"Saya juga sudah tahu bahwa ini akan berat, apalagi menimbang cuacanya," sambung pelatih asal Kroasia itu.
Meski gagal mendapat tiga poin, Ivankovic angkat topi dengan perjuangan anak asuhannya karena sudah berusaha keras agar memenangi laga, meski gagal.
"Pemain China sudah berusaha sampai menit-menit akhir, pada akhirnya kami tahu bahwa ini adalah pertandingan yang sulit, apalagi kami tampil dengan pemain muda," jelasnya.
"Jadi untuk para pemain yang tampil saat ini, terutama pemain muda yang ikut tampil, semoga mereka bisa menjadi masa depan buat China," tutupnya.
Hasil ini membuat posisi Indonesia naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 12 poin dari sembilan pertandingan yang telah dilakoni.
Sementara itu, kekalahan ini membuat timnas China semakin tenggelam di dasar klasemen Grup C dengan koleksi enam poin, sekaligus mengubur harapan mereka untuk melaju ke babak keempat kualifikasi.
Dengan hasil ini, peluang Indonesia untuk melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar.
Konsistensi permainan dan pertahanan solid menjadi kunci keberhasilan skuad Garuda.
Kemenangan ini juga menambah kepercayaan diri tim untuk menghadapi laga-laga berikutnya yang semakin krusial dalam perjuangan menuju Piala Dunia.
Kemenangan atas China tidak hanya mengangkat posisi di klasemen, tetapi juga mempertegas potensi generasi baru sepak bola Indonesia.
Pemain-pemain seperti Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, dan Emil Audero menjadi pusat perhatian berkat performa apik mereka di laga ini.
Dukungan penuh dari suporter di GBK juga menjadi energi tambahan yang tak bisa diabaikan dalam keberhasilan ini.
Kemenangan ini patut dirayakan, tetapi fokus dan kerja keras tetap menjadi kunci utama dalam menyongsong impian berlaga di panggung dunia.