3 Pihak Blak-blakan Beri Dukungan untuk Yuran Fernandes, Komdis PSSI Revisi Hukuman

Irwan Febri

Minggu, 18 Mei 2025 | 15:32 WIB
3 Pihak Blak-blakan Beri Dukungan untuk Yuran Fernandes, Komdis PSSI Revisi Hukuman
Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes. [Dok. IG Yuran Fernandes]

Suara.com - Keputusan Komdis PSSI ketika menghukum Yuran Fernandes selama 12 bulan karena kritikan benar-benar disorot. Namun, kini sudah ada revisi hukuman.

Sikap Komdis PSSI ketika menjatuhkan hukuman berat untuk kapten PSIM Makassar itu tidak hanya jadi sorotan publik dalam negeri, tetapi juga luar negeri hingga dunia secara profesional.

Kasus yang menimpa Yuran Fernandes ini memang cukup menggelitik, di mana ada kritik yang dibalas dengan sanksi.

Hal itu membuat asosiasi pesepak bola profesional dunia sampai angkat bicara, gegara keputusan Komdis PSSI.

Sepak bola Indonesia pun kembali disorot, dan hal itu bisa menjadi citra buruk terhadap Tanah Air.

Lantas siapa saja pihak yang kini berada di barisan dukungan terhadap Yuran Fernandes? Berikut di antaranya.

1. PSM Makassar

Keputusan Komisi Disiplin alias Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, mengundang sorotan luas. Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) turut memberi respons. [Dok. IG Yuran Fernandes]
Keputusan Komisi Disiplin alias Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, mengundang sorotan luas. Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) turut memberi respons. [Dok. IG Yuran Fernandes]

PSM Makassar menjadi pihak pertama yang membela Yuran Fernandes, mengingat statusnya sebagai pemain klub ini. Terlebih, dirinya adalah kapten tim skuat Juku Eja.

Mulai dari banding yang diajukan terhadap keputusan Komdis PSSI, PSM Makassar juga menemani Yuran dalam kasus ini.

baca juga

2. APPI

Wakil Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa (kiri) saat memberikan keterangan pers (tangkapan layar zoom APPI/Adie Prasetyo Nugraha).
Wakil Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa (kiri) saat memberikan keterangan pers (tangkapan layar zoom APPI/Adie Prasetyo Nugraha).

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menjadi organisasi pertama yang sangat mendukung Yuran Fernandes.

APPI tidak setuju dengan keputusan sanksi Komdis PSSI dan menilai Yuran Fernands hanya menyampaikan pendapat.

Dan pendapat yang disampaikan oleh pemain sebenarnya juga dilindungi oleh konstitusi.

APPI keberatan dengan sanksi yang diberikan kepada Yuran Fernandes karena tidak adil dan mengancam kebebasan berpendapat pemain.

APPI juga telah melakukan komunikasi dengan FIFPRO dan FIFPRO Divisi Asia/Oceania untuk melaporkan kasus ini ke FIFA.

3. FIFPRO

FIFPRO. [FIFPRO]
FIFPRO. [FIFPRO]

Pada Jumat (16/5/2026), FIFPRO mengeluarkan rilis resmi terkait sikap mereka terhadap kasus Yuran Fernandes.

FIFPRO sangat menyayangkan keputusan yang dikeluarkan Komdis PSSI, karena membuat Yuran tidak bisa bermain.

Selain itu, keputusan Komdis PSSI sekaligus menjadi ancaman serius bagi pesepak bola mendapatkan hak mengeluarkan pendapat.

“FIFPRO sangat percaya bahwa semua pesepak bola profesional seharusnya bisa mengekspresikan diri mereka secara bebas."

“Oleh karena itu, kami prihatin atas sanksi yang keras dan tidak proporsional terhadap Yuran Fernandes."

"Yang membuatnya tidak bisa bekerja selama 12 bulan, ditambah dengan denda."

"Kami saat ini berkomunikasi dengan serikat pemain kami yang berafiliasi, APPI, terkait kasus ini,” bunyi pernyataan resmi FIFPRO.

Itulah sejumlah pihak yang secara terbuka menunjukkan dukungan mereka terhadap Yuran Fernandes, yang tengah menghadapi sanksi berat dari Komdis PSSI.

Namun, terkini pasca banding yang dilakukan oleh PSM Makassar, Komdis PSSI merevisi hukuman. Komdis PSSI tidak bisa menghapuskan sanksi untuk pemain asal Tanjung Verde itu, tetapi meringankan, sanksi 12 bulan untuk Yuran dikurangi hanya menjadi 3 bulan.

"Dimana pemain PSM atas nama Yuran Fernandes secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran disiplin berupa mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan. Menjatuhkan sanksi kepada pemain PSM, berupa larangan beraktivitas terkait sepak bola selama 3 bulan sejak keputusan diterbitkan dan membayar denda Rp 25 juta," tulis Komdis PSSI.

*Artikel ini mengalami perubahan redaksional. Sebelumnya, kami ada kesalahan dalam penulisan yang menulis bahwa PT LIB menghukum Yuran Fernandes, yang seharusnya adalah Komdis PSSI. Kami memohon maaf.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:59 WIB

PT LIB Ikut Bingung Yuran Fernandes Dihukum Satu Tahun oleh Komdis PSSI

PT LIB Ikut Bingung Yuran Fernandes Dihukum Satu Tahun oleh Komdis PSSI

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:41 WIB

Wow! Tim Peringkat Tiga dan Empat BRI Liga 1 Dapat Hak Istimewa, Apa Itu?

Wow! Tim Peringkat Tiga dan Empat BRI Liga 1 Dapat Hak Istimewa, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:20 WIB

Sanksi Berat Komdis PSSI ke Yuran Fernandes Mendunia, FIFPro Beri Tanggapan

Sanksi Berat Komdis PSSI ke Yuran Fernandes Mendunia, FIFPro Beri Tanggapan

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:18 WIB

Selamat Datang Pemain Keturunan Indonesia di Liga 1! Bos PT LIB Girang

Selamat Datang Pemain Keturunan Indonesia di Liga 1! Bos PT LIB Girang

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:18 WIB

Terkini

Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 01:53 WIB

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:05 WIB

Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026

Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:10 WIB

Persib Bongkar Proses Panjang Datangkan Gabriel Mutombo, Sudah Dipantau Lama

Persib Bongkar Proses Panjang Datangkan Gabriel Mutombo, Sudah Dipantau Lama

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:00 WIB

Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat

Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:50 WIB

Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or

Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:30 WIB

Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania

Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga

5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:40 WIB

Rekor Erling Haaland Lampaui Cristiano Ronaldo Usai Singkirkan Pantai Gading dari Piala Dunia 2026

Rekor Erling Haaland Lampaui Cristiano Ronaldo Usai Singkirkan Pantai Gading dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20 WIB

Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo

Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10 WIB

×