Media China: Skuad Timnas Indonesia Menang Mahal Doang!

Arief Apriadi

Rabu, 21 Mei 2025 | 21:43 WIB
Media China: Skuad Timnas Indonesia Menang Mahal Doang!
Media China: Skuad Timnas Indonesia Menang Mahal Doang! [Dok. Suara.com]

Suara.com - Jelang laga krusial Timnas Indonesia vs China, media Negeri Tirai Bambu coba melakukan provokasi dengan menyebut skuad Garuda sebagai tim yang cuma mahal tetapi tak dibarengi kualitas meyakinkan.

Hal itu disampaikan jelang bentrok Timnas Indonesia vs China yang akan tersaji dalam laga kesembilan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan hidup-mati ini akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025.

Dalam laporan yang dirilis media daring Tiongkok, 163.com, Timnas Indonesia disindir sebagai "tim mewah yang belum terbukti ampuh".

Mereka menyoroti betapa tingginya nilai pasar para pemain Garuda, yang menurut data mencapai Rp651 miliar.

Bandingkan dengan China, yang hanya mencatatkan valuasi sekitar Rp244 miliar—kurang dari setengah nilai pasukan Merah Putih.

“Indonesia punya banyak pemain mahal, tapi hasilnya tidak selalu mencerminkan itu,” tulis media tersebut dalam artikelnya.

Skuad Timnas Indonesia. (pssi.org)
Skuad Timnas Indonesia. (pssi.org)

Bahkan, mereka tak segan menyebut bahwa nilai pasar yang tinggi tak lebih dari sekadar ilusi jika tidak dibarengi performa nyata di lapangan.

Tak hanya bicara soal harga, media China juga menyoroti dominasi pemain naturalisasi dalam skuad asuhan Patrick Kluivert.

baca juga

Dari 32 pemain yang dipanggil untuk dua laga kualifikasi bulan Juni, sebanyak 19 pemain merupakan naturalisasi.

Fakta ini menjadi bahan kritik yang cukup tajam, dengan nada menyindir bahwa meskipun Indonesia mengandalkan banyak "talenta impor", belum ada yang benar-benar tampil mencolok.

“Banyak pemain naturalisasi, tetapi belum ada yang benar-benar bersinar. Apakah ini investasi sia-sia?” tulis 163.com.

Sindiran ini seolah menjadi pengingat akan pertemuan sebelumnya antara kedua tim, di mana China berhasil mengalahkan Indonesia 2-1, meski saat itu Indonesia juga tampil dengan skuad yang lebih mahal.

Meski kalah jauh dalam hal valuasi pemain, China justru datang ke Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi.

Mereka menekankan bahwa soliditas tim dan kolektivitas lebih penting dibanding sekadar harga pemain.

Dalam skuad mereka, hanya ada dua pemain dengan nilai pasar di atas satu juta euro, yakni Wu Lei dan Sergio, namun chemistry dan kerja sama tim disebut-sebut menjadi kekuatan utama.

Media tersebut bahkan menyebut bahwa tekanan justru berada di pihak Indonesia yang bermain di hadapan puluhan ribu suporter.

Ekspektasi tinggi terhadap skuad bertabur bintang membuat hasil negatif akan menjadi bumerang besar bagi Garuda.

“Pertarungan angka tidak berarti jika tidak diiringi dengan performa. China datang dengan semangat dan efisiensi,” tulis mereka lagi.

Laga ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Ada gengsi kawasan Asia Timur yang dipertaruhkan, serta reputasi besar yang dipasang pada pundak para pemain naturalisasi Indonesia.

Kemenangan akan menjadi bukti bahwa proyek naturalisasi berjalan efektif, sementara kekalahan akan menjadi tamparan keras bagi tim yang disebut-sebut 'sultan' tapi minim prestasi.

Dengan sorotan publik yang besar dan tekanan yang meningkat, Timnas Indonesia harus membuktikan bahwa nilai tinggi mereka bukan sekadar pencitraan di bursa transfer. Di atas lapangan, hanya performa yang akan bicara.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Di satu sisi, Indonesia diharapkan bisa memaksimalkan keunggulan sebagai tuan rumah.

Di sisi lain, China datang dengan beban minimal dan motivasi untuk mengulang sukses di pertemuan sebelumnya.

Apakah skuad bernilai ratusan miliar rupiah milik Indonesia mampu menjawab kritik dan membungkam keraguan? Atau justru kembali harus menelan pil pahit karena gagal menaklukkan lawan yang lebih murah namun lebih solid?

Jawabannya akan terungkap di SUGBK. Satu hal yang pasti, kemenangan saja tidak cukup—Timnas Indonesia harus menang dengan meyakinkan, bukan sekadar “menang mahal doang.”

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koneksi Belanda! Patrick Kluivert Bawa Teman saat Inspeksi Lokasi TC Timnas Indonesia di Bali

Koneksi Belanda! Patrick Kluivert Bawa Teman saat Inspeksi Lokasi TC Timnas Indonesia di Bali

Bola | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:59 WIB

Timnas Indonesia Kehilangan 'Double No.10' Vs China, Ganti Taktik atau Tambal Sulam?

Timnas Indonesia Kehilangan 'Double No.10' Vs China, Ganti Taktik atau Tambal Sulam?

Bola | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:34 WIB

Daftar 28 Pemain China vs Timnas Indonesia! Bawa Rekan Kevin Diks Sambangi Stadion GBK

Daftar 28 Pemain China vs Timnas Indonesia! Bawa Rekan Kevin Diks Sambangi Stadion GBK

Bola | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:51 WIB

Mempertanyakan Kelayakan Rafael Struick Bela Timnas Indonesia, Statistiknya Patut Dikritisi

Mempertanyakan Kelayakan Rafael Struick Bela Timnas Indonesia, Statistiknya Patut Dikritisi

Bola | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:00 WIB

Lahir di Jakarta Keturunan Spanyol, Arsene Apolos Layak Bela Timnas Indonesia?

Lahir di Jakarta Keturunan Spanyol, Arsene Apolos Layak Bela Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×