat Kaki Setelah Laga Timnas Indonesia vs Jepang!

Selamat Tinggal, Justin Hubner Angkat Kaki Setelah Laga Timnas Indonesia vs Jepang!

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:25 WIB

Ada yang Gelisah Wasit Uzbekistan Pimpin Laga Timnas Indonesia vs China

Ada yang Gelisah Wasit Uzbekistan Pimpin Laga Timnas Indonesia vs China

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:20 WIB

Denny Landzaat Pasang Mata Elang ke Calvin Verdonk Jelang TC Timnas Indonesia di Bali, Ada Apa?

Denny Landzaat Pasang Mata Elang ke Calvin Verdonk Jelang TC Timnas Indonesia di Bali, Ada Apa?

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo

Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 00:18 WIB

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:26 WIB

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:17 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:12 WIB

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:43 WIB

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:27 WIB

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:13 WIB

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:09 WIB

×