Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 27 Mei 2025 | 10:34 WIB
Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak
Cedera yang menimpa Kevin Diks saat membela FC Copenhagen. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top. (IG Kevin Diks)

Suara.com - Kevin Diks, bek kanan Timnas Indonesia, menjadi sorotan utama setelah merayakan gelar juara Superligaen bersama FC Copenhagen.

Musim 2024/2025 ini menandai kali ketiga Diks mengangkat trofi Superligaen bersama klub Denmark tersebut.

Prestasi ini semakin menegaskan reputasinya sebagai salah satu bek kanan terbaik di Liga Denmark.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks saat memperkuat FC Copenhagen. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top.  (dok. tmssl.akamaized.net)
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks saat memperkuat FC Copenhagen. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top. (dok. tmssl.akamaized.net)

Sebelumnya, Diks juga meraih gelar Superligaen pada musim 2021/2022 dan 2022/2023 bersama Copenhagen.

Dengan tiga gelar dalam empat musim terakhir, Diks menjadi pilar utama keberhasilan tim ibu kota Denmark ini.

Perjalanan menuju gelar juara musim ini tak mudah, dengan persaingan ketat melawan FC Midtjylland hingga pekan terakhir.

Copenhagen hanya unggul satu poin dari rival terdekat mereka, menunjukkan betapa sengitnya persaingan di Liga Denmark.

Diks memainkan peran krusial dalam keberhasilan Copenhagen dengan tampil dalam 24 pertandingan musim ini.

Kevin Diks juara Liga Denmark. Namun, ia akan telat gabung pemusatan latihan atau TC timnas Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top.  (Instagram/@kevindiks2)
Kevin Diks juara Liga Denmark. Namun, ia akan telat gabung pemusatan latihan atau TC timnas Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top. (Instagram/@kevindiks2)

Ia dipercaya sebagai starter dalam 19 pertandingan, menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang musim.

baca juga

Dalam total 1.644 menit bermain, Diks tidak hanya solid di lini belakang, tetapi juga aktif di lini serang.

Pemain berusia 28 tahun ini mencetak 5 gol dan memberikan 3 assist, catatan impresif untuk seorang bek.

Kedisiplinannya juga patut diacungi jempol, hanya mengantongi 2 kartu kuning dan nihil kartu merah.

Kontribusinya yang lengkap, baik defensif maupun ofensif, membuatnya menjadi pemain yang sulit digantikan di tim ini.

Kevin Diks Saat Berseragam Timnas Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top.  (instagram.com/@kevindiks2)
Kevin Diks Saat Berseragam Timnas Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top. (instagram.com/@kevindiks2)

Gelar Superligaen 2024/2025 melengkapi koleksi trofinya, menjadikannya aktor utama dalam dominasi Copenhagen di pentas domestik.

Meski sukses besar bersama Copenhagen, musim ini juga menandai akhir dari perjalanan Diks di Denmark.

Diks dipastikan akan bergabung dengan Borussia Monchengladbach di Bundesliga pada musim 2025/2026.

Langkah ini merupakan tantangan baru dan promosi ke level kompetisi yang lebih tinggi setelah bermain di Italia dan Belanda.

Dengan pengalaman internasional dan mental juara, Diks diyakini akan menjadi aset berharga bagi Monchengladbach.

Kini, perhatian beralih ke Jerman, di mana publik Indonesia menanti kisah baru Diks bersama Gladbach.

Namun, warisan dan prestasi yang ditinggalkan Diks di FC Copenhagen akan selalu dikenang oleh penggemar sepak bola Denmark.

Profil Kevin Diks

Lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996, Diks memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ibu, menjadikannya kandidat kuat untuk dinaturalisasi.

Bek kanan yang juga bisa bermain sebagai bek tengah ini memiliki karier yang cukup mentereng di Eropa.

Ia memulai karier profesionalnya bersama Vitesse Arnhem di Eredivisie, Liga Utama Belanda.

Penampilan apiknya menarik perhatian klub raksasa Italia, Fiorentina, yang merekrutnya pada tahun 2016.

Meski sempat kesulitan menembus tim utama Fiorentina, Diks dipinjamkan ke beberapa klub top Eropa seperti Vitesse, Feyenoord, dan Empoli, mendapatkan banyak pengalaman berharga.

Saat ini, Diks bermain untuk klub Denmark, FC Copenhagen, di mana ia menjadi pilar penting di lini belakang.

Konsistensi dan kualitasnya di level klub Eropa menunjukkan bahwa ia memiliki kapabilitas untuk mengangkat level permainan Timnas Indonesia.

Kehadiran Kevin Diks diyakini akan memberikan dimensi baru bagi pertahanan skuad Garuda, sekaligus menambah kedalaman skuad dengan pengalamannya berkompetisi di liga-liga top.

Para penggemar sepak bola Indonesia pun menantikan dengan antusias debutnya bersama Merah Putih.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong Kompak Prediksi Hasil Timnas Indonesia vs China dan Jepang

Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong Kompak Prediksi Hasil Timnas Indonesia vs China dan Jepang

Bola | Selasa, 27 Mei 2025 | 06:34 WIB

3 Formasi Alternatif Timnas Indonesia untuk Hadapi China, Bertahan Atau Menyerang?

3 Formasi Alternatif Timnas Indonesia untuk Hadapi China, Bertahan Atau Menyerang?

Bola | Selasa, 27 Mei 2025 | 09:02 WIB

Klub Liga Thailand Hingga Liga Inggris Mau Ikut Piala Presiden 2025, Siapa Saja?

Klub Liga Thailand Hingga Liga Inggris Mau Ikut Piala Presiden 2025, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 27 Mei 2025 | 08:37 WIB

Terkini

Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina

Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 15:14 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak

Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 15:08 WIB

Ini Dia Kartu AS Inggris untuk Depak Lionel Messi Cs dari Piala Dunia 2026

Ini Dia Kartu AS Inggris untuk Depak Lionel Messi Cs dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 14:12 WIB

Head to Head Argentina vs Inggris: Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026?

Head to Head Argentina vs Inggris: Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 14:06 WIB

Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan

Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 13:32 WIB

Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan

Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 13:07 WIB

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:24 WIB

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:06 WIB

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

×