Timnas Indonesia dan China Siapkan Senjata yang Sama

Arif Budi

Senin, 02 Juni 2025 | 11:31 WIB
Timnas Indonesia dan China Siapkan Senjata yang Sama
Patrick Kluivert akan fokus pada latihan set piece atau bola mati ketika di Jakarta. Senjata tersebut juga dipersiapkan oleh China. (Kolase Kita Garuda dan CFA)

Suara.com - Jelang bentrokan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, ternyata timnas Indonesia dan China mempersiapkan senjata yang mirip.

Timnas Indonesia akan melanjutkan latihan di Jakarta usai pemusatan latihan atau TC di Bali berakhir.

Patrick Kluivert menjelaskan bahwa latihan di Jakarta akan difokuskan untuk berlatih skema bola mati jelang lawan Team Dragons.

Hal tersebut diharapkan skuad Garuda bisa mencuri gol dari set piece andai gagal melalui situasi terbuka atau open play.

"Untuk melakukan apa yang sudah kami lakukan di sini. Kami ingin berlatih lebih banyak set piee dan bersiap menghadapi China," ucap Patrick Kluivert.

Timnas Indonesia mengalami kenaikan ranking FIFA, meski belum bermain melawan China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika menang lawan China, maka posisi skuad Garuda akan semakin melonjak tinggi. (Kita Garuda)
Patrick Kluivert akan fokus pada latihan set piece atau bola mati ketika di Jakarta. Senjata tersebut juga dipersiapkan oleh China. (Kita Garuda)

Berkaca dari pertemuan pertama, tim Merah Putih memang harus memanfaatkan situasi bola mati.

Pasalnya China bermain dengan pertahanan sangat rapat, sehingga set piece bisa diandalkan untuk mencari gol.

Di sisi lain, China juga ternyata mempersiapkan senjata yang sama dengan timnas Indonesia yaitu memanfaatkan bola mati.

Branko Ivankovic telah memfokuskan anak asuhnya melatih bola mati dan menunjuk beberapa nama menjadi eksekutornya.

baca juga

"Dalam latihan terakhir, timnas China juga menggelar latihan bola mati khusus," tulis laporan 163.com.

"Saat ini pemain seperti Wang Shangtuan, Wei Shihao, dan Xu Haoyang adalah kandidat utama untuk mengambil tendangan bebas," lanjutnya.

Bukan hanya itu, Team Dragons juga digembleng untuk mencoba empat variasi serangan agar bisa membongkar pertahanan skuad Garuda.

"Dalam lima hari, tim nasional menggelar total empat latihan keterampilan bola dan taktik yang melibatkan kompetisi tim. Ivankovic mencoba empat kombinasi serangan yang sangat berbeda," sambung laporan media China tersebut.

China melakukan simulasi pertandingan untuk melawan timnas Indonesia yang diprediksi bakal menggunakan formasi 3-4-3.

Pelatih asal Kroasia itu sibuk menentukan pemain yang akan menjadi starter ketika menghadapi Jay Idzes dkk.

China persiapkan taktik khusus jelang lawan timnas Indonesia. (Dok. CFA)
China persiapkan taktik khusus jelang lawan timnas Indonesia. (Dok. CFA)

"Staf pelatih sedang menggunakan waktu untuk menentukan susunan pemain utamabuat pertandingan tandang melawan Indonesia," beber laporan itu.

"Jawaban ini sangat dicari pelatih Ivankovic secara bertahap dalam tiga hari pelatihan ini," imbuhnya lagi.

China juga berupaya untuk meminimalisir pelanggaran saat bersua timnas Indonesia agar tak mendapatkan kerugian seperti dihukum penalti.

"Selain itu, staf pelatih juga mengingatkan para pemain untuk memperbaiki kebiasaan buruk dalam gerakan pribadi serta melakukan pelanggaran seminimal mungkin agar terhindar dari penalti," ungkap media China tersebut.

Adapun Patrick Kluivert optimis bahwa timnas Indonesia bakal tampil dominan ketika menghadapi skuad asuhan Branko Ivankovic.

"Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita bermain, mereka yang harus melihat ke kami," ucap Patrick Kluivert.

"Karena kami bermain di kandang, kami harus bermain dominan dan mereka yang harus berhati-hati ke kita," sambung pelatih asal Belanda tersebut.

Walau begitu, Patrick Kluivert mengatakan bahwa pemain timnas Indonesia tidak boleh memandang remeh China.

Apalagi di pertemuan pertama China membuat kejutan dengan mengalahkan timnas Indonesia lewat skor 2-1.

"Kami tidak ingin meremehkan lawan tapi saya rasa China harus hati-hati dengan apa yang akan kami lakukan," tutupnya.

Terlepas dari itu, timnas Indonesia bisa finis di posisi kedua asalkan bisa mengalahkan China dan Jepang, dengan catatan Australia serta Arab Saudi mendapat hasil negatif di dua laga sisa.

Jika timnas Indonesia bisa mengakhiri di posisi dua klasemen, maka akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 bersama Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jay Idzes Puji Kualitas Beckham Putra, Mau Diajak ke Venezia?

Jay Idzes Puji Kualitas Beckham Putra, Mau Diajak ke Venezia?

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 11:06 WIB

Ole Romeny Cs Digembleng Keras, Manajer Ungkap Kondisi Pemain Timnas Indonesia

Ole Romeny Cs Digembleng Keras, Manajer Ungkap Kondisi Pemain Timnas Indonesia

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 11:03 WIB

Breakingnews! PSSI Peringatkan Virus Covid-19 ke Suporter Timnas Indonesia, Ada Apa?

Breakingnews! PSSI Peringatkan Virus Covid-19 ke Suporter Timnas Indonesia, Ada Apa?

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 10:49 WIB

Belum Tanding Lawan China, Ranking FIFA Timnas Indonesia Justu Naik

Belum Tanding Lawan China, Ranking FIFA Timnas Indonesia Justu Naik

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 10:42 WIB

Pemain Keturunan Rp 78,22 Miliar Tiba di Jakarta

Pemain Keturunan Rp 78,22 Miliar Tiba di Jakarta

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 10:28 WIB

Terkini

Review Buku Chernobyl: Saat Politik Mengalahkan Kebenaran

Review Buku Chernobyl: Saat Politik Mengalahkan Kebenaran

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:30 WIB

ICBP Mulai Buyback Hari Ini, Kucurkan Dana Rp750 Miliar

ICBP Mulai Buyback Hari Ini, Kucurkan Dana Rp750 Miliar

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:29 WIB

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:11 WIB

×