Semen Padang Terancam Degradasi, Mertua Pratama Arhan Ngadu ke PSSI

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 19 Mei 2025 | 11:44 WIB
Semen Padang Terancam Degradasi, Mertua Pratama Arhan Ngadu ke PSSI
Gala Pagamo bersama rekan-rekannya di Semen Padang FC. (ligaindonesiabaru.com)

Suara.com - Degdegan lantaran timnya terancam degradasi, penasihat Semen Padang, Andre Rosiade yang juga mertua pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ngadu ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) jelang partai hidup mati.

Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut memang bisa turun kasta andai di laga pamungkas Liga 1 2024/2025 kontra Arema FC yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 24 Mei mendatang mendapat hasil negatif.

Oleh karena itu, ia mengadu agar pertandingan tersebut bisa menjadi perhatian serius PSSI dan PT LIB, agar tak terjadi kecurangan.

Ada dua permintaan dari Andre Rosiade terkait laga tersebut yaitu yang pertama Ketua Umum PSSI Erick Thohir harus datang menonton langsung di Stadion Kanjuruhan.

Andre Rosiade mengomentari kekalahan Timnas Indonesia atas Australia. [Instagram]
Andre Rosiade mengomentari kekalahan Timnas Indonesia atas Australia. [Instagram]

Kemudian yang kedua adalah meminta ditugaskannya wasit asing di laga tersebut supaya lebih tegas dalam pengambilan keputusan.

"Kami meminta secara terbuka kepada pak Erick Thohir untuk hadir menonton Semen Padang vs Arema FC secara langsung dan meminta wasit asing yang memimpin," kata Andre di Instagram miliknya.

Lebih lanjut, Andre bercerita timnya pernah diperlakukan tidak adil saat jumpa Arema di Piala Presiden 2017.

Saat itu, Kabau Sirah menderita kekalahan telak 2-5 dari Singo Edan.

Tak mau kejadian serupa terulang kembali, Andre ngadu ke PSSI dan PT LIB supaya ada tindakan dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan.

baca juga

"Karena kami pernah dicurangi di Piala Presiden 2017 di Kanjuruhan, kami siap bertarung di Kanjuruhan tapi meminta perlindungan dari PSSI akan bahaya mafia," jelasnya.

Status Semen Padang memang masih terancam buat turun kasta bersama dengan dua tim lainnya yakni Barito Putera dan PSS Sleman.

Di atas kertas, Semen Padang jadi tim paling diuntungkan karena kini menempati posisi ke-15 atau satu setrip di atas zona degradasi dengan 33 poin dari 33 pertandingan.

Tetapi, kemenangan wajib didapat saat berhadapan dengan Arema FC untuk mengamankan tempat di Liga 1 musim depan.

Hasil kekalahan bisa menjadi petaka bagi tim asal Sumatera Barat itu.

PSS Sleman dan Barito Putera yang ada di posisi 16-17 di mana sama-sama mengemas 31 poin bisa membuat Kabau Sirah masuk jurang degradasi.

Semen Padang hanya bermain imbang 1-1 kontra Persik Kediri dalam matchday pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion H Agus Salim, Minggu (18/5/2025) sore. [Instagram @semenpadangfcid]
Semen Padang hanya bermain imbang 1-1 kontra Persik Kediri dalam matchday pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion H Agus Salim, Minggu (18/5/2025) sore. [Instagram @semenpadangfcid]

Dari segi lawan, Semen Padang bisa dikatakan paling berat karena Arema FC adalah tim tangguh, terlebih di kandang lawan.

Sementara PSS Sleman melawan Madura United di mana juga sebenarnya ada di papan bawah klasemen.

Begitu juga dengan Barito Putera karena lawan terakhirnya adalah PSIS Semarang, tim yang kini ada di posisi juru kunci sudah dipastikan turun kasta.

Semua tim yang ada di zona degradasi akan tampil bersamaan pada 24 Mei 2025.

Kondisi ini menjadikan selisih poin tipis dan lawan yang berbeda kekuatannya sebagai faktor utama dalam menentukan nasib ketiga tim.

Satu kesalahan kecil di pertandingan terakhir bisa menjadi perbedaan antara bertahan di kasta tertinggi atau harus turun ke Liga 2.

Tak hanya itu, selisih gol juga bisa menjadi penentu jika dua atau lebih tim berakhir dengan poin yang sama.

Oleh karena itu, mencetak gol sebanyak mungkin sambil menjaga pertahanan tetap solid menjadi strategi penting dalam pertandingan pamungkas nanti.

Momen krusial ini membuat atmosfer pertandingan dipastikan panas dan penuh tekanan, baik bagi para pemain, pelatih, maupun suporter.

Tak hanya mengandalkan performa di lapangan, mental para pemain akan sangat menentukan hasil akhir laga tersebut.

Selain faktor teknis, kondisi non-teknis seperti tekanan mental, dukungan suporter, hingga kepemimpinan wasit dipastikan akan memegang peranan penting dalam jalannya pertandingan.

Oleh karena itu, Semen Padang menilai perlu ada perhatian serius dari federasi agar laga berjalan bersih dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota 11 Pemain Asing Liga 1: Klub Berprestasi atau Malah Babak-belur?

Kuota 11 Pemain Asing Liga 1: Klub Berprestasi atau Malah Babak-belur?

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 10:22 WIB

Jadwal Dewa United, Malut United, dan Persebaya: Penentuan Tiket Kompetisi Asia Musim Depan

Jadwal Dewa United, Malut United, dan Persebaya: Penentuan Tiket Kompetisi Asia Musim Depan

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 09:08 WIB

Jadwal Penentuan Degradasi BRI Liga 1: Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera Main Serentak

Jadwal Penentuan Degradasi BRI Liga 1: Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera Main Serentak

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 07:18 WIB

Berbalas Penalti, Persebaya Tak Mampu Jaga Kemenangan di Kandang Borneo FC

Berbalas Penalti, Persebaya Tak Mampu Jaga Kemenangan di Kandang Borneo FC

Your Say | Senin, 19 Mei 2025 | 07:12 WIB

Klasemen BRI Liga 1 Pekan ke-33: Persis Solo dan Madura United Selamat dari Degradasi

Klasemen BRI Liga 1 Pekan ke-33: Persis Solo dan Madura United Selamat dari Degradasi

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 06:48 WIB

Terkini

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:30 WIB

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:10 WIB

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:53 WIB

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:44 WIB

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:36 WIB

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:57 WIB

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:44 WIB

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:38 WIB

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:32 WIB

×