3 Pemain Naturalisasi Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di Ronde 4, Siapa Paling Berbahaya?

Arief Apriadi

Selasa, 24 Juni 2025 | 16:48 WIB
3 Pemain Naturalisasi Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di Ronde 4, Siapa Paling Berbahaya?
Arsip foto - Pesepak bola Timnas Irak melakukan selebrasi usai mencetak gol saat melawan Timnas Tim Nasional Indonesia dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Spt.

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat saat melangkah ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Lawan-lawan yang akan dihadapi seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Irak bukan hanya kuat secara tradisional, tetapi juga diperkuat oleh pemain-pemain naturalisasi berkualitas tinggi.

Kebijakan naturalisasi telah menjadi strategi jangka panjang bagi beberapa negara Timur Tengah dalam meningkatkan daya saing tim nasional mereka.

Timnas Indonesia harus menyadari bahwa para pemain naturalisasi ini membawa pengalaman internasional, kualitas teknis tinggi, serta mentalitas juara.

Berikut ini adalah tiga pemain naturalisasi paling berbahaya yang wajib diwaspadai Timnas Garuda:

1. Fabio de Lima (Uni Emirat Arab)

Gelandang serang kelahiran Brasil ini adalah andalan utama di lini depan UEA. Fabio de Lima telah menjadi pemain naturalisasi sejak 2020 dan mencatatkan performa luar biasa sejauh ini.

  • Top skor Timnas UEA dengan delapan gol.
  • Dikenal memiliki kecepatan eksplosif dan penyelesaian akhir yang akurat.
  • Sering menjadi pembeda di laga-laga krusial.

UEA termasuk salah satu negara dengan komposisi pemain naturalisasi terbanyak, dengan lebih dari 10 pemain naturalisasi aktif selama kualifikasi. Ini menjadikan skuad mereka sangat beragam dan kompetitif secara internasional.

2. Frans Putros (Irak)

baca juga

Sosok tangguh di lini belakang Irak ini merupakan bek tengah kelahiran Denmark yang kini menjadi salah satu pilar penting tim.

  • Telah mencatat 20 caps bersama Timnas Irak.
  • Berpengalaman di Liga Denmark dan Liga Thailand.
  • Unggul dalam duel udara dan membaca permainan.

Frans Putros adalah contoh sukses rekrutmen pemain diaspora yang mampu mengangkat kualitas lini belakang. Dengan gaya bermain yang terukur dan agresif, dia bisa menjadi penghalang serius bagi lini depan Timnas Indonesia.

3. Lucas Mendes (Qatar)

Qatar sebagai juara Piala Asia 2019 tetap mempertahankan kekuatannya dengan tambahan pemain naturalisasi seperti Lucas Mendes.

  • Mantan bek Olympique Marseille, klub elite Ligue 1 Prancis.
  • Sejak 2023 memperkuat Qatar, sudah mencetak dua gol dan satu assist di babak kualifikasi.
  • Konsisten di lini belakang dan aktif membantu serangan.

Mendes merupakan tipe bek modern yang tak hanya kuat bertahan, tapi juga piawai membangun serangan dari belakang. Keberadaannya di skuad Qatar menjadikan mereka lebih solid dan berbahaya dalam transisi permainan.

Tim Non-Naturalisasi Masih Tetap Berbahaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Menarik Diri, Timnas Indonesia U-23 Batal Gelar Uji Coba

Lawan Menarik Diri, Timnas Indonesia U-23 Batal Gelar Uji Coba

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:02 WIB

Perang Iran-Israel, Timnas Indonesia Justru Rugi Andai Qatar Batal Tuan Rumah Ronde 4

Perang Iran-Israel, Timnas Indonesia Justru Rugi Andai Qatar Batal Tuan Rumah Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:37 WIB

Here We Go! Dean James Bakal Cetak Sejarah di Negeri Para Dewa

Here We Go! Dean James Bakal Cetak Sejarah di Negeri Para Dewa

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:10 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×