Tragedi di Stadion Aljazair: 3 Suporter Tewas, Korban Jatuh dari Tribun Atas

Galih Prasetyo

Minggu, 22 Juni 2025 | 23:14 WIB
Tragedi di Stadion Aljazair: 3 Suporter Tewas, Korban Jatuh dari Tribun Atas
Tragedi di Stadion Aljazair: 3 Suporter Tewas, Korban Jatuh dari Tribun Atas [Tangkap layar X]

Suara.com - Tragedi yang menewaskan suporter di Stadion Aljazair. Insiden berdarah ini terjadi saat perayaan gelar juara kompetisi lokal yang diraih klub MC Alger.

Mengutip sejumlah laporan media lokal, tiga orang suporter meninggal dunia dan lebih dari 70 lainnya terluka dalam insiden mengerikan di Stade du 5 Juillet, Aljazair, Sabtu malam waktu setempat.

Sebelum insiden berdarah tersebut, klub MC Alger berhasil mengunci gelar juara liga utama Aljazair untuk musim kedua secara beruntun, lewat hasil imbang 0-0 melawan NC Magra.

Kemenangan ini langsung disambut antusias puluhan ribu pendukung setia mereka. Stadion dengan kapasitas 64.000 penonton itu penuh sesak oleh euforia, flare hijau, dan nyanyian kemenangan.

Tragedi di Stadion Aljazair: 3 Suporter Tewas, Korban Jatuh dari Tribun Atas [Tangkap layar X]
Tragedi di Stadion Aljazair: 3 Suporter Tewas, Korban Jatuh dari Tribun Atas [Tangkap layar X]

Namun suasana gembira itu berubah menjadi kekacauan ketika puluhan suporter jatuh dari tribun atas.

Menurut laporan media lokal, runtuhnya pagar pengaman di tribun menyebabkan para penonton yang berdiri terlalu dekat dengan sisi tebing tidak mampu menghindari terjatuh ke tribun bawah.

Mengutip laporan dari The Sun, Kementerian Kesehatan Aljazair mengonfirmasi bahwa tiga orang meninggal dunia, sementara lebih dari 70 korban lainnya telah mendapat perawatan medis di beberapa rumah sakit.

Rumah Sakit Universitas Beni Messous menerima 38 korban, termasuk korban jiwa. Lalu Rumah Sakit Ben Aknoun merawat 27 korban.

Sementara itu, Rumah Sakit Bab El Oued menangani 16 korban lainnya.

baca juga

Kabar duka ini dibenarkan langsung oleh pihak klub MC Alger. Dalam pernyataan resmi, mereka mengungkapkan belasungkawa atas wafatnya salah satu penggemar mereka.

“Dengan kesedihan mendalam, kami menerima kabar wafatnya Younes Amguzzi, salah satu pendukung kami, yang terjatuh dari tribun atas saat merayakan keberhasilan tim.” bunyi pernyatan resmi klub.

Pasca insiden berdarah tersebut, beberapa pemain dan staf MC Alger dikabarkan langsung menuju rumah sakit untuk mendonorkan darah bagi para korban luka-luka.

Klub dan otoritas sepak bola Aljazair juga memutuskan menunda prosesi penyerahan trofi juara sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban.

Sementara itu, Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune turut menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut.

Dalam pernyataannya, ia menyebut peristiwa ini sebagai "tragedi yang menyakitkan" dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta harapan kesembuhan bagi para korban luka.

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Tragedi Kanjuruhan di Indonesia

Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 Indonesia.

Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Arema 2-3 memicu kerusuhan suporter.

Setelah pertandingan, ribuan suporter Arema FC masuk ke lapangan.

Aparat keamanan merespons dengan menembakkan gas air mata ke tribun, termasuk ke arah penonton yang tidak turun ke lapangan.

Hal ini menyebabkan kepanikan massal, dan banyak penonton berdesakan menuju pintu keluar yang terkunci atau sempit.

Akibatnya, 135 orang tewas — mayoritas karena sesak napas dan terinjak-injak. Ratusan lainnya luka-luka. Tragedi ini menjadi salah satu bencana stadion terburuk di dunia.

Setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan:

  • Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
  • FIFA mengecam penggunaan gas air mata di dalam stadion, karena melanggar standar keselamatan mereka.
  • Sejumlah pejabat kepolisian dan panitia pelaksana pertandingan dicopot atau dijadikan tersangka.
  • Renovasi total Stadion Kanjuruhan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.
  • Tragedi ini mengubah total tata kelola sepak bola Indonesia, termasuk regulasi keamanan stadion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Semuanya Buruk, Ini Keuntungan Timnas Indonesia Main Ronde 4 di Qatar atau Arab Saudi

Tak Semuanya Buruk, Ini Keuntungan Timnas Indonesia Main Ronde 4 di Qatar atau Arab Saudi

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:00 WIB

Timnas Kalah Telak, Tifo dan Sikap Suporter Indonesia Tuai Pujian Netizen Jepang

Timnas Kalah Telak, Tifo dan Sikap Suporter Indonesia Tuai Pujian Netizen Jepang

Entertainment | Rabu, 11 Juni 2025 | 11:03 WIB

Calvin Verdonk: Tolong Jangan Rekam!

Calvin Verdonk: Tolong Jangan Rekam!

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 07:59 WIB

Tak Peduli Skor! Suporter Indonesia Bikin Merinding di Kandang Jepang

Tak Peduli Skor! Suporter Indonesia Bikin Merinding di Kandang Jepang

Video | Selasa, 10 Juni 2025 | 20:36 WIB

Eksklusif dari Jepang: Tifo Suporter Timnas Indonesia Banjir Tepuk Tangan

Eksklusif dari Jepang: Tifo Suporter Timnas Indonesia Banjir Tepuk Tangan

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 19:17 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×