Thom Haye Tak Aneh Timnas Indonesia Dibantai Jepang: Karena Fokus Lawan China

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 22 Juni 2025 | 09:05 WIB
Thom Haye Tak Aneh Timnas Indonesia Dibantai Jepang: Karena Fokus Lawan China
Thom Haye (kiri) incar hasil positif untuk Timnas Indonesia. Timnas Indonesia baru saja menutup kiprah di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan kekalahan menyakitkan. (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia baru saja menutup kiprah di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan kekalahan menyakitkan.

Pada laga terakhir melawan Jepang yang digelar di Stadion Panasonic, Suita, Selasa (10/6/2025), Timnas Indonesia harus rela dihajar tanpa ampun dengan skor mencolok 0-6.

Kekalahan besar ini menjadi pukulan tersendiri karena Jepang bahkan turun tanpa kekuatan penuh. Dalam laga itu, tim Samurai Biru menurunkan banyak pemain pelapis dan tiga di antaranya merupakan debutan.

Namun, dominasi tuan rumah tetap terlihat sangat mencolok sepanjang pertandingan.

Cerita Haru Thom Haye Lihat Ketulusan Orang Indonesia: Sulit Dijelaskan [Instagram Thom Haye]
Cerita Haru Thom Haye Lihat Ketulusan Orang Indonesia: Sulit Dijelaskan [Instagram Thom Haye]

Timnas Indonesia tampak kesulitan menembus pertahanan Jepang. Bahkan, tidak ada satu pun tembakan yang dilepaskan, apalagi peluang yang mengarah ke gawang.

Sementara Jepang tampil efektif dengan enam gol yang masing-masing dicetak oleh Daichi Kamada (menit 15’ dan 45+1’), Takefusa Kubo (19’), Ryoya Morishita (55’), Shuto Machino (58’), dan Mao Hosoya (80’).

Walau kalah telak, Timnas Indonesia tetap menempati posisi keempat di klasemen akhir Grup C dengan total 12 poin.

Posisi ini tak memengaruhi kepastian mereka untuk lolos ke ronde keempat kualifikasi, karena Indonesia sebelumnya sudah mengunci tiket setelah menumbangkan China 1-0 lima hari sebelum laga kontra Jepang.

Gelandang andalan Indonesia, Thom Haye, yang tampil penuh selama 90 menit melawan Jepang, mengakui bahwa fokus tim sudah tercurah untuk laga krusial melawan China.

baca juga
Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye ingin balas dendam lawan China. (Instagram/@thomhaye)
Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye ingin balas dendam lawan China. (Instagram/@thomhaye)

Dalam pertandingan melawan Jepang, ia mencatatkan 34 sentuhan bola dan mendapatkan rating 6,2 dari situs statistik Fotmob.

Menurut Thom, hasil melawan China sudah cukup memuaskan karena memastikan langkah Indonesia ke fase berikutnya. Ia menyebutkan bahwa status peringkat tiga atau empat di klasemen tak banyak berpengaruh, apalagi menghadapi tim sekelas Jepang yang kualitasnya sudah terbukti di level Piala Dunia.

"Semua fokus pada pertandingan terakhir terhadap China dan hasilnya sangat bagus dengan lolos ke babak empat. Berada di peringkat 3 atau 4 tidak berpengaruh, dengan laga terakhir bertemu Jepang. Tim yang berkualitas di Piala Dunia," ujar Thom Haye dalam podcast The Haye Way, Sabtu (21/6/2025).

Meski begitu, Thom tidak menampik adanya kesenjangan kualitas. Ia menyatakan bahwa meski Indonesia berusaha tampil maksimal, selisih kekuatan yang besar membuat mereka kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Pemain berusia 30 tahun ini juga menyinggung kelelahan fisik sebagai faktor yang cukup berpengaruh. Selama musim 2024/2025, Thom bermain reguler di Eredivisie bersama Almere City dengan mencatat 29 penampilan.

Usai menyelesaikan kompetisi di Belanda, ia harus segera terbang ke Asia dan menjalani dua pertandingan penting dalam waktu dekat.

Perjalanan panjang serta tuntutan kompetisi disebut membuat banyak pemain abroad mengalami kelelahan, terlebih pertandingan kontra Jepang digelar ketika sebagian besar liga Eropa sudah menutup musim.

Ke depan, Timnas Indonesia akan kembali bersaing di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kali ini, tantangan yang dihadapi tak kalah berat karena Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat dari kawasan Timur Tengah seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, Oman, dan Arab Saudi.

Undian resmi putaran keempat akan berlangsung pada 17 Juli 2025 di Kuala Lumpur.

Format fase ini akan terbagi menjadi dua grup yang masing-masing dihuni tiga tim. Juara grup akan langsung melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sementara tim runner-up masih harus menjalani laga play-off Asia yang menentukan.

Pemenangnya akan melaju ke babak intercontinental playoff dan menghadapi perwakilan dari lima konfederasi lainnya, yaitu Afrika, Amerika Selatan, Oseania, serta dua tim dari zona CONCACAF.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Belanda Soroti Karir Mees Hilgers di Klub, Sebut Performanya Stagnan!

Media Belanda Soroti Karir Mees Hilgers di Klub, Sebut Performanya Stagnan!

Your Say | Minggu, 22 Juni 2025 | 07:13 WIB

FIFA Tunjuk Jakarta Jadi Pusat Bola di Asia, Indonesia Bisa Diuntungkan?

FIFA Tunjuk Jakarta Jadi Pusat Bola di Asia, Indonesia Bisa Diuntungkan?

Your Say | Minggu, 22 Juni 2025 | 07:06 WIB

Thom Haye Jawab Isu Gabung Persija: Orang Akan Kecewa

Thom Haye Jawab Isu Gabung Persija: Orang Akan Kecewa

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 07:01 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×